Andrias Davidianus

Andrias Davidianus

Andrias Davidianus

Amfibi (Amfibi)
Rabu, 18 Juni 2025
Ali Maruf
6 Views

Juni/18/2025 - 21.00| PARAMIDSN

Nama Ilmiah : Andrias Davidianus

Nama Lokal :  Salamander Raksasa Cina . 

Penemu : (Blanhard , 1871).

Sinonim :  Megalobatrachus japonicus davidianus. ;Megalobatrachus davidianus. Cryptobranchus davidianus. ;Andrias scheuchzeri davidiana. 

Biogeografi :  (China) Cekungan Sungai Yangtze: Habitat utamanya adalah sungai-sungai pegunungan berbatu dan danau-danau di cekungan sungai Yangtze di Cina tengah. 

Ekologi (Habitat) :

- Sungai & Air yang Mengalir, Danau. 

-Pegunungan, Dataran Tinggi, Tebing. 

Klasifikasi :

Domain: Eukaryota

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Amphibia

Order: Urodela

Family: Cryptobranchidae

Genus: Andrias

Species: A.Davidianus.

Status Konservasi: CR (Criticaly Endangered/ Kritis). 

Morfologi : 

Panjang : 1,8 meter. 

Berat : 25-30kg.

Fisiologi : Tubuhnya pipih dan memanjang, dengan kepala lebar dan datar. 

Mulutnya lebar dan seringkali terlihat seperti menyeringai. 

Kulitnya keriput dan kendur, membantu penyerapan oksigen. 

Ekornya panjang dan kuat, mencakup sekitar 60% dari total panjang tubuh. 

Memiliki empat anggota badan pendek yang digunakan untuk bergerak di air. 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nokturnal. Mereka lebih aktif mencari makan dan beraktivitas pada malam hari.

Diet (Makanan) : udang sungai dan ikan kecil, tetapi mereka juga memakan serangga, cacing, moluska, berudu, dan salamander yang lebih kecil. 

Reproduksi : 

Musim Reproduksi : Agustus hingga awal September. 

Jumlah anak/Telur : 400-500 butir dalam sekali pembuahan dimana sang jantan menunggu telur sekitar 50-60 hari kemudian. 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Di alam Liar 50 Tahun - 200 tahun.

Di penangkaran : 52 Tahun. 

Domestikasi : Di Tiongkok Salamander Raksasa menjadi bahan konsumsi yang paling di gemari dan tidak ayal disana Salamander Raksasa juga di budidayakan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Meskipun peternakan salamander raksasa secara komersial dilakukan di seluruh Tiongkok, sebagian besar salamander yang diperdagangkan kemungkinan berasal dari alam liar. 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 170-186.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 5.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 182.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 66-72.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 40 & 41.

- DK e.encylopedia fauna hlm 158-165.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

Referensi :

 https://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_giant_salamander

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/Taxonomy/Browser/wwwtax.cgi?id=141262

https://animals.sandiegozoo.org/animals/chinese-giant-salamander

https://www.edgeofexistence.org/species/chinese-giant-salamander/

https://amphibiaweb.org/species/3858

https://www.sciencedaily.com/releases/2015/03/150311210430.htm

Penulis : Ali Ma'ruf

Editor : Suaizam. 

Foto By : app inaturalist | fluffykiwi