Bubalus arnee spp.hosei

Bubalus arnee spp.hosei

Bubalus arnee spp.hosei

Mamalia
Kamis, 19 Februari 2026
Dsn Mamalia
5 Views

18/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Bubalus arnee hosei

Nama English : Bornean Wild Water Buffalo

Nama Lokal : Kerbau Liar Kalimantan / Kerbau Hutan


 

Penemu : Lydekker, 1898 


 

Sinonim : 

-Bos bubalus arnee Kerr, 1792 o

- Bos arnee Kerr, 1792

- Bubalus bubalis arnee (Kerr, 1792)

- Bubalus (Bubalus) arnee (Kerr, 1792)

- Bubalus arni (misspelling) m

- Bubalus buffelus

- Bubalus indicus

- Bubalis vulgaris


 

Biogeografi : (Asia: Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Laos†, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan†, Philippines, Sri Lanka, Thailand, Viet Nam


 

Ekologi (Habitat) : 

- Hutan Tropis & Hutan Hujan

- Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak. 

- Tanah Rawa & semua badan air, danau, kolam, payau, kubangan, Rawa.

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Mammalia

Order: Artiodactyla

Family: Bovidae

Subfamily: Bovinae

Genus: Bubalus

Species: Bubalus arnee hosei


 

Similar species/ species Fosil : 4/11

- Bubalus arnee (Kerr, 1792) - Water Buffalo

- Bubalus depressicornis (C. H. Smith, 1827), Lowland Anoa

-Bubalus mindorensis Heude, 1888 ,Tamarau

- Bubalus quarlesi (Ouwens, 1910) - Mountain Anoa

Fossil taxa : 11

- Bubalus brevicornis Young, 1936 †

Quaternary: Chibanian

- Bubalus cebuensis Croft, Heaney, Flynn & Bautista, 2006 - Cebu Dwarf Buffalo †

- Bubalus grovesi Rozzi, 2017 †

- Bubalus mephistopheles (Hopwood, 1925) ,Short-horned Water Buffalo †

- Bubalus murrensis (Berckhemer, 1927) - European Water Buffalo †

Quaternary: Chibanian – Upper Pleistocene

- Bubalus palaeindicus (Falconer, 1859) †

Quaternary: Chibanian – Upper Pleistocene

- Bubalus palaeokerabau Dubois, 1908 †

Quaternary: Chibanian – Upper Pleistocene

- Bubalus platyceros Lydekker, 1877 †

- Bubalus teilhardi Young, 1932 †

Quaternary: Chibanian – Upper Pleistocene

- Bubalus wansijocki Boule & Teilhard, 1928 †

Quaternary: Upper Pleistocene

- Bubalus youngi Chow & Hsu, 1957 †

Quaternary: Upper Pleistocene


 

Subspesies :

- Bubalus arnee arnee (Kerr, 1792) - Wild Water Buffalo

- Bubalus arnee carabanensis (Linnaeus, 1758) - Carabao

- Bubalus arnee fulvus (Blanford, 1891)

- Bubalus arnee hosei Lydekker, 1898

- Bubalus arnee migona Deraniyagala, 1953 - Sri Lankan Wild Buffalo

- Bubalus arnee theerapati Groves, 1996

Un Taxa & Hybrids

- Bubalus arnee f. bubalis (Linnaeus, 1758) - Domestic Water Buffalo

- breed Bubalus arnee f. bubalis "Anatolian buffalo" - Anatolian Buffalo


 

Status Konservasi: EN (Endangered/Genting) 


 

Morfologi : 

Tinggi : 140 - 160 cm

Berat : 500 - 800 kg


 

Fisiologi : 

Kepala : Lebih kecil dan ramping dibandingkan dengan subspesies India (B. a. arnee).

​Warna : Umumnya hitam pekat atau abu-abu gelap kebiruan. Memiliki tanda putih samar di bagian kaki (kaus kaki putih) yang seringkali lebih pendek dibanding subspesies daratan Asia.

​Tubuh & Kaki : Tubuh kompak dan sangat kuat untuk menembus vegetasi hutan yang rapat.

​Tanduk : Cenderung lebih pendek, lebih tegak, dan tidak selebar kerbau liar India; melengkung ke belakang dengan tekstur yang sangat kasar di pangkalnya.


 

Ekologi (Tingkah Laku) :  Diurnal


 

Diet (Makanan) : buah-buahan hutan,, dan rumput, padi, tebu , dan rami


 

Reproduksi : Vivipar 

Musim Reproduksi : Oktober - November 

Jumlah anak/Telur : 1 


 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : 15- 25 Tahun

Penangkaran : 20-30 Tahun


 

Notes : Bubalus arnee hosei (Kerbau Liar Kalimantan). Subspesies ini dinamai untuk menghormati Charles Hose, seorang administrator dan naturalis Inggris yang banyak meneliti fauna di Sarawak, Kalimantan. Sangat pemalu dan waspada terhadap keberadaan manusia. Cenderung hidup dalam kelompok kecil (3-5 individu) atau jantan soliter, berbeda dengan kerbau India yang kawanannya besar. Deskripsi Lydekker pada tahun 1898 didasarkan pada spesimen dari Sarawak. Perdebatan ilmiah masih berlangsung mengenai status asli B. a. hosei. Beberapa peneliti berpendapat bahwa kerbau di Kalimantan sebenarnya adalah keturunan kerbau domestik yang dilepaskan berabad-abad lalu (feral), sementara yang lain (seperti Hose) yakin ada populasi liar asli yang memang menghuni pedalaman Kalimantan jauh sebelum domestikasi meluas. Keberadaannya saat ini sangat terancam oleh kerusakan habitat hutan rawa dan perburuan.


 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 28-96.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 2.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 6 - 47. 

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 194-206.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 6-22.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 26-44.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 51-72.

- DK e.encylopedia fauna hlm 240-305.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 8 Mamalia. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 8 -93

- Pustaka Alam Life Mamalia & Primata 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Mamalia 1 & Mamalia 2 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Mamalia (Senia Julianti Rasya Salsabila). 

Referensi : 

https://www.biolib.cz/en/taxon/id302078/

https://en.wikipedia.org/wiki/Wild_water_buffalo

https://www.inaturalist.org/search?q=Bubalus%20arnee


 

Penulis : Ali Maruf 

Editor : Aji Jipang

Foto By : https://www.diana-hunting.com/app/webroot/_resized/uploads/vildtarter/vandboffel_australien-dce32006f9e3ebdc9e793f1a993a02bf.jpg