Echinotriton raffaellii

Echinotriton raffaellii

Echinotriton raffaellii

Amfibi (Amfibi)
Kamis, 02 Oktober 2025
YunitaParami
3 Views

Oktober/2/2025-20.51| PARAMIDSN

 

 

Nama Ilmiah : Echinotriton raffaellii

Nama English : Raffaëlli's Spiny Crocodile Newt, Amami Spiny Newt

Nama Lokal : Amami Spiny Newt (アマミイボイモリ - Amami Ibomori - di Jepang, tempat populasi ditemukan)

 

Penemu : Dufresnes & Hernandez, 2022

Sinonim : -

 

Biogeografi : Cina, Jepang 

Ekologi (Habitat) : hutan,kolam,sungai kecil,kolam, aliran air,rawa

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Domain: Eukaryota

Kingdom: Animalia 

Phylum: Chordata

Class: Amphibia 

Order: Salamandroidea 

Family: Salamandridae

Genus: Echinotriton

Species: Echinotriton raffaellii

 

Similar species/ species Fosil

-species Echinotriton andersoni (Boulenger, 1892) - Anderson's Salamander

-species Echinotriton chinhaiensis Chang, 1932 - Chinhai Salamander

-species Echinotriton maxiquadratus Hou, Wu, Yang, Zheng, Yuan & Li, 2014

-species Echinotriton raffaellii Dufresnes & Hernandez, 2022

Fosil : -

 

Zaman Tersier: -

 

Subspesies : -

 

Status Konservasi: CR (Critically Endangered/kritis)

 

Morfologi : Berukuran sedang (panjang tubuh dari moncong hingga kloaka/SVL ≈ 55.3–71.1 mm pada jantan dan 55.3–82.2 mm pada betina). Secara umum sedikit lebih kecil dari kerabatnya E. andersoni

 

Fisiologi : Bentuk kepala lebih menonjol segitiga dan lebar datar, Kulit sangat berbutir (strongly granulated) atau kasar, ditandai dengan bintik atau tanda berwarna kuning-oranye hingga kemerahan pada bagian bawah ekor, daerah kloaka, telapak kaki dan tangan, serta pada ujung kutil tulang rusuk (costal warts)

 

Ekologi (Tingkah Laku) : -

Diet (Makanan) : Isopoda, Coleoptera terestrial, cacing tanah dan laba-laba

 

Reproduksi : ovipar

Musim Reproduksi : Februari - Juni

Jumlah anak/Telur : -

 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : ±10-20 tahun

Penangkaran: -

 

Notes : Memiliki serangkaian 12–13 kutil tulang rusuk yang menonjol dan runcing (spiny costal warts), dengan satu hingga tiga baris kutil yang lebih kecil di samping punggung. Ujung tulang rusuk dapat menusuk kulit melalui kutil ini sebagai mekanisme pertahanan.

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 5.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 182.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 40 & 41.

- DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

 

Referensi :  

https://amphibiaweb.org/species/9601

https://www.biolib.cz/en/taxon/id1992742/

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : merec0