17/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Boa constrictor
Nama English : Red-tailed Boa, Common Boa
Nama Lokal : Boa Pembelit, Boa Ekor Merah
Penemu : Linnaeus, 1758
Sinonim : Constrictor constrictor (Linnaeus, 1758)
Biogeografi : Amerika Selatan (dari Kolombia hingga Argentina utara), serta beberapa pulau di Karibia.
Ekologi (Habitat) :
- Hutan Hujan Tropis (Amazon)
Hutan Kering & Sabana
Daerah Semi-Gurun
Area Pertanian & Perkebunan (Sangat adaptif)
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Serpentes
Family: Boidae
Genus: Boa
Species : Boa constrictor
Similar species/ species Fosil : 6/0
- Boa atlantica Gonzalez, Bezerra de Lima, Passos & Silva, 2024
- Boa constrictor Linnaeus, 1758 - Boa Constrictor
- Boa imperator Daudin, 1803 - Hog Island Boa
- Boa nebulosa (Lazell, 1964) - Dominican Clouded Boa
- Boa orophias Linnaeus, 1758 - St. Lucia Boa
- Boa sigma (Smith, 1943)
Subspesies : 4
- Boa constrictor amarali (Stull, 1932) - Amaral's Boa
- Boa constrictor constrictor Linnaeus, 1758
- Boa constrictor melanogaster Langhammer, 1983 - Ecuadorian Boa
- Boa constrictor occidentalis Philippi, 1873 - Argentine Boa
Status Konservasi: LC (Least Concern) / Risiko Rendah (Namun masuk dalam Lampiran II CITES)
Morfologi : Panjang : 2 - 4 Meter (Betina umumnya lebih besar dari jantan)
Berat : 10 - 27 Kg (Tergantung ukuran dan subspesies)
Fisiologi :
Kepala dan Leher: Kepala berbentuk panah yang lebar dengan garis gelap yang membentang dari moncong hingga ke belakang mata.
Tubuh : Tubuh sangat berotot, diadaptasikan untuk melilit mangsa (constriction).
Warna : Warna dasar krem atau cokelat muda dengan pola pelana (saddle) berwarna cokelat tua atau kemerahan yang semakin mencolok di bagian ekor (Red-tail).
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal &
Diet (Makanan) : Mamalia (tikus, tupai, kelelawar), burung, dan terkadang reptil lain (kadal atau caiman kecil).
Reproduksi : Ovovivipar
Musim Reproduksi : Musim kering (April - Agustus)
Jumlah anak : 10 - 65 ekor per kelahiran
(Chronialogi) Masa Hidup
Alam liar : 15 - 20 Tahun
Penangkaran : 25 - 35 Tahun
Notes : Boa constrictor adalah salah satu ular yang paling dikenal di dunia karena kemampuan adaptasinya yang luar biasa. Berbeda dengan keluarga Pythonidae yang bertelur (Ovipar), keluarga Boidae umumnya melahirkan (Ovovivipar). Istilah "constrictor" merujuk pada metodenya dalam membunuh mangsa dengan cara melilit hingga aliran darah atau pernapasan mangsa terhenti. Sifat alamiahnya Soliter. Sebagian besar bersifat terrestrial (di tanah), namun individu muda sering kali arboreal (di pohon).
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
Referensi : https://www.biolib.cz/en/taxon/id58393/
https://en.wikipedia.org/wiki/Boa_constrictor
https://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Boa&species=constrictor
https://www.inaturalist.org/observations/337984735
https://www.inaturalist.org/search?q=Boa%20constrictor
Penulis : Ali Maruf
Editor : Aji Jipang
Foto By : iNaturalist | dayana83412