Boa constrictor spp.ortonii

Boa constrictor spp.ortonii

Boa constrictor spp.ortonii

Reptil (Reptil)
Kamis, 26 Februari 2026
Dsn Mamalia
17 Views

 ​18/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Boa constrictor ortonii 

Nama English : Orton's Boa / Peruvian Desert Boa

Nama Lokal : Boa Orton / Boa Gurun Peru


 

Penemu : (Cope, 1878)


 

Sinonim : Boa ortonii Cope, 1878


 

Biogeografi : Endemik di wilayah Peru bagian barat laut (Departemen Tumbes, Piura, Lambayeque, dan La Libertad). Wilayah ini merupakan zona transisi antara hutan kering dan gurun pesisir Pasifik.


 

Ekologi (Habitat) : * Hutan kering ekuator (Tumbesian dry forest)

​Habitat semi-arid dan gurun pesisir

​Lembah sungai yang mengalir dari lereng barat Andes

​Area berbatu dengan vegetasi rendah (semak xerofit)


 

Taksonomi & Klasifikasi : 

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Reptilia

Order: Squamata

Suborder: Serpentes

Family: Boidae

Genus: Boa

Species: Boa constrictor

Subspecies: Boa constrictor ortonii 


 

Similar species / species terkait : 

 Boa atlantica Gonzalez, Bezerra de Lima, Passos & Silva, 2024

- Boa constrictor Linnaeus, 1758 - Boa Constrictor

- Boa imperator Daudin, 1803 - Hog Island Boa

- Boa nebulosa (Lazell, 1964) - Dominican Clouded Boa

- Boa orophias Linnaeus, 1758 - St. Lucia Boa

- Boa sigma (Smith, 1943)


 

Subspesies : 5

 -  Boa constrictor amarali (Stull, 1932) - Amaral's Boa

- Boa constrictor constrictor Linnaeus, 1758 

- Boa constrictor melanogaster Langhammer, 1983 - Ecuadorian Boa

- Boa constrictor occidentalis Philippi, 1873 - Argentine Boa

- Boa constrictor ortonii (Cope, 1878) Orton's Boa / Peruvian Desert Boa


 

Status Konservasi : 

IUCN : (-)

CITES : Appendix II.

Morfologi : 

Panjang : 1,5 – 2,2 Meter 

Berat : 3 – 7 Kg.


 

Fisiologi : 

Warna : Memiliki warna dasar yang lebih pucat atau "berpasir" (cokelat muda, krem, atau abu-abu pucat), sebuah adaptasi terhadap lingkungan gurun dan hutan kering.

Pola : Memiliki pola "saddle" yang cenderung lebih lebar dan seringkali memiliki bintik-bintik gelap yang tersebar di sisi tubuh (lateral blotches).

Ciri Diagnostik : Memiliki jumlah sisik ventral yang relatif lebih sedikit dibandingkan B. c. constrictor. Sisik-sisiknya memberikan tekstur yang lebih kasar untuk membantu pergerakan di medan berpasir atau berbatu.

Kepala : Garis kranial (garis di tengah kepala) biasanya terlihat jelas namun tidak setebal pada longicauda.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : * Nocturnal / 


 

Diet (Makanan) : * Mamalia kecil gurun, burung tanah, dan berbagai jenis kadal (Teiidae).

​Metode: Konstriksi.


 

Reproduksi : * Vivipar (Melahirkan).

Jumlah anak : 10 – 20 ekor.

​Siklus reproduksi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air musiman di wilayah arid.


 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

* Alam liar : 18 – 23 Tahun

Penangkaran : 25 – 30 Tahun


 

Notes : Boa constrictor ortonii dinamai untuk menghormati James Orton, seorang naturalis Amerika yang melakukan ekspedisi di wilayah tersebut. Subspesies ini sangat unik karena kemampuannya beradaptasi di lingkungan yang jauh lebih kering dibandingkan sebagian besar anggota keluarga Boa lainnya yang menyukai kelembapan tinggi.Orton's Boa (Boa constrictor ortonii). Perlu dicatat bahwa secara taksonomi tradisional, ortonii masih sering diklasifikasikan di bawah spesies Boa constrictor, namun posisinya di sebelah barat Andes sering membuatnya didiskusikan dalam kelompok imperator. Terestrial : Menghabiskan siang hari di lubang-lubang tanah atau di bawah batu besar untuk menghindari panas gurun.

Toleransi Suhu : Memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap fluktuasi suhu ekstrem antara siang yang panas dan malam yang dingin di wilayah pesisir Peru. Belum dievaluasi oleh IUCN secara terpisah.

Terancam oleh konversi lahan gurun menjadi area pemukiman dan pertanian intensif di pesisir Peru.


 

Sumber Pustaka : 

National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.

- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.


 

 Referensi : 

https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_boine_species_and_subspecies

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=32094

https://reptile-database.reptarium.cz/Boa/constrictor?search_param=%28%28search%3D%27Boa+constrictor+ortonii%27%29%29


 

Penulis : Ali Maruf

Editor : Aji Jipang

Foto By : IG |studiispostmortem