17/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Boa constrictor amarali
Nama English : Amaral's Boa, Short-tailed Boa, Bolivian Silver Boa
Nama Lokal : Boa Ekor Pendek, Boa Amaral
Penemu : (Stull, 1932)
Sinonim : Boa constrictor amarali Stull, 1932
Biogeografi : Amerika Selatan bagian tengah; Brasil selatan (Cerrado), Bolivia timur, dan Paraguay utara.
Ekologi (Habitat) :
- Sabana Tropis (Cerrado)
Hutan Kering Chaco
Daerah semak belukar yang lembap
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Serpentes
Family: Boidae
Genus: Boa
Species: Boa constrictor
Subspecies: Boa constrictor amarali
Similar species/ species Fosil :
- Boa atlantica Gonzalez, Bezerra de Lima, Passos & Silva, 2024
- Boa constrictor Linnaeus, 1758 - Boa Constrictor
- Boa imperator Daudin, 1803 - Hog Island Boa
- Boa nebulosa (Lazell, 1964) - Dominican Clouded Boa
- Boa orophias Linnaeus, 1758 - St. Lucia Boa
- Boa sigma (Smith, 1943)
Subspesies : 5
- Boa constrictor amarali (Stull, 1932) - Amaral's Boa
- Boa constrictor constrictor Linnaeus, 1758
- Boa constrictor melanogaster Langhammer, 1983 - Ecuadorian Boa
- Boa constrictor occidentalis Philippi, 1873 - Argentine Boa
- Boa constrictor ortonii (Cope, 1878) Orton's Boa / Peruvian Desert Boa
Status Konservasi:
IUCN : LC (Least Concern/Risiko rendah)
CITES : Appendix II.
Morfologi :
Panjang : 1,5 - 2,1 Meter
Berat : 5 - 12 Kg.
Fisiologi :
Kepala : Lebih pendek dan lebar (snub-nosed) dibandingkan B. c. constrictor.
Warna : Dikenal sebagai "Silver Boa" karena warna dasarnya yang seringkali abu-abu perak, cokelat pucat, atau keabu-abuan. Pola pelana (saddle) di punggungnya cenderung lebih gelap dan berbentuk lebih rapat.
Ekor : Warna pada bagian ekor tidak semerah B. c. constrictor, biasanya cenderung cokelat gelap atau merah hati tua yang kusam.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal.
Diet (Makanan) : Mamalia kecil (rodensia), marsupial, dan burung yang bersarang di tanah.
Reproduksi : Ovovivipar (Melahirkan)
Musim Reproduksi : Oktober - Maret
Jumlah anak : 6 - 20 ekor
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 15-20 Tahun
Penangkaran : 25 - 35 Tahun
Notes : Nama subspesies ini diberikan untuk menghormati herpetologis asal Brasil, Afrânio Pompílio Gastos do Amaral. Di kalangan pecinta reptil, subspesies ini sangat diminati karena ukurannya yang relatif "manageable" (tidak terlalu besar) dan warna peraknya yang eksotis. namun habitat Cerrado di Brasil saat ini mengalami tekanan deforestasi. Ciri Khasnya Memiliki jumlah sisik tengah tubuh (midbody scales) yang lebih banyak dan jumlah sisik subcaudal (ekor) yang lebih sedikit dibandingkan subspesies lain, sehingga ekornya terlihat lebih pendek secara proporsional. Cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di tanah dibandingkan memanjat, menyesuaikan dengan habitat sabana terbuka.
Sumber Pustaka :
National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
-
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id143729/
https://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Boa&species=constrictor
https://en.wikipedia.org/wiki/Boa_constrictor_amarali
https://www.inaturalist.org/search?q=Boa%20constrictor
Penulis : Ali Maruf
Editor : Aji Jipang
Foto By : IG | kintias_reptiles