September/18/2025-16.23|PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Dendrolagus ursinus
Nama English : Bear Tree-kangaroo
Nama Lokal : Kangguru pohon nemena/ kangguru pohon ursina
Penemu : Temminck, 1836
Sinonim : Hypsiprymnus ursinus Temminck, 1836 o
Biogeografi : Papua Barat
Ekologi (Habitat) : hutan
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Diprotodontia
Family: Macropodidae
Subfamily: Macropodinae
Genus: Dendrolagus
Species: Dendrolagus ursinus
Similar species/ species Fosil : (14/1)
- Dendrolagus bennettianus (De Vis, 1887), Bennett's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus dorianus (E. P. Ramsay, 1883), Doria's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus goodfellowi (O. Thomas, 1908), Goodfellow's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus inustus S. (Müller in Temminck, 1840), Grizzled Tree Kangaroo.
- Dendrolagus lumholtzi (R. Collett, 1884) Lumholtz's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus matschiei (Förster & W. Rothschild, 1907),Matschie's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus mayri (W. Rothschild & Dollman, 1933), Wondiwoi Tree Kangaroo.
- Dendrolagus mbaiso (Flannery, Boeadi & Szalay, 1995), Dingiso.
- Dendrolagus notatus (Matschie, 1916).
- Dendrolagus pulcherrimus (Flannery, 1993), Golden-mantled Tree-kangaroo.
- Dendrolagus scottae (Flannery & Seri, 1990), Scott's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus spadix (Troughton & Le Souef, 1936), Lowland Tree-kangaroo.
- Dendrolagus stellarum (Flannery & Seri, 1990), Seri's Tree-kangaroo.
- Dendrolagus ursinus (Temminck, 1836) - Bear Tree-kangaroo.
Species Fossil :
- Dendrolagus noibano Flannery, Mountain & Aplin, 1983
Subspesies : -
Status Konservasi: VU (Vulnerable/rentan)
Morfologi : (belum ada data spesifik)
-tinggi : -
- berat : ± 8 kg
- panjang : panjang kepala dan tubuh 50-82 cm dengan ekor 40-94 cm
Fisiologi :
- Tubuh : anggota tubuhnya pendek dengan kaki lebar, telapak kaki kasar,cakar melengkung untuk memanjat
- warna : Bagian atas berwarna hitam mengkilap sedangkan bagian bawah berwarna coklat kekuningan,kerah dan tenggorokan keputihan,wajahnya berwarna cokelat dengan pipi putih atau merah
Ekologi (Tingkah Laku) : diurnal
Diet (Makanan) : dedaunan, pakis, lumut, kulit pohon, dan bunga seperti anggrek
Reproduksi : vivipar
Musim Reproduksi : tidak musiman
Jumlah anak/Telur : (tidak ditemukan data spesifik)
(Chronialogi) Masa Hidup : (tidak ada data spesifik)
Alam liar : -
Penangkaran : -
Notes : Secara historis, spesies ini dulunya terdapat di hutan dataran rendah, tetapi sekarang hanya terdapat di hutan pegunungan.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.
- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93
- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila).
Referensi :
https://www.biolib.cz/cz/taxon/id33797/
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Ursine_tree-kangaroo
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : Graham Ekins Photography | Flickr