Oktober/8/2025-08.55| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Alligator sinensis
Nama English : Chinese Alligator
Nama Lokal : Aligator tiongkok
Penemu : Fauvel, 1879
Sinonim : Caigator sinensis (Fauvel, 1879)
Biogeografi : Cina
Ekologi (Habitat) : rawa-rawa, sungai, kolam, laguna, danau
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Reptilia
Order: Crocodilia
Suborder: Eusuchia
Family: Alligatoridae
Genus: Alligator
Species: Alligator sinensis
Similar species/ species Fosil :
-species Alligator mississippiensis (Daudin, 1802) - American Alligator
-species Alligator sinensis Fauvel, 1879 - Chinese Alligator
Fosil :
-species Alligator munensis Darlim, Suraprasit, Chaimanee, Tian, Yamee, Rugbumrung, Kaweera & Rabi, 2023 †
Subspesies : -
Status Konservasi: CR (Critically Endangered/kritis)
Morfologi : panjang 1,5–2,1 meter (5–7 kaki) dan berat 36–45 kilogram (80–100 pon) saat dewasa
Fisiologi : hampir seluruhnya berwarna hitam atau abu-abu gelap saat dewasa; memiliki moncong pendek dan lebar mengarah sedikit ke atas dan menyempit di ujungnya; kepalanya kuat, lebih kuat daripada aligator Amerika; memiliki 72–76 gigi yang mana 13–14 adalah rahang atas , lima premaksila , dan 18–19 rahang bawah; memiliki hingga 17 baris sisik di seluruh tubuhnya, yang lembut di perut dan sampingnya dan lebih kasar di punggungnya; kelopak mata atasnya memiliki lempeng tulang yang tidak ada pada aligator Amerika; Ekornya lebih lebar daripada aligator Amerika dan tidak memiliki kaki berselaput , berbeda dengan aligator Amerika
Ekologi (Tingkah Laku) : nokturnal (saat musim panas)
Diet (Makanan) : ikan, invertebrata; seperti krustasea , serangga , remis , kerang , dan siput, hewan pengerat, mamalia kecil, burung air
Reproduksi : ovipar
Musim Reproduksi : awal musim panas (pertengahan Juni)
Jumlah anak/Telur : 20-30 telur
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : -
Penangkaran : -
Notes : Sebagai spesies yang jinak, ia umumnya tidak sengaja menyakiti manusia. Namun, dapat berbahaya bagi manusia jika ia merasa terancam atau diprovokasi yang menyebabkan luka serius meskipun gigitannya tidak berbisa
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 146-168.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 4.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 80-103.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi. Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 184-186.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 40-45.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 74-84.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 42-44.
- DK e.encylopedia fauna hlm 168-189.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 7 Reptil & Dinosaurus.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 126-140.
- Pustaka Alam Life Reptil 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Reptil & Amfibi 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Reptil (Jodi Andrea).
- NATIONAL GEOGRAPHIC Kids (REPTILPEDIA) CHRISTINA WILSDON.
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id42928/
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Chinese_alligator
Penulis : Vivi Yunita
Editor : Ali Maruf
Foto By : Michal Sloviak | BioLib