Echinotriton maxiquadratus

Echinotriton maxiquadratus

Echinotriton maxiquadratus

Amfibi (Amfibi)
Kamis, 02 Oktober 2025
YunitaParami
4 Views

Oktober/2/2025-20.37| PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Echinotriton maxiquadratus

Nama English : Mountain Spiny Crocodile Newt

Nama Lokal : Kadal Buaya Berduri Gunung

 

Penemu : Hou, Wu, Yang, Zheng, Yuan & Li, 2014

Sinonim : -

 

Biogeografi : Cina

Ekologi (Habitat) : hutan,kolam,sungai kecil,kolam, aliran air,rawa

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Domain: Eukaryota

Kingdom: Animalia 

Phylum: Chordata

Class: Amphibia 

Order: Salamandroidea 

Family: Salamandridae

Genus: Echinotriton

Species: Echinotriton maxiquadratus

 

Similar species/ species Fosil

-species Echinotriton andersoni (Boulenger, 1892) - Anderson's Salamander

-species Echinotriton chinhaiensis Chang, 1932 - Chinhai Salamander

-species Echinotriton maxiquadratus Hou, Wu, Yang, Zheng, Yuan & Li, 2014

-species Echinotriton raffaellii Dufresnes & Hernandez, 2022

 

Fosil : -

 

Zaman Tersier: -

 

Subspesies : -

 

Status Konservasi: CR (Critically Endangered/kritis)

 

Morfologi : memiliki panjang moncong ke lubang udara 85,72 mm, panjang total 129,47 mm

 

Fisiologi : Kepalanya kira-kira berbentuk segitiga, datar, dan lebih lebar daripada panjangnya. Kepalanya memiliki duri kuadrat yang jelas, terlihat sebagai proyeksi berbentuk trapesium di posterior mulut. Fitur kepala lainnya termasuk punggungan kranial lateral, punggungan kranial median, punggungan berbentuk V yang terhubung ke punggungan vertebra, dan kelenjar parotoid yang pipih. Lipatan gular terlihat jelas. 12 kutil kelenjar memanjang secara lateral dalam satu baris keluar dari tubuh. Tonjolan tulang belakang yang pipih pada permukaan dorsal paling lebar di bagian tengah tubuh dan meruncing ke arah kepala dan ekor. Anggota badan ramping dan jari-jarinya pipih dengan ujung membulat.Spesies ini sebagian besar berwarna hitam saat masih hidup dengan beberapa ciri berwarna oranye dan kuning

 

Ekologi (Tingkah Laku) : -

Diet (Makanan) : Isopoda, Coleoptera terestrial, cacing tanah dan laba-laba

 

Reproduksi : ovipar

Musim Reproduksi : -

Jumlah anak/Telur : -

 

(Chronialogi) Masa Hidup

Alam liar : ±10-20 tahun

Penangkaran: -

 

Notes : Echinotriton maxiquadratus sebagian besar hidup di darat, ditemukan di bawah naungan seperti bebatuan. Ia mendiami cekungan rendah di dekat puncak gunung yang dicirikan oleh danau lentik dan rawa yang dikelilingi rerumputan tinggi, rhododendron, dan melastom. Spesies ini langka

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 5.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 182.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 40 & 41.

- DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

 

Referensi :  

https://www.biolib.cz/en/taxon/id1140419/

https://amphibiaweb.org/species/8273

https://www.iucn-amphibians.org/eas-tf/

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : Jian Wang