18/FEBRUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Monopterus albus
Nama English :Asian Swamp Eel, Rice Eel
Nama Lokal : Belut Sawah, Lindung (Sunda), Welut (Jawa)
Penemu : Vasily Fedorovich Zuev (Zuiew)
Sinonim :
"Muraena alba Zuiew, 1793
Fluta alba (Zuiew, 1793)
Monopterus alba (Zuiew, 1793)
Pneumabranchus cinereus McClelland, 1844
Monopterus cinereus (McClelland, 1844)
Synbranchus grammicus Cantor, 1842
Symbranchus grammicus Cantor, 1842
Apterigia immaculata Basilewsky, 1855
Aptergia immaculata Basilewsky, 1855
Unibranchapertura laevis Lacépède, 1803"
Biogeografi : Asli dari Asia Timur dan Tenggara (India, China, Jepang, hingga Indonesia). Spesies ini juga telah menjadi spesies invasif di beberapa wilayah Amerika Serikat karena kemampuannya beradaptasi dengan cepat.
Ekologi (Habitat) : Menghuni perairan dangkal yang berlumpur, seperti sawah, rawa, saluran irigasi, dan tepi sungai. Mereka mampu bertahan hidup di lingkungan dengan kadar oksigen rendah karena bisa menghirup udara langsung.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Actinopterygii
Ordo:Synbranchiformes
Famili:Synbranchidae
Genus:Monopterus
species: Monopterus albus
Similar species/ species Fosil :
"species Monopterus albus (Zuiew, 1793) - Oriental Swamp Eel
species Monopterus bicolor Nguyen & Nguyen, 2005
species Monopterus dienbienensis Nguyen & Nguyen, 2005
species Monopterus javanensis Lacépède, 1800"
Subspesies :-
Status Konservasi:
IUCN : LC (Least Concern/Risiko rendah)
CITIES :
Morfologi :
-panjang : 240-375 mm 1000 mm.
Fisiologi :
-Warna: Bagian atas umumnya cokelat zaitun kusam hingga gelap, sedangkan bagian perut berwarna lebih cerah, kuning-oranye, atau kemerahan.
-Kulit: Tidak bersisik, licin, dan menghasilkan lendir pelindung yang tebal.
-Kepala: Bulat, dengan rahang atas sedikit lebih tebal dan menutupi rahang bawah. Mata berukuran kecil dan tertutup oleh lapisan kulit tipis.
-Mulut & Gigi: Posisi mulut terminal (di ujung kepala) dan lebar. Memiliki dua baris gigi rahang yang runcing.
-Sirip: Tidak memiliki sirip dada (pectoral) maupun sirip ekor (caudal). Sirip punggung (dorsal) dan anal tereduksi menjadi lipatan kulit tipis yang menyatu di ujung ekor.
-Respirasi: Menggunakan insang yang bukaan insangnya bergabung menjadi satu celah sempit di bawah kepala. Selain itu, belut ini mampu bernapas menggunakan kulit.
-Hermafrodit Protogini: Mengalami perubahan jenis kelamin, di mana individu muda berukuran kecil adalah betina, dan seiring pertumbuhan (di atas 40-50 cm) akan berubah menjadi jantan.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal
Diet (Makanan) : Memangsa cacing, krustasea kecil, katak, siput, dan larva serangga.
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi : November - Desember
Jumlah anak/Telur :200–1.000 butir telur
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar :7–10 tahun.
Penangkaran :12 tahun
Notes : Belut sawah memiliki nilai ekonomis yang tinggi di Asia sebagai sumber protein. Keunikan biologisnya yang paling menonjol adalah kemampuannya mengubah jenis kelamin (transisi dari betina ke jantan) dan kemampuannya berpindah antar sumber air dengan merayap di atas tanah yang basah.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 6.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 178-180.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 38 & 39.
- DK e.encylopedia fauna hlm 126-154
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
- Pustaka Alam Life Ikan 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
- Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
- Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar Eko Budi Kuncoro.
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto.
Referensi :
-https://share.google/ozP8sZJOMULLYqUWV
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id335005/
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id338046/
-https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=53511
-https://www.inaturalist.org/observations/331251614
Penulis : Suaizam
Editor : Dila
Foto By :Inaturalist|msl1