Arapaima Gigas

Arapaima Gigas

Arapaima Gigas

Pisces (Ikan)
Selasa, 10 Juni 2025
Ali Maruf
64 Views

10/JUNI/2025 - 21.00| PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Arapaima gigas

Nama English : Arapaima, Giant Arapaima

Nama Lokal :  Arapaima, Pirarucu, Paiche


 

Penemu :Schinz, 1822


 

Sinonim :

Sudis gigas Schinz, 1822

Sudis gigas G. Cuvier, 1829 (ambiguous)

Arapaima gigas (G. Cuvier, 1829) (ambiguous)

Sudis pirarucu Spix & Agassiz, 1829 (ambiguous).

Vastres mapae Valenciennes, 1847. 

Vastres cuvieri Valenciennes, 1847.

Vastres agassizii Valenciennes, 1847.

Vastres arapaima Valenciennes, 1847.


 

Biogeografi : Sungai Amazon dan hutan basah Tocantins–Araguaia–Maranhão.


 

Ekologi (Habitat) :

- Tanah Rawa & semua badan air, danau, kolam, payau, kubangan, Rawa. 

-Sungai & Air yang Mengalir, Danau. 


 

Taksonomi & Klasifikasi:

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Actinopterygii

Order: Osteoglossiformes

Family: Arapaimidae

Genus: Arapaima

Species: A. gigas


 

Included & Paleo Spesies : 5/0

- species Arapaima agassizii (Valenciennes, 1847) - Agassiz's arapaima

-species Arapaima arapaima (Valenciennes, 1847)

- species Arapaima gigas (Schinz, 1822) - Giant Arapaima

-species Arapaima leptosoma Stewart, 2013, Slender arapaima

-species Arapaima mapae (Valenciennes, 1847) - Mapa arapaima


 

Paleo : (-) 

Subspesies: (-) 


 

Status Konservasi:

IUCN : EN (Terancam) 

CITES :Appendix II


 

Morfologi :

Panjang : 200cm - 450cm

Berat : 200 Kg


 

Fisiologi : 

Kepala .: Lebar dan agak pipih ke arah dorsal dengan sensor sensorik yang sensitif.

Mulut :Tipe superior (menghadap ke atas), sangat lebar dengan gigi-gigi kecil namun tajam.

Lidaj : Sebagai anggota ordo Osteoglossiformes (ikan lidah-tulang), Arapaima memiliki lidah yang kasar dan bertulang yang berfungsi bersama dengan gigi di langit-langit mulut untuk menghancurkan mangsa. Di beberapa wilayah Amazon, lidah yang dikeringkan sering digunakan oleh penduduk lokal sebagai alat pengikir atau parutan kayu

Tubuh : Berbentuk silindris (torpedo) di bagian depan dan memipih di bagian belakang; ditutupi sisik besar, keras, dan berlapis mineral keras (seperti zirah).

Ekor :Membulat (rounded caudal fin) dan sangat kuat untuk lonjakan kecepatan.

Sirip Dorsal :Terletak jauh di bagian belakang tubuh, berdekatan dengan sirip anal.

Sirip Ventral : Berukuran kecil, terletak di bagian bawah perut.

sisik : Sisik Arapaima gigas dikenal sebagai salah satu material biologis terkuat di alam. Sisik ini memiliki struktur berlapis dengan lapisan luar yang termineralisasi keras dan lapisan dalam yang fleksibel namun tangguh (terdiri dari kolagen), memungkinkannya bertahan dari gigitan piranha tanpa retak.


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal (lebih aktif di siang hari saat muncul ke permukaan untuk bernapas).


 

Diet (Makanan) :  ikan yang lebih kecil (seperti piranha), katak, burung, dan juga mamalia kecil yang berenang.


 

Reproduksi : Ovipar 

Musim Reproduksi :  April dan Mei

Jumlah Anak/Telur : 10.000 – 50.000 telur.


 

(Longevity) Masa Hidup :

Alam liar:15 – 20 Tahun

Penangkaran : 20 tahuntambahkan


 

Notes : Ikan arapaima pertama kali diperkenalkan ke wilayah Madre de Dios di Peru pada tahun 1976 untuk diternakkan dan dikonsumsi. Saat ini, peternakan arapaima juga terdapat di Thailand, Malaysia, dan Indonesia (terutama di Sumatra dan Jawa). Mereka  membangun sarang di dasar berpasir. Arapaima gigas, juga dikenal sebagai pirarucu atau paiche, memiliki fisiologi yang unik, terutama terkait dengan mekanisme pernapasannya .  Ikan ini merupakan spesies air tawar yang wajib bernapas udara ,  harus muncul ke permukaan setiap 5-20 menit sekali untuk menghirup udara, tergantung ukurannya.Status Hukum di Indonesia Di Indonesia, Arapaima gigas termasuk dalam daftar ikan yang dilarang pemasukan, pembudidayaan, peredaran, serta pengeluarannya ke dalam wilayah negara RI. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014, karena dikategorikan sebagai spesies invasif yang dapat merusak ekosistem perairan asli dan memangsa ikan lokal.Di habitat aslinya, populasi mereka menurun drastis karena dagingnya yang sangat bernilai (sering disebut sebagai "cod Amazon"). Karena mereka harus muncul ke permukaan untuk bernapas, ikan ini menjadi target mudah bagi nelayan yang menggunakan tombak (harpun).



 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 188-220.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

PSC-EBDH-6 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 6.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 142-155.

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-HDITL-BA (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Binatang Air

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 17

GEN-KPBA-KddA (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan di dalam Air hlm 62-103

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-WWP-KDA (1988) Widya Wiyata Kehidupan dalam Air

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 129.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 178-180.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 142-153.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 48-55.

GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 46-50.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 86-104.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 32.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 38 & 39.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 126-154.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

PSC-ESS-5 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 5 Ikan & Amfibi.

​​PSC-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Ikan (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

PSC-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna IKAN (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

PSC-DS-IHT (2007) — Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar (Darti Setya Lesmana).

PSC-PS-BDIH (2009)—Budi Daya Ikan Hias Air Tawar Populer.

PSC-EBK-T (2011) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Tawar (Eko Budi Kuncoro).

PSC-EBK-L (2009) — ENSIKLOPEDIA POPULER Ikan Air Laut (Eko Budi Kuncoro & F.E. Ardhi Wiharto).

PSC-RFIP (2001) — Reef Fishes of the Indo Pacific 2nd Edition.

GEN-EMK-HMBA(2007)—Hiu dan Monster Bawah Air

PSC-NA-RSBN (2010)—Rahasia Sukses Budidaya Ikan Nila.


 

Referensi :

https://www.biolib.cz/en/taxon/id139596/ https://id.m.wikipedia.org/wiki/Arapaima_raksasa

https://www.fischlexikon.eu/mobile/fische-suchen.php?fisch_id=0000000702&search_key=


 

Penulis : Ali Setyaki

Editor : Suaizam

Foto by : iNaturalis | Brian Gratwicke