Trimeresurus insularis.

Trimeresurus insularis.

Trimeresurus insularis.

Reptil (Reptil)
Sabtu, 24 Mei 2025
Ali Maruf
4 Views

Juni 5,2025- 19.18| PARAMIDSN

Nama Ilmiah : Trimeresurus Insularis. 

Nama Lokal : Ular Viper/ Ular Viper Timur. 

Penemu : Kramer, tahun 1977.

Sinonim: Trimeresurus albolabris insularis Kramer, 1977, ;Cryptelytrops insularis Malhotra & Thorpe, 2004.; Trimeresurus  (Trimeresurus) insularis – David dkk., 2011. ;Trimeresurus insularis — WALLACH dkk. 2014:Trimeresurus (Trimeresurus) insularis— MIRZA dkk. 2023 . 

Biogeografi : Indonesia (Adonara, Alor, Bali, Flores, Komodo, Lombok, Padar, Rinca, Romang, Roti, Sumba, Sumbawa, Timor, Wetar, Jawa, Timor-Leste, Soe, Timor. 

Ekologi (Habitat) : - Hutan iklim sedang, termasuk hutan kecil. 

Klasifikasi: 

Domain: Eukaryota

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Reptilia

Order: Squamata

Suborder: Serpentes

Family: Viperidae

Genus: Trimeresurus

Species: T. insularis

Status Konservasi: LC (Least Concern/Risiko rendah). 

Morfologi : 

Panjang tubuh : 60 - 93 cm. 

Fisiologi : Kepala berbentuk Segitiga. 

Bibir berwarna putih. 

Pola warna mereka sering ditemukan berwarna hijau atau biru-hijau, dengan populasi tertentu bahkan mengandung varian kuning juga. Ekornya berwarna merah. 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal atau sering beraktifitas di malam hari untuk mencari mangsa. 

Diet (Makanan) : kodok, tikus, cicak & Kadal, serangga kecil. 

Reproduksi : Ovovivipar 

Musim Reproduksi : November- Desember (Musim Hujan). 

Jumlah Anak/Telur : 7-17 ekor dengan panjang tubuh anak 12cm - 18 cm. 

(Chronialogi) Masa Hidup : 20 Tahun. 

Domestikasi : Ular ini termasuk Arboreal dan ketika anda menemukannya di alam liar segera menjauh karena ular ini sangat beracun. Dan racunnya mengandung hemotoksin yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, pendarahan internal, dan bahkan kematian jika tidak segera ditangani.

Ancaman utama terhadap Trimeresurus insularis adalah hilangnya habitat akibat deforestasi dan aktivitas manusia lainnya. Pembangunan pemukiman, pertanian, dan pariwisata yang tidak terkendali telah mengurangi luas habitat alami mereka secara drastis.

Penulis : M. Sifa Ramadhan

Editor : Suaizam

Sumber Pustaka : 

National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.

- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.

Referensi : https://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Trimeresurus&species=insularis

Penulis : Ali Ma'ruf

Editor :  M. Sifa Ramadhan

Foto by : app Inaturalist | davidhudry.