Cryptobranchus Alleganiensis

Cryptobranchus Alleganiensis

Cryptobranchus Alleganiensis

Amfibi (Amfibi)
Rabu, 18 Juni 2025
Ali Maruf
11 Views

Juni/18/2025 - 05.00| PARAMIDSN

Nama Ilmiah : Cryptobranchus alleganiensis. 

Nama Lokal :  Salamander Hellbender. 

Penemu : Daudin, 1803.

Sinonim : Salamandra alleganiensis Daudin, 1803.; Salamandra horrida Barton, 1808.; Salamandra gigantea Barton,1808.;Salamandra maxima Barton, 1808. ;Molge gigantea Merrem, 1820.; Cryptobranchus salamandroides Leuckart, 1821.; Urotropis mucronata Rafinesque, 1822.; Abranchus alleghaniensis Harlan, 1825. ; Protonopsis horrida Barnes, 1826. ;Salamandrops gigantea Wagler, 1830. ;Eurycea mucronata Rafinesque, 1832. ;Menopoma fuscum Holbrook, 1842. ; Cryptobranchus alleghaniensis Cope, 1887.; Cryptobranchus alleganiensis Stejneger & Barbour, 1917.; Cryptobranchus terrasodactylus Wellborn, 1936.; Cryptobranchus bishopi Grobman, 1943.; Cryptobranchus guildayi Holman, 1977.

Biogeografi : Amerika Serikat bagian timur dan tengah, terutama di sistem sungai dan anak sungai yang mengalir deras. Kisaran habitat mereka meluas dari New York ke Missouri dan Tennessee. 

Ekologi (Habitat) :

 - Sungai & Air yang Mengalir, Danau.

Klasifikasi :

Domain: Eukaryota

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Amphibia

Order: Urodela

Family: Cryptobranchidae

Genus:Cryptobranchus

Species: C. alleganiensis

Status Konservasi: VU(Vulnerable/Rentan). 

Morfologi : 

Panjang : 50cm -73cm. 

Berat : 1,5 kg - 2,3 kg. 

Fisiologi : 

Kulit berkerut yang berfungsi sebagai permukaan pernapasan utama karena insang tidak ada dan paru-paru kecil yang sebagian besar tidak berfungsi. 

Mereka bergerak dengan berjalan di dasar sungai atau menggunakan gerakan bergelombang untuk melarikan diri dengan cepat. 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nokturnal. Mereka lebih aktif mencari makan dan beraktivitas pada malam hari.

Diet (Makanan) : udang sungai dan ikan kecil, tetapi mereka juga memakan serangga, cacing, moluska, berudu, dan salamander yang lebih kecil

Reproduksi : Jantan membangun sarang di bawah kayu atau batu, dan betina bertelur di sana. Jantan kemudian menjaga telur-telur tersebut. 

Musim Reproduksi : September dan Oktober. 

Jumlah Telur : 200-400 telur. Jantan akan menjaga sarang dan telur hingga menetas. 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Di alam liar : 25-30 tahun. 

Di penangkaran : 30 tahun. 

Domestikasi :  Salamander hellbender , adalah spesies salamander raksasa akuatik yang endemik di Amerika Serikat bagian timur dan tengah. Ini adalah salamander terbesar di Amerika Utara . Sebagai anggota famili Cryptobranchidae , hellbender adalah satu-satunya anggota genus Cryptobranchus yang masih ada . Salamander lain yang berkerabat dekat dalam famili yang sama ada dalam genus Andrias , yang mencakup salamander raksasa Jepang dan Cina. 

Sumber Pustaka :

National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 5.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 182.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 40 & 41.

- DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

Referensi : https://en.wikipedia.org/wiki/Hellbender

https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/cryptobranchus-alleganiensis

https://www.biologicaldiversity.org/species/amphibians/hellbender/natural_history.html

https://animaldiversity.org/accounts/Cryptobranchus_alleganiensis/

https://www.inaturalist.org/taxa/26804-Cryptobranchus-alleganiensis

Penulis : Ali Ma'ruf

Editor :  Sifa Ramadhan

Foto By : app inaturalist | ©Roostier