Juni 2, 2025-04.35| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Chloropsis Flavipennis.
Nama Lokal : Cica-daun Filipina
Penemu : (Tweeddale, 1878)
Sinonim: Cica Daun, Cucak ijo, Cica-daun Filipina.
Biogeografi : Filipina (Mindanao, Leyte, dan Cebu).
Ekologi (Habitat) : Hutan Tropis
Klasifikasi:
Domain: Eukaryota
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Passeriformes
Family: Chloropseidae
Genus: Chloropsis
Species: C. flavipennis
Status Konservasi: CR (Criticaly Endangered/ Kritis).
Morfologi :
Panjang sekitar 18-19 cm.
Fisiologi : Paruhnya yang berwarna cokelat.
Burung berukuran sedang.
Secara keseluruhan berwarna hijau cerah.
Dada dan wajah berwarna hijau pucat. Tenggorokan, lingkaran mata, dan tepi sayap berwarna kekuningan.
Ujung sayap serta kaki berwarna hitam.
Sayapnya memiliki garis kuning yang dibentuk oleh pinggiran primer kuning.
Mereka memiliki ekor dan tubuh yang relatif panjang.
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal/Nocturnal
Diet (Makanan) : Mencari makan di tajuk pohon yang tinggi dan memakan pohon yang berbunga dan berbuah. Ia juga pernah terlihat memakan serangga.
Reproduksi : Bertelur
Musim Reproduksi : -
Jumlah Anak/Telur : 3 Telur /inkubasi 14 hari.
(Chronialogi) Masa Hidup : -
Domestikasi : Burung daun diberi nama demikian karena bulunya yang sebagian besar berwarna hijau menyatu dengan baik dengan habitat tropisnya, di mana daun hijau dan bunga-bunga cerah di tajuk pohon menyediakan kamuflase yang sempurna bagi burung-burung ini
Penulis: Suaizam
Editor : Ali Ma'ruf
Referensi :
https://birdsoftheworld.org/bow/species/philea1/cur/introduction
Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Vol 3 Burung.
Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung
Foto by app : Inaturalist | benoit segerer