SEPTEMBER/4/2025 - 16.00| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Dendroaspis polylepis
Nama English : Black Mamba
Nama Lokal : Ular Mamba Hitam
Penemu : (Günther, 1864)
Sinonim : Dendroaspis polylepis polylepis(Günther, 1864),;Dendraspis polylepis(Günther, 1864).;Dendraspis angusticeps(Boulenger, 1896).;Dendraspis antinorii(Peters, 1873).;Dendroaspis polylepis antinorii.;(Peters, 1873).
Biogeografi : Afrika sub-Sahara Burkina Faso , Kamerun , Republik Afrika Tengah , Republik Demokratik Kongo , Sudan Selatan , Etiopia , Eritrea , Somalia , Kenya , Uganda , Tanzania , Burundi , Rwanda, Mozambik , Eswatini , Malawi , Zambia , Zimbabwe , Botswana , Afrika Selatan , Namibia , dan Angola.
Ekologi (Habitat) :
- Hutan Tropis & Hutan Hujan
- Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Serpentes
Family: Elapidae
Genus: Dendroaspis
Species: D. polylepis
Similar species/ species Fosil :
- Dendroaspis angusticeps (A. Smith, 1849), Green Mamba.
- Dendroaspis jamesoni (Traill, 1843)
- Dendroaspis polylepis (Günther, 1864), Black Mamba.
-Dendroaspis polylepis
- Dendroaspis viridis (Hallowell, 1844) West African Green Mamba.
Subspesies :
- Dendroaspis polylepis antinori (Peters, 1873).
- Dendroaspis polylepis polylepis (Günther, 1864.
Status Konservasi: LC (Least Concern/Risiko rendah)
Morfologi :
Panjang tubuh : 2,3Meter -4,3
Fisiologi :
Kepala: Pipih dan menyerupai bentuk peti mati, suatu karakteristik yang berkaitan dengan keberadaan kelenjar racun dan otot di area tersebut.
Mulut : berwarna hitam pekat, yang ia tunjukkan sebagai tanda peringatan ketika merasa terancam.
Tubuh : Langsing dan ramping, memungkinkannya bergerak dengan cepat.
Warna : Warna kulitnya umumnya abu-kecoklatan atau cokelat muda, dengan bagian bawah berwarna lebih terang.
Taring : Mamba Hitam memiliki taring depan yang permanen dan tidak bisa ditarik. .
Ekologi (Tingkah Laku) : (Diurnal) aktif pada pagi & siang hari
Diet (Makanan) : burung dan mamalia kecil, seperti tikus, mencit, dan kelelawar.
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi :September - Februari.
Jumlah anak/Telur : 6-17 Telur
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 12-20 Tahun
Penangkaran : 11 Tahun
Notes : Mamba hitam bersifat terestrial dan arboreal . Di tanah, ia bergerak dengan kepala dan leher terangkat, dan biasanya menggunakan gundukan rayap, liang terlantar, celah batu, dan celah pohon sebagai tempat berlindung. Bisa ular ini terutama bersifat neurotoksik , dan gejalanya sering tampak dalam 10 menit. Tanda-tanda neurologis awal yang menunjukkan envenomasi parah meliputi rasa logam , kelopak mata terkulai ( ptosis ) dan gejala kelumpuhan bulbar secara bertahap.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
Referensi :
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Black_mamba
https://www.biolib.cz/en/taxon/id58734/
https://animals.howstuffworks.com/reptiles/black-mamba.htm
Penulis : Ali Ma'ruf
Editor : M. Sifa Ramadhan.
Foto by : Vladimír Motyčka | Germany, Tierpark Berlin