Spesis Punah Po'ouli: Akhir Tragis Sang Penyintas Terakhir dari Haleakalā

Spesis Punah Po'ouli: Akhir Tragis Sang Penyintas Terakhir dari Haleakalā

Spesis Punah Po'ouli: Akhir Tragis Sang Penyintas Terakhir dari Haleakalā

Status: Active
08 Jun 2026
Dsn Mamalia
84 Views

5 /Juni /2026  | Nova & Extinct PARAMIDSN


 

(Aves | 1973 ) Melamprosops phaeosoma | Casey & J. D. Jacobi, 1974 | Gunung Haleakalā | Hawaii (PUNAH : 2024) 



 

Surabaya,Paramidsn.com-   ​Di lereng Gunung Haleakalā yang berkabut di Maui, Hawaii, pernah hidup satu dari sekian keajaiban evolusi yang paling misterius: Po'ouli (Melamprosops phaeosoma). Ditemukan pertama kali pada tahun 1973, burung ini bukan sekadar spesies biasa. Ia adalah satu-satunya anggota dari seluruh genusnya, sebuah garis keturunan unik yang tidak memiliki kerabat dekat di mana pun di bumi, seolah menjadi teka-teki biologis yang berdiri sendiri.


 

Etimologi Nama

​Nama "Po'ouli" diambil dari bahasa Hawaii yang secara harfiah berarti "kepala hitam" (po'o berarti kepala, dan uli berarti hitam atau gelap). Nama ini merujuk pada ciri fisik burung tersebut yang memiliki "topeng" atau bercak bulu berwarna hitam pekat di sekitar area mata dan wajahnya.

​Secara ilmiah, nama genus dan spesiesnya pun memiliki arti tersendiri:

Melamprosops: Berasal dari bahasa Yunani melas (hitam), prosopon (wajah), dan ops (mata/wajah), yang secara deskriptif mengacu pada tampilan wajahnya yang gelap.

Phaeosoma: Juga berasal dari bahasa Yunani phaios (kelabu/cokelat tua) dan soma (tubuh), menggambarkan warna bulu tubuhnya yang dominan berwarna kecokelatan.


 

​Kisah Kepunahan yang Menyayat Hati

​Keberadaan Po'ouli terdeteksi terlambat. Saat dunia ilmiah menyadari betapa kritisnya populasi mereka, mereka sudah berada di ambang jurang kepunahan. Memasuki milenium baru sekitar tahun 2000, hanya tersisa tiga individu di alam liar. Situasi ini menjadi semakin tragis karena ketiga burung tersebut hidup terisolasi dengan jarak beberapa kilometer, sebuah jarak yang bagi mereka tidak memungkinkan untuk bertemu dan berkembang biak secara alami.

​Dalam upaya putus asa untuk menyelamatkan spesies ini, para ilmuwan mencoba melakukan relokasi pada tahun 2002 dengan memindahkan satu individu ke wilayah lain, namun burung tersebut terbang kembali ke habitat asalnya keesokan harinya.


 

Upaya pemulihan individu

​Pada September 2004, sebuah upaya terakhir dilakukan. Para peneliti berhasil menangkap individu terakhir yang diketahui seekor burung jantan dengan satu mata. Ia dibawa ke pusat konservasi dengan harapan dapat dipasangkan dengan sisa burung lain yang dicari dengan panik di hutan. Namun, harapan itu pupus. Selama beberapa minggu, burung jantan tersebut melemah. Pada 26 November 2004, dalam kondisi terlalu lemah untuk sekadar bertengger, ia mengembuskan napas terakhirnya di atas handuk kecil. Dengan kematiannya, satu genus burung yang telah bertahan selama jutaan tahun di hutan hujan Hawaii resmi punah selamanya.


 

​Klasifikasi dan Taksonomi

​Berikut adalah klasifikasi ilmiah dari Po'ouli (Melamprosops phaeosoma):

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Ordo: Passeriformes

Famili: Fringillidae

Genus: Melamprosops

Spesies: Melamprosops phaeosoma

​Notes : ​Hilangnya spesies ini telah terdokumentasi dalam berbagai laporan ilmiah mengenai keanekaragaman hayati Hawaii. Salah satu referensi utama yang mengulas kondisi dan upaya konservasi terhadap spesies ini hingga kepunahannya dapat dirujuk melalui DOI di bawah kami sertakan. 


 

Penulis: Ali Setyaki

Editor: Agung Monche

Foto by : Wikipedia

Link & DOI: 10.1650/7750

(Sumber: Pratt, T. K., et al. (2009). "Ornithological Monographs No. 64: Conservation Biology of Hawaiian Forest Birds: Implications for Island Avifauna").

 : 





 

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.