Paleosuchus palpebrosus

Paleosuchus palpebrosus

Paleosuchus palpebrosus

Reptil (Reptil)
Rabu, 08 Oktober 2025
YunitaParami
4 Views

Oktober/8/2025-18.55| PARAMIDSN

 

 

Nama Ilmiah : Paleosuchus palpebrosus

Nama English : Cuvier's Smooth-fronted Caiman

Nama Lokal : Kaiman kerdil cuvier

Penemu : Cuvier, 1807

 

Sinonim

-Crocodilus palpebrosus Cuvier, 1807 o

-Champsa palpebrosa (Cuvier, 1807)

-Caiman palpebrosus (Cuvier, 1807)

-Alligator palpebrosus (Cuvier, 1807)

-Champsa gibbiceps Natterer, 1840

-Jacaretinga moschifer Spix, 1825

 

Biogeografi : Amerika Selatan,Bolivia,Brasil,Kolombia, Ekuador,Guyana Prancis ,Paraguay,Peru,Suriname, Trinidad dan Venezuela 

 

Ekologi (Habitat) : rawa-rawa, sungai, danau

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Reptilia

Order: Crocodilia 

Suborder: Eusuchia

Family: Alligatoridae

Genus: Paleosuchus

Species: Paleosuchus palpebrosus

 

Similar species/ species Fosil

-species Paleosuchus palpebrosus (Cuvier, 1807) - Cuvier's Smooth-fronted Caiman

-species Paleosuchus trigonatus (Schneider, 1801) - Schneider's Smooth-fronted Caiman

 

Fosil : -

Subspesies : -

 

Status Konservasi: LC (Lewat Concern/resiko rendah)

 

Morfologi : panjang ± 1,6 m (jantan) dan ± 1,2 m (betina); berat ± 6 atau 7 kg

 

Fisiologi : Kepala memiliki bentuk yang tidak biasa untuk buaya dengan tengkorak berbentuk kubah dan moncong pendek, halus, cekung dengan ujung terbalik; bentuknya agak menyerupai kepala anjing; rahang atas memanjang lebih jauh ke depan daripada rahang bawah; empat gigi premaksila dan 14 hingga 15 gigi rahang atas berada di kedua sisi rahang atas dan 21 atau 22 gigi di setiap sisi rahang bawah; berwarna hitam kecoklatan gelap dengan kepala coklat tua; Iris mata berwarna coklat kastanye di semua usia dan pupilnya berupa celah vertikal

 

Ekologi (Tingkah Laku) : nokturnal 

Diet (Makanan) : ikan , amfibi , mamalia kecil , burung , kepiting , udang , moluska , serangga , dan invertebrata

 

Reproduksi : ovipar 

Musim Reproduksi : -

Jumlah anak/Telur : 10-24 telur 

 

(Chronialogi) Masa Hidup  : -

Alam liar : -

Penangkaran : -

 

Notes : Caiman kerdil Cuvier adalah satu-satunya spesies buaya yang tampaknya tidak melakukan teknik "gulingan kematian" yang hampir universal yang digunakan oleh buaya lain yang masih ada untuk mencari makan atau bertarung dalam spesies. Namun, hal ini mungkin hanya bersifat situasional.

 

Sumber Pustaka :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.

- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus. 

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.

- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea). 

- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.

 

Referensi

https://www.biolib.cz/en/taxon/id42936/

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Cuvier%27s_dwarf_caiman

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : Milan Kořínek | BioLib