17/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Boa constrictor melanogaster
Nama English : Black-bellied Boa
Nama Lokal : Boa Perut Hitam
Penemu : (Langhammer, 1983)
Sinonim :
Boa constrictor melanogaster Langhammer, 1983
Biogeografi :
: Ekuador (Morona Santiago, Napo); Jenis lokalitas: Rio Yaupi, Morona Santiago,
Ekologi (Habitat) :
Hutan hujan tropis dataran rendah
Hutan lembap sekunder
Hutan musim kering tropis
Area semak dan tepian sungai
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Serpentes
Family: Boidae
Genus: Boa
Species: Boa constrictor
Subspecies: Boa constrictor melanogaster
Similar species / Fosil Taxa:
- Boa atlantica Gonzalez, Bezerra de Lima, Passos & Silva, 2024
- Boa constrictor Linnaeus, 1758 - Boa Constrictor
- Boa imperator Daudin, 1803 - Hog Island Boa
- Boa nebulosa (Lazell, 1964) - Dominican Clouded Boa
- Boa orophias Linnaeus, 1758 - St. Lucia Boa
- Boa sigma (Smith, 1943)
-
Subspesies : 5
- Boa constrictor amarali (Stull, 1932) - Amaral's Boa
- Boa constrictor constrictor Linnaeus, 1758
- Boa constrictor melanogaster Langhammer, 1983 - Ecuadorian Boa
- Boa constrictor occidentalis Philippi, 1873 - Argentine Boa
- Boa constrictor ortonii (Cope, 1878) Orton's Boa / Peruvian Desert Boa
Status Konservasi :
IUCN : LC (Least Concern / Risiko rendah).
CITES : Appendix II.
Morfologi :
Panjang : 1,5 – 2,5 Meter
Berat : 3 – 10 Kg
Fisiologi :
Kepala dan Leher :Tubuh besar dan berotot dengan kepala berbentuk segitiga. Memiliki reseptor panas (labial pits) untuk mendeteksi mangsa berdarah panas.
Warna :Bagian dorsal cokelat keabu-abuan dengan pola “saddle” gelap khas boa.
Ciri diagnostik utama subspesies ini adalah warna ventral (perut) sangat gelap hingga hitam pekat, berbeda dari sebagian besar subspesies lain yang memiliki bagian bawah tubuh lebih terang.
Tubuh & Ekor :Tubuh kuat dan relatif tebal. Juvenil lebih sering memanjat (semi-arboreal), sedangkan dewasa lebih banyak di darat (terestrial).
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal /
Predator penyergap (ambush predator).
Aktif terutama pada malam hari.
Diet (Makanan) :
Mamalia kecil (tikus), burung, kadal besar, serta hewan kecil lainnya.
Mangsa dibunuh dengan metode konstriksi (melilit dan menekan hingga henti sirkulasi).
Reproduksi :Vivipar
Musim Reproduksi : November - Desember
Jumlah anak/Telur :10 – 30 anakan hidup
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 20 – 25 Tahun
Penangkaran : 25 – 35 Tahun
Notes : Subspesies ini merupakan bentuk lokal dari Boa constrictor yang memiliki distribusi terbatas di wilayah barat Ekuador. Karakter warna ventral gelap menjadi ciri pembeda utama secara morfologis.
Taksonomi dalam kompleks Boa constrictor masih mengalami revisi berdasarkan studi molekuler modern. Beberapa populasi kini dipertimbangkan ulang status spesifiknya oleh para herpetolog.
Sumber Pustaka :
National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
-
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id143733/
https://en.wikipedia.org/wiki/Boa_constrictor
https://reptile-database.reptarium.cz/Boa/constrictor
https://www.inaturalist.org/taxa/30457-Boa-constrictor
https://www.boa-constrictors.com/en/boa_c_melanogaster_black_bellied_boa
Penulis : Ali Maruf
Editor : Aji Jipang
Foto By : https://www.boa-constrictors.com