Spesies Baru Tokek Batu Kalinga (Hemidactylus kalinga), Penghuni Tebing Ghat Timur India

Spesies Baru Tokek Batu Kalinga (Hemidactylus kalinga), Penghuni Tebing Ghat Timur India

Spesies Baru Tokek Batu Kalinga (Hemidactylus kalinga), Penghuni Tebing Ghat Timur India

Status: Active
30 Jun 2026
Dsn Mamalia
47 Views

27/ JUNI 2026/ Nova & Extinct | PARAMIDSN


 

(Reptil | 2025 ) Hemidactylus kalinga | Pratyush P. Mohapatra, Sumidh Ray, Ashis K. Das, Bharath Bhupathi, Vivek Sarkar, Rakesh K. Mohalik, Manoj V. Nair dan Sushil K. Dutta | Ghats Timur Laut, Odisha, | India


 

[Herpetologi • 2025] Hemidactylus kalinga • Spesies Baru Hemidactylus Goldfuss, 1820 (Squamata: Gekkonidae) dari Ghats Timur Laut, Odisha, India


 

Surabaya,Paramidsn.com-   Kabar menarik datang dari India, tempat para herpetolog berhasil mendeskripsikan spesies baru tokek batu dari genus Hemidactylus. Spesies yang diberi nama Hemidactylus kalinga ini ditemukan di kawasan Eastern Ghats (Ghat Timur), negara bagian Odisha, dan menambah kekayaan keanekaragaman reptil di wilayah tersebut.


 

Morfologi  Tokek Sp.nov

Hemidactylus kalinga merupakan tokek berukuran besar yang hidup di kawasan berbatu dan hutan gugur. Analisis genetik menunjukkan bahwa spesies ini memiliki garis keturunan yang berbeda dari kerabat terdekatnya, sementara ciri-ciri morfologinya juga memperkuat statusnya sebagai spesies baru. Tokek ini dapat tumbuh hingga 105,4 mm panjang tubuh (SVL). Permukaan punggungnya dipenuhi sisik granular kecil yang bercampur dengan tuberkel besar berbentuk kerucut hingga segitiga yang tersusun dalam 15–19 baris memanjang. Tubuhnya berwarna cokelat kemerahan dengan empat pita terang melintang yang dibatasi warna cokelat tua atau hitam, sedangkan kepalanya tampak lebih terang dibanding tubuh. Spesies ini juga memiliki 22–26 pori femoral pada setiap sisi jantan, dipisahkan oleh lima sisik tanpa pori, serta hanya memiliki satu taji postkloaka pada masing-masing sisi. Kombinasi karakter tersebut membedakannya dari dua spesies saudara terdekatnya, yaitu Hemidactylus sushilduttai dan Hemidactylus kangerensis.

Hingga saat ini, Hemidactylus kalinga diketahui hanya menghuni kawasan Ghat Timur bagian utara Odisha. Mereka memiliki punggung dengan tuberkel besar yang tersusun cukup teratur, pola empat pita terang melintang di tubuh, satu taji postkloaka pada setiap sisi, serta jumlah pori femoral yang menjadi karakter diagnostik penting.


 

Persebaran & Habitat 

Habitatnya meliputi hutan gugur lembap, hutan gugur kering, singkapan batuan, serta tebing berbatu. Menariknya, tokek ini terkadang juga ditemukan memasuki bangunan atau permukiman manusia yang berada di dekat habitat alaminya. Penemuan ini semakin menegaskan bahwa kawasan Eastern Ghats merupakan salah satu pusat keanekaragaman hayati yang masih menyimpan banyak spesies yang belum dikenal ilmu pengetahuan. Eksplorasi lebih lanjut di kawasan ini diperkirakan masih akan menghasilkan penemuan reptil-reptil baru di masa mendatang. Mereka Menghuni singkapan batuan, tebing, hutan gugur lembap maupun kering di kawasan Eastern Ghats. Individunya juga sesekali dijumpai di bangunan atau permukiman yang berbatasan dengan habitat alami.


 

Etimologi

Nama spesies kalinga diambil dari Kalinga Ghati, sebuah rangkaian perbukitan di Eastern Ghats, Distrik Kandhamal, Odisha, yang menjadi lokasi tipe spesies ini ditemukan. Nama tersebut juga merujuk pada Kerajaan Kalinga, wilayah bersejarah yang dahulu mencakup sebagian besar Odisha bagian selatan. Julukan kalinga digunakan sebagai kata benda aposisi terhadap nama genus Hemidactylus.


 

Klasifikasi dan Taksonomi

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Reptilia

Order: Squamata

Suborder: Gekkota

Family: Gekkonidae

Genus: Hemidactylus

Species: Hemidactylus kalinga

Notes : Hemidactylus kalinga termasuk dalam kelompok tokek bertubuh besar dan bertuberkel dari klad Eastern Ghats. Penemuannya memperjelas hubungan evolusi kelompok Hemidactylus di India timur berdasarkan bukti morfologi dan genetik.
Sebagai predator serangga dan berbagai avertebrata kecil, spesies ini membantu menjaga keseimbangan populasi hewan kecil di ekosistem hutan berbatu maupun di sekitar permukiman.


 


 

Informasi publikasi : 

Pratyush P. Mohapatra, Sumidh Ray, Ashis K. Das, Bharath Bhupathi, Vivek Sarkar, Rakesh K. Mohalik, Manoj V. Nair dan Sushil K. Dutta. 2025. Spesies Baru  Hemidactylus  Goldfuss, 1820 (Squamata, Gekkonidae) dari Ghats Timur Laut, Odisha, India.  Herpetozoa.  38: 365-378. DOI:  doi.org/10.3897/herpetozoa.38.e175753  [01-12-2025]


 

Penulis :Dila

Editor : Ali Setyaki

Foto By : Pratyush P. Mohapatra, Sumidh Ray, Ashis K. Das, Bharath Bhupathi, Vivek Sarkar, Rakesh K. Mohalik, Manoj V. Nair dan Sushil K. Dutta

Link & Doi : doi.org/10.3897/herpetozoa.38.e175753  [01-12-2025]

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.