25/SEPTEMBER/2025 - 17.50 |PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Hemachatus haemachatus
Nama English : Rinkhals
Nama Lokal : Ringhals
Penemu : Bonnaterre, 1790
Sinonim : Coluber haemachates Bonnaterre, 1790
Biogeografi : Afrika Selatan,Zimbabwe,Lesotho,Swaziland
Ekologi (Habitat) : padang rumput, rawa-rawa
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Serpentes
Infraorder : Alethinophidia
Family: Elapidae
Genus: Hemachatus
Species: Hemachatus haemachatus
Included & Paleo species :
-species Hemachatus haemachatus (Bonnaterre, 1790) - Ringhals
-species Hemachatus nyangensis Reissig, Major, Renk, Barlow, Paijmans, Morris, Hofreiter, Broadley & Wüster, 2023 - Nyanga Rinkhals
Paleo : -
Subspesies : -
Status Konservasi:
IUCN : LC (Least Concern/resiko rendah)
CITES : Not Listed (Namun spesies baru H. nyangensis mungkin memerlukan evaluasi lebih lanjut karena sebarannya yang terbatas di Pegunungan Nyanga)
Morfologi :
Panjang : 90 sampai 110 cm
Berat : 400 - 700 Gram
Fisiologi :
Kepala : Memiliki kepala pendek dan moncong runcing yang tidak terlalu menonjol dari lehernya.
Taring : Memiliki taring Proteroglypha (taring tetap di bagian depan rahang atas) yang telah dimodifikasi secara khusus dengan lubang keluaran bisa yang menghadap ke depan untuk memfasilitasi penyemprotan.
Racun : Dominan Sitotoksik (merusak jaringan) dengan campuran Neurotoksik. Efek semprotan pada mata manusia menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan kebutaan sementara jika tidak segera dibilas.
Warna : Sangat bervariasi; mulai dari cokelat gelap, hitam, hingga bergaris-garis kuning/putih. Ciri paling ikonik adalah 1–3 pita putih/kuning di area tenggorokan yang terlihat jelas saat ular berdiri tegak.
Tubuh : Lebih pendek dan "gemuk" dibandingkan spesies kobra sejati.
Tubuh:bagian bawah tubuh (ventral) yang berwarna gelap dengan satu atau dua belang berwarna terang pada lehernya (throat)
Sisik : Berbeda dengan kobra sejati (Naja), Rinkhals memiliki sisik yang sangat lunas atau menonjol (ridged/keeled scales), sehingga tekstur kulitnya terasa kasar, bukan licin.
Ekologi (Tingkah Laku) : diurnal (aktif di siang hari)
Diet (Makanan) : kodok,mamalia kecil,amfibia
Reproduksi : ovovivipar
Musim Reproduksi : -
Jumlah anak/Telur : 20-35 anak
(Longevity) Masa Hidup
Alam liar : 10-15 Tahun
Penangkaran : 20 Tahun
Notes :Aktor Sandiwara (Thanatosis) : Selain menyemburkan bisa, Rinkhals adalah ahli sandiwara. Jika merasa terdesak dan gagal menakut-nakuti lawan, ia akan membalikkan tubuhnya, membuka mulut, dan berpura-pura mati (Thanatosis) agar predator kehilangan minat. Namun hati-hati, ia bisa menggigit secara tiba-tiba jika disentuh saat fase ini. Mereka Bukan Kobra Sejati, Meskipun sering disebut kobra, secara teknis Rinkhals bukan anggota genus Naja. Perbedaan utama terletak pada metode reproduksinya yang melahirkan bayi hidup (Ovovivipar), sementara kobra sejati bertelur (Ovipar). Penyemprot Jarak Jauh : Rinkhals tidak perlu berdiri tegak untuk menyemprot. Mereka bisa menyemprotkan bisa dari posisi apapun, bahkan saat bergerak, dengan akurasi yang menargetkan area mata pengganggu. Ketika merasa terganggu, ular ini akan melakukan pertahanan diri dengan mengembangkan lehernya, memperlihatkan lehernya yang bergaris-garis. Ular ini adalah kobra penyembur (spitting cobra) dan mampu menyemprotkan bisanya sampai sejauh 2.5 meter.
Sumber Pustaka :
GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
RPT-EBDH-4 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 4.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 28
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-WWP-KDA (1988) — Widya Wiyata Kehidupan dalam Air
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 184-186.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 38-43.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 36.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 42-44.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
RPT-ESS-7 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).
RPT-NG-KIDS (2014) — NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
RPT-EHBR-R (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
GEN-EMK-HMBA (2007)—Hiu dan Monster Bawah Air
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id58740/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ringhals
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=30652
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : A-Z Animals