September/25/2025-20.57|PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Ophiophagus Hannah
Nama English : Northern King Cobra
Nama Lokal : ular lanang atau kobra raja
Penemu : Cantor, 1836
Sinonim :
-Hamadryas hannah Cantor, 1836
-Naja hannah (Cantor, 1836)
-Dendraspis hannah (Cantor, 1836)
-Hamadryas elaps Günther, 1858
-Ophiophagus elaps (Günther, 1858)
-Naja ingens Van Hasselt, 1882
-Hamadryas ophiophagus Cantor, 1838
-Naja vittata Elliott, 1840
Biogeografi : Asia Tenggara, India
Ekologi (Habitat) : padang rumput, rawa-rawa,semak belukar, lahan pertanian
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: -
Family: Elapidae
Genus: Ophiophagus
Species: Ophiophagus Hannah
Similar species/ species Fosil :
-species Ophiophagus bungarus (Schlegel, 1837) - Sunda King Cobra
-species Ophiophagus hannah (Cantor, 1836) - Northern King Cobra
-species Ophiophagus kaalinga Gowri Shankar, Das & Ganesh, 2024 - Western Ghats King Cobra
-species Ophiophagus salvatana Gowri Shankar, Das & Wüster, 2024 - Luzon King Cobra
Fosil : -
Subspesies : -
Status Konservasi: VU (Vulnarable/rentan)
Morfologi : Panjang tubuh ular lanang umumnya berkisar antara 3,18 - 4 meter. Spesimen terpanjang yang pernah ditemukan panjangnya mencapai 5,85 meter
Fisiologi : Tubuh bagian atas (dorsal) berwarna zaitun, cokelat kekuningan, atau keabu-abuan dengan bagian kepala yang berwarna cenderung lebih terang, bawah tubuhnya (ventral) berwarna kelabu atau kecokelatan, daerah leher berwarna kekuningan dihiasi bercak kehitaman,ular mudanya tubuh berwarna lebih gelap atau kehitaman dihiasi belang-belang kecil berwarna putih atau kekuningan
Ekologi (Tingkah Laku) : diurnal (aktif di siang hari)
Diet (Makanan) : kadal,mamalia kecil,amfibia,burung, hewan pengerat,ular lain
Reproduksi : ovipar
Musim Reproduksi : musim hujan
Jumlah anak/Telur : 7-43
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : -
Penangkaran : -
Notes : Ular ini terutama menyukai lokasi yang ditumbuhi bambu dan juga kawasan hutan mangrove. Selain itu jika marah, ular ini akan mengangkat bagian depan badannya, mengembangkan lehernya membentuk sendok (seberti kobra lain pada umumnya), memperlihatkan taringnya dan mendesis nyaring.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id58766/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ular_lanang
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : Thoughtco