Diomedea epomophora

Diomedea epomophora

Diomedea epomophora

Aves (Burung)
Rabu, 05 November 2025
YunitaParami
6 Views

November/5/2025-19.23|PARAMIDSN

 

 

Nama Ilmiah : Diomedea epomophora

Nama English : Southern Royal Albatross

Nama Lokal : Albatros raja-selatan

 

Penemu : Lesson, 1825

Sinonim

-Diomedea epomophora epomophora Lesson, 1825

-Diomedaea epomophora Lesson, 1825

 

Biogeografi : Amerika Selatan, Selandia Baruik

Ekologi (Habitat) : pantai, Padang rumput, dataran tinggi,bukit

 

Taksonomi & Klasifikasi 

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Infraclass: Palaeognathae

Order: Procellariiformes

Family: Diomedeidae 

Genus: Diomedea

Species: Diomedea epomophora

 

Similar species/ species Fosil : -

-species Diomedea amsterdamensis Roux, Jouventin, Mougin, Stahl & Weimerskirch, 1983 - Amsterdam Albatross

-species Diomedea antipodensis C. J. R. Robertson & Warham, 1992 - Antipodean Albatross

-species Diomedea dabbenena Mathews, 1929 - Tristan Albatross

-species Diomedea epomophora Lesson, 1825 - Southern Royal Albatross

-species Diomedea exulans Linnaeus, 1758 - Wandering Albatross

-species Diomedea sanfordi Murphy, 1917 - Northern Royal Albatross

 

Fosil : species Diomedea thyridata Wilkinson, 1969 †

Subspesies : -

 

Status Konservasi: VU (Vulnerable/rentan)

 

Morfologi 

Panjang: ± 112 hingga 123 cm

Berat : -

 betina : ± 7,7 kg

Jantan : ± 10,3 kg

 

Fisiologi 

Paruh : paruhnya sedikit lebih pucat, begitu pula dengan tepi tajam berwarna gelap di sepanjang bagian tengah

Bulu : Ada bintik-bintik hitam pada mantel

Sayap : sayap berwarna coklat tua atau hitam dengan bintik-bintik putih pada penutup

Kaki : -

mata : -

 

Ekologi (Tingkah Laku) : -

Diet (Makanan) : ikan,cumi-cumi,krill,krustasea

 

Reproduksi : ovipar

Musim Reproduksi : November, Desember

Jumlah anak/Telur : ± 2 telur dalam setahun 

 

(Chronialogi) Masa Hidup : -

Alam liar : rata-rata 58 tahun

Penangkaran : -

 

Notes : Mereka menarik pasangannya dengan cara-cara seperti menjentikkan paruh, bertepuk tangan, dan menelan ludah. Cara lain termasuk memanggil burung dengan sayap terentang, serta leher dan kepala menjulur ke atas.

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.

- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya). 

 

Referensi :

https://www.biolib.cz/en/taxon/id137376/

https://en.wikipedia.org/wiki/Southern_royal_albatross

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : Zdeněk Hašek  | BioLib