September/10/2025- 05.00| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Bungarus caeruleus
Nama English : Common krait
Nama Lokal : Katang Benggala
Penemu : Schneider, 1801
Sinonim : -
Biogeografi : Sindh hingga Benggala Barat, di seluruh India Selatan, dan Sri Lanka
Ekologi (Habitat) : hutan tropis, hutan semak daerah pemukiman
Taksonomi & Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Squamata
Suborder: Lepidosauria
Family: Elapidae
Genus: Bungarus
Species: Bungarus caeruleus
Similar species/ species Fosil
- Bungarus andamanensis (Biswas & Sanyal, 1978),South Andaman krait.
- Bungarus bungaroides (Cantor, 1839), Northeastern hill krait.
- Bungarus caeruleus (Schneider, 1801) - Common krait
- Bungarus candidus (Linnaeus, 1758), Malayan krait.
- Bungarus ceylonicus (Günther, 1864), Sri Lankan krait.
- Bungarus fasciatus (Schneider, 1801), Banded Krait.
- Bungarus flaviceps (Reinhardt, 1843).
- Bungarus lividus (Cantor, 1839) Lesser black krait.
- Bungarus magnimaculatus Wall & Evans, 1901),Burmese krait.
- Bungarus multicinctus (Blyth,1861 - Many), banded krait.
- Bungarus niger (Wall, 1908),Black krait.
- Bungarus persicus (Abtin, Nilson, Mobaraki) ,(Hosseini & Dehgannejhad, 2014)
- Bungarus sagittatus (Aksornneam, Rujirawan, Yodthong, Sung & Aowphol, 2024).
- Bungarus sindanus (Boulenger, 1897), Sind krait.
- Bungarus slowinskii (Kuch, Kizirian, Nguyen, Lawson, Donnelly & Mebs, 2005), Red River krait.
- Bungarus suzhenae (Chen, Shi, Vogel, Ding & Shi, 2021).
- Bungarus walli (Wall, 1907).
Subspesies : -
Status Konservasi: LC (Least Concern/resiko rendah)
Morfologi : Panjang 9-175 cm (Jantan lebih panjang dari betina dan ekor yang lebih panjang)
Fisiologi : Kepalanya datar, lehernya tidak terlihat, tubuhnya silindris meruncing ke arah ekor, ekornya pendek dan membulat, matanya agak kecil dengan pupil membulat, pslindung kepala normal, tanpa loreal, empat pelindung muncul di sepanjang tepi bibir bawah, supraokular ketiga dan keempat menyentuh mata, sisik-sisiknya sangat halus dalam 15-17 baris, baris ruas tulang belakangnya tampak membesar dan berbentuk heksagonal, jumlah ventral 185-225 kaudal 37–50 utuh, warnanya hitam atau hitam kebiruan dengan sekitar 40 garis melintang tipis berwarna putih
Ekologi (Tingkah Laku) : Nocturnal
Diet (Makanan) : memangsa ular lain, termasuk ular air, dan terkadang ikan
Reproduksi : ovipar
Musim Reproduksi : pertengahan musim hujan (Mei-Agustus)
Jumlah anak/Telur : 6-14 telur
(Chronialogi) Masa Hidup : 8-12 tahun
Alam liar : -
Penangkaran : Jarang ditangkarkan karena sifatnya berbahaya
Notes : Spesies ini memiliki bisa neurotoksin yang menyerang sistem saraf, Spesies ini pemalu, tidak agresif, dan hanya menggigit jika terdesak. Namun, gejala gigitannya bisa berupa kelumpuhan otot, gangguan pernapasan, dan jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal. Ular jenis ini berbahaya jika terganggu atau diprovokasi, tapi tidak aktif mencari manusia.
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id183577/
https://id.wikipedia.org/wiki/Katang_benggala
https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Katang_benggala
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : The reptile database