Chitala Borneensis

Chitala Borneensis

Chitala Borneensis

Pisces (Ikan)
Selasa, 26 Agustus 2025
Ali Maruf
5 Views

Agustus/27/2025 - 01.45| PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Chitala borneensis

Nama English : Indonesian featherback

Nama Lokal :  ikan Belida Kalimantan. 

 

Penemu : Bleeker, 1851.

Sinonim : Notopterus borneensis Bleeker, 1851. ;Notopterus maculosus Bleeker, 1851

Biogeografi : (Indonesia)Sumatra, Borneo, & Malay Peninsula,.

Ekologi (Habitat) : - Sungai & Air yang Mengalir, Danau. 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Actinopterygii

Order: Osteoglossiformes

Family: Notopteridae

Genus: Chitala

Species: C. borneensis

Similar species/ species Fosil : 

- species Chitala blanci (d'Aubenton, 1965), Indochina Featherback. 

- species Chitala borneensis (Bleeker, 1851).

- species Chitala chitala (Hamilton, 1822), Clown Knifefish. 

- species Chitala hypselonotus (Bleeker, 1852).

- species Chitala lopis (Bleeker, 1851) - Giant Featherback. 

- species Chitala ornata (Gray, 1831) - Clown Featherback

Subspesies : - 

Status Konservasi: LC (Least Concern/Risiko rendah)

Morfologi : 

Panjang : 56 cm

Berat : 1,5kg - 7kg

Fisiologi : 

Tubuh :  memiliki tubuh yang panjang, ramping, dan berbentuk seperti pisau, sesuai dengan namanya. 

Sirip : Mereka tidak memiliki sirip perut dan sirip punggung. Sirip dubur mereka sangat panjang, membentang hampir di seluruh bagian bawah tubuh, dan digunakan sebagai sumber utama penggerak saat berenang. 

Warna : Memiliki warna emas keperakan pucat, bintik-bintik hitam di sirip ekor dan bagian tubuh bawah. 

Ekologi (Tingkah Laku) : Nokturnal : aktif pada malam hari.

Diet (Makanan) : serangga air, udang, siput, dan ikan kecil, yang menunjukkan strategi mencari makan yang aktif

Reproduksi : Ovipar

Musim Reproduksi : -

Jumlah anak/Telur :282-907 butir pemijahan buatan. 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : 8 - 10 tahun

Penangkaran : 10-15 tahun

Notes : Chitala borneensis adalah spesies belida yang dilindungi di Indonesia berdasarkan. 

Status konservasinya perlu dievaluasi lebih lanjut karena populasinya mengalami penurunan dari waktu ke waktu. 

Sumber Pustaka : Pisces :

- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.

- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 6.

- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153. 

- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 178-180.

- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.

- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.

- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 38 & 39.

- DK e.encylopedia fauna hlm 126-154

- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi

- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.

- Pustaka Alam Life Ikan 1979-1987.

- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN 1989.

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam ikan Air Laut  (Satrio Yudhoyono). 

- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira). 

- Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana). 

- Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition

- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar Eko Budi Kuncoro. 

- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto. 

Referensi : 

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Indonesian_featherback

https://www.biolib.cz/en/taxon/id335435/

https://www.thai-fishing.com/fish-species-giant-featherback/

 

Penulis :  Ali Ma'ruf

Editor : M. Sifa Ramadhan

Foto By :IG | selene_nabieofficial