Polypedates leucomystax

Polypedates leucomystax

Polypedates leucomystax

Amfibi (Amfibi)
Minggu, 11 Januari 2026
Dsn Mamalia
97 Views

09 / JANUARI / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : polypedates leucomystax

Nama English :Common Tree Frog, Four-Lined Tree Frog, Golden Tree Frog, Striped Tree Frog

Nama Lokal :Katak Pohon Biasa, Katak Pohon Bergaris, Katak Cokelat Pohon Asia


 

Penemu : Gravenhorst, 1829


 

Sinonim :

-Hyla leucomystax Gravenhorst, 1829 o

-Rhacophorus leucomystax (Gravenhorst, 1829)


 

Biogeografi :Asia Tenggara


 

Ekologi (Habitat) : Tanah Rawa & semua badan air, danau, kolam, payau, kubangan, Rawa. 


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

​Phylum: Chordata

​Class: Amphibia

​Order: Anura

​Family: Rhacophoridae

​Subfamily: Rhacophorinae

​Genus: Polypedates

​Spesies: Polypedates leucomystax


 

Included & Paleo species/  :

-species Polypedates assamensis Mathew & Sen, 2009

-species Polypedates bengalensis Purkayastha, Das, Mondal, Mitra & Das, 2019 - Brown Blotched Bengal Tree Frog

--species Polypedates braueri (Vogt, 1911)

species Polypedates chlorophthalmus Das, 2005

-species Polypedates colletti (Boulenger, 1890)

-species Polypedates cruciger Blyth, 1852 - Cross-back Shrub Frogs

-species Polypedates discantus Rujirawan, Stuart & Aowphol, 2013 - Malayan Slender Treefrog

-species Polypedates hecticus Peters, 1863

-species Polypedates himalayensis (Annandale, 1912) - Himalayan Tree Frog

-species Polypedates impresus Yang, 2008

-species Polypedates insularis Das, 1995

-species Polypedates iskandari Riyanto, Mumpuni & McGuire, 2011

-species Polypedates leucomystax (Gravenhorst, 1829) - Common Southeast Asian Tree Frog

-species Polypedates macrotis (Boulenger, 1891)

-species Polypedates maculatus (Gray, 1833)

-species Polypedates megacephalus Hallowell, 1861 - Hong Kong Whipping Frog

-species Polypedates mutus (Smith, 1940)

-species Polypedates occidentalis Das & Dutta, 2006

-species Polypedates otilophus (Boulenger, 1893) - File-eared Tree-frog

-species Polypedates pseudocruciger Das & Ravichandran, 1998

-species Polypedates pseudotilophus Matsui, Hamidy & Kuraishi, 2014

-species Polypedates ranwellai Wickramasinghe, Munindradasa & Fernando, 2012 - Ranwella's Spined Tree Frog

-species Polypedates spinus Yang, 2008

-species Polypedates subansiriensis Mathew & Sen, 2009

-species Polypedates taeniatus (Boulenger, 1906)

-species Polypedates teraiensis (Dubois, 1987)

-species Polypedates zed (Dubois, 1987)"


 

Paleo Species :  (-) 

Subspesies :-


 

Status Konservasi: 

IUCN : LC (Least Concern/Risiko rendah)

CITES : 


 

Morfologi : 

Tinggi ​Jantan : 3,7–5,5 cm

Tinggi ​Betina : 5,7–8,0 cm

Berat : 10 hingga 40 gram


 

Fisiologi : 

Kepala: Berbentuk segitiga agak memipih dengan moncong yang meruncing tajam ke depan. Terdapat pelat tulang yang menyatu dengan kulit di atas tengkorak pada individu dewasa. Bagian rahang atas memiliki barisan gigi vomerine tipis untuk menahan mangsa.

Mata : Berukuran besar, menonjol di sisi kepala dengan pupil horizontal yang dikelilingi oleh iris berwarna kuning keemasan atau tembaga. Dilengkapi dengan membran niktitans (kelopak mata ketiga) transparan untuk melindungi mata saat berada di dalam air atau saat memanjat vegetasi berduri.

-Kulit relatif halus, anggota badan panjang dan ramping.

-Ujung jari kaki melebar dan pipih.

-Warna dasar cokelat bervariasi (cokelat pucat, cokelat kekuningan, cokelat kemerahan, abu-abu cokelat, atau cokelat gelap).

-​Bentuk bergaris (sering dengan empat garis hitam tipis longitudinal di punggung).

-​Bentuk polos atau berbintik. 

​-Kaki belakang berselaput, kaki depan tidak berselaput.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal (aktif pada malam hari) 


 

Diet (Makanan) : Pemakan serangga/invertebrata kecil


 

Reproduksi : Ovipar

Musim Reproduksi :Sepanjang tahun

Jumlah anak/Telur :100–400 telur


 

(Longevity) Masa Hidup : 

Alam liar :3 - 5 Tahun

Penangkaran :6 - 10 Tahun


 

Notes : Katak-pohon bergaris adalah nama sejenis kodok yang biasa hidup di pohon. Kodok ini juga disebut dalam beberapa bahasa daerah sebagai gedindang atau cekay. Ekstremitas Kaki belakang sangat panjang dan kuat, diadaptasikan untuk melompat jauh di antara vegetasi vertikal. Memiliki struktur sendi intercalary cartilage pada jari-jarinya yang membantu fleksibilitas memanjat.Teknik reproduksi spesies ini sangat unik karena mereka tidak meletakkan telurnya langsung ke dalam air, melainkan membuat sarang busa (foam nest) seperti cambukan sereal. Katak betina akan mengeluarkan cairan khusus dari tubuhnya yang kemudian dikocok menggunakan kaki belakangnya bersama jantan hingga menjadi busa padat di atas daun atau dahan yang menggantung langsung di atas kolam atau kubangan air. ​Sarang busa berstruktur mukosa tersebut berfungsi sebagai inkubator pelindung yang sangat efisien. Busa ini menjaga kelembapan telur agar tidak mengering dari sengatan matahari dan melindunginya dari predator air. Saat telur menetas menjadi berudu (kecebong) dalam waktu 3 hingga 4 hari, busa akan mencair secara alami, dan berudu langsung jatuh ke air di bawahnya untuk melanjutkan metamorfosis. ​Spesies ini dikenal sebagai salah satu amfibi komensal manusia yang paling adaptif. Mereka sangat sering ditemukan menempel di dinding rumah, kamar mandi, atau sekitar lampu teras perkotaan pada malam hari untuk memburu serangga yang tertarik oleh cahaya lampu. ​Karakter suara panggilan (mating call) katak jantan dewasa sangat khas, berupa suara ketukan keras berfrekuensi rendah yang terdengar seperti "khwek-khwek-khwek" atau "tok-tok-tok" secara berulang-ulang, yang biasanya terdengar saling bersahutan menjelang hujan atau selama musim penghujan. ​Kemampuan adaptasi osmoregulasi katak ini cukup luar biasa untuk ukuran amfibi. Meskipun lebih menyukai air tawar, mereka diketahui memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap lingkungan dengan salinitas rendah, sehingga terkadang dapat ditemukan bertahan hidup di area rawa payau dekat pesisir pantai.


 

Sumber Pustaka :

- GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AMF-EBDH-5 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 5.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 23

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan Jld 2 hlm 182.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 44-47.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 40 & 41.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

RPT-PAL-1979 — Pustaka Alam Life: Reptil (Edisi Cetak 1979-1987).

​​PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5: Ikan & Amfibi.

​​RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna: Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

RPT-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi (Edisi Cetak 1989).

RPT-NGK-RP (2014)—National Geographic Kids: Reptil-Pedia

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)


 

Referensi : 

-https://www.biolib.cz/en/taxon/id133323/

-https://www.biolib.cz/en/taxon/id133325/

-Katak pohon bergaris https://share.google/Aca9aPAMjgTflTfMw

-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=26592

-


 

Penulis : Dila

Editor : Ali Setyaki

Foto By : Database PARAMIDSN