19/JANUARI/2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Carassius auratus indigentiaus
Nama English :Green Crucian Carp / Dongting Crucian Carp.
Nama Lokal : Ikan Karper Hijau / Krusian Dongting, Dongting Jiyu
Penemu : Yang, 2011
Sinonim : -
Biogeografi : Endemik di China, khususnya di wilayah Danau Dongting (terutama di perairan marjinal seperti Danau Beimin), Provinsi Hunan.
Ekologi (Habitat) :Sungai & Air yang Mengalir, Danau.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii (Ikan bersirip kipas)
Order: Cypriniformes
Family: Cyprinidae
Genus: Carassius
Species: Carassius auratus
Subspesies: Carassius auratus indigentiaus
Similar species/ species Fosil :-
Subspesies :
-subspecies Carassius auratus argenteaphthalmus Nguyen, 2001
-subspecies Carassius auratus auratus (Linnaeus, 1758) - Goldfish
Carassius auratus auratus
-subspecies Carassius auratus buergeri Temminck & Schlegel, 1846
-subspecies Carassius auratus grandoculis Temminck & Schlegel, 1846
Carassius auratus grandoculis
-subspecies Carassius auratus indigentiaus Yang, 2011
Status Konservasi:DD (Data Deficient/Kekurangan data)
Morfologi :
-Panjang rata-rata 120-170 mm, namun bisa mencapai 410 mm (41 cm) di alam liar.
-
Fisiologi :
-Bentuk: Tubuh memanjang (elongated), tebal, dan kekar (robust), tidak bulat atau pendek seperti koki hias.
-Punggung: Sedikit terangkat (elevated back).
-Kepala: Pendek, berbentuk segitiga lebar, dan tanpa sisik.
-Warna: Berbeda dengan koki hias yang merah/oranye, C. auratus liar berwarna zaitun-perunggu (olive-bronze), hijau zaitun, keabu-abuan, atau emas tua di bagian atas.
-Perut: Berwarna putih keperakan.
Sisik: Tipe sisik sikloid (cycloid) dengan 25-31 sisik pada garis rusuk (lateral line).
-Mulut: Terminal (berada di ujung tengah) dan tanpa sungut (barbels).
-Sirip Punggung (Dorsal): Panjang, terdiri dari 15-21 jari-jari, dan memiliki duri keras bergerigi di pangkalnya.
-Sirip Dubur (Anal): Memiliki duri keras bergerigi.
-Sirip Ekor: Umumnya bercabang (forked).
-Nuptial Tubercles (Jantan): Saat memijah, ikan jantan memiliki bintik-bintik kecil (tuberkel) pada operkel (penutup insang) dan kadang pada sirip dada.
-Mata: Lebar dan besar.
Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal
Diet (Makanan) : Memakan alga, detritus, tanaman air, serta zooplankton dan bentos kecil.
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi :Maret - Juni
Jumlah anak/Telur : ribuan hingga puluhan ribu butir telur per musim.
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar :5–10 tahun
Penangkaran :10–15 tahun
Notes : Subspesies ini sangat dihargai di industri akuakultur China karena kualitas dagingnya yang unggul dan laju pertumbuhan yang sangat cepat. Berat individu satu tahun dapat mencapai 400 gram, dan dewasa maksimal dapat mencapai lebih dari 1,2 kg.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 6.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 178-180.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 38 & 39.
- DK e.encylopedia fauna hlm 126-154
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.
- Pustaka Alam Life Ikan 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam ikan Air Laut (Satrio Yudhoyono).
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Ikan Air Tawar (Keyla Nazira).
- Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).
- Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar Eko Budi Kuncoro.
- ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto.
Referensi :
-https://www.biolib.cz/en/taxon/id15555/
-
Penulis : Dilla Putri
Editor : Ali Maruf
Foto By : Journal of Aquaculture – Bamidgeh