Spesies Baru Teripang Laut Mini Acanthotrochus verruciosseous, “bentuk seperti Cakram Krisna” dari Palung Aleutian

Spesies Baru Teripang Laut Mini  Acanthotrochus verruciosseous, “bentuk seperti Cakram Krisna” dari Palung Aleutian

Spesies Baru Teripang Laut Mini Acanthotrochus verruciosseous, “bentuk seperti Cakram Krisna” dari Palung Aleutian

Status: Active
30 Sep 2026
Dsn Mamalia
22 Views

29/SEPTEMBER/2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN


 

(Invertebrata | 2025 ) Acanthotrochus verruciosseous | Ogawa, Akito; Chen, Chong dan Sigwart, Julia D. | Di Palung Aleutian, Samudra Pasifik Utar


 

Invertebrata • 2025] Acanthotrochus verruciosseous • Spesies Acanthotrochus abisal baru (Holothuroidea: Apodida) dari Palung Aleutian, Samudra Pasifik Utar


 

SURABAYA, Paramidsn.com — Jauh di bawah permukaan Samudra Pasifik Utara, pada kedalaman lebih dari 5.000 meter, para peneliti menemukan spesies teripang laut dalam yang sebelumnya belum pernah dikenali oleh ilmu pengetahuan. Spesies tersebut diberi nama Acanthotrochus verruciosseous Ogawa, Chen & Sigwart, 2025. Spesies baru ini berasal dari Palung Aleutian (Aleutian Trench) pada kedalaman sekitar 5.272–5.325 meter. Penemuannya menjadi catatan penting karena genus Acanthotrochus sebelumnya belum diketahui menghuni wilayah Pasifik Utara dan belum pernah tercatat dari zona abisal bawah pada kedalaman tersebut.


 

hidup lebih dari 5 kilometer di bawah laut

Acanthotrochus verruciosseous termasuk Holothuroidea atau kelompok yang umum dikenal sebagai teripang/sea cucumber. Namun, berbeda dari banyak teripang yang dapat dijumpai di perairan dangkal, anggota genus Acanthotrochus merupakan kelompok yang sangat jarang ditemukan dan berasosiasi dengan lingkungan laut dalam.

Spesies baru ini diketahui memiliki panjang tubuh dewasa sekitar 10 mm, sehingga ukurannya sangat kecil. Meskipun tubuhnya mungil, struktur mikroskopis pada dinding tubuhnya justru menjadi salah satu karakter paling penting untuk mengenalinya.

Tubuhnya memiliki ossicle, yaitu struktur kapur mikroskopis yang berfungsi sebagai elemen penyokong dinding tubuh. Pada A. verruciosseous, ossicle berbentuk roda tipe acanthotrochid memiliki karakter yang sangat berbeda dibandingkan spesies Acanthotrochus lainnya. Roda tersebut mempunyai banyak tonjolan kecil seperti kutil pada bagian tepi dalam maupun luar. Selain itu, terdapat gigi yang mengarah keluar, sementara sisi luar roda yang cekung membentuk tonjolan yang mengarah ke dalam pada bagian dasar jari-jari di tepi dalam. Kombinasi karakter tersebut belum pernah ditemukan pada tiga spesies Acanthotrochus yang telah dideskripsikan sebelumnya. Karena itu, struktur ossicle menjadi salah satu dasar utama dalam membedakan spesies baru ini.


 

 Berbeda bentuk, DNA-nya juga terpisah

Identifikasi Acanthotrochus verruciosseous tidak hanya berdasarkan morfologi. Peneliti juga memperoleh data molekuler berupa sebagian urutan DNA ribosomal mitokondria 16S dari spesimen tipe. Enam spesimen tipe menghasilkan sekuens 16S dengan panjang sekitar 322–427 pasangan basa. Jarak genetik antarspesimen A. verruciosseous sangat kecil, sedangkan perbedaannya dengan Acanthotrochus mirabilis, spesies tipe genus, terlihat jelas. Hasil tersebut mendukung pengakuan A. verruciosseous sebagai spesies yang berbeda. Dengan demikian, keberadaan karakter morfologi yang unik dan perbedaan molekuler memberikan dua jalur bukti yang saling mendukung dalam penetapan spesies baru ini.


 

Memperluas  genus Acanthotrochus

Sebelum penemuan ini, Acanthotrochus telah diketahui dari beberapa kawasan laut dalam, termasuk Atlantik Utara, Samudra Hindia dan wilayah Antarktika. Kedalaman maksimum yang diketahui untuk genus tersebut sebelumnya sekitar 3.320 meter.

Penemuan A. verruciosseous pada kedalaman hingga 5.325 meter memperluas rentang batimetri genus ini secara signifikan. Lebih penting lagi, spesies tersebut menjadi catatan pertama genus Acanthotrochus dari Pasifik Utara. Artinya, dasar Palung Aleutian ternyata tidak hanya menjadi tempat bagi organisme yang telah dikenal sebelumnya, tetapi juga menyimpan anggota fauna laut dalam yang memiliki sejarah evolusi dan karakter morfologi tersendiri.



 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama Acanthotrochus verruciosseous berasal dari gabungan dua kata sifat Latin, verrucous yang berarti “berkutil” dan osseous yang berarti “bertulang”.

Nama tersebut merujuk langsung pada karakter unik ossicle roda spesies ini yang memiliki banyak tonjolan menyerupai kutil. Jadi, secara sederhana, verruciosseous dapat dimaknai sebagai “bertulang dengan tonjolan seperti kutil”. Nama genus Acanthotrochus sendiri berhubungan dengan karakter roda atau ossicle berduri yang menjadi ciri kelompok tersebut. Acanthotrochus verruciosseous merupakan bagian dari komunitas organisme yang hidup di lingkungan abisal Palung Aleutian, salah satu habitat laut dengan tekanan hidrostatik sangat tinggi, suhu rendah, kegelapan permanen dan ketersediaan makanan yang terbatas. Sebagai holothurian laut dalam, keberadaannya menambah informasi mengenai keanekaragaman fauna bentik di dasar laut. Kelompok Holothuroidea laut dalam pada umumnya berhubungan dengan pemanfaatan material organik yang mencapai dasar laut, sehingga keberadaan mereka menjadi bagian dari proses ekologis dasar laut dan siklus materi. Namun, fungsi ekologis spesifik A. verruciosseous termasuk jenis makanan, perilaku, peran dalam komunitas bentik dan kontribusinya terhadap siklus nutrien belum diketahui secara rinci. Karena spesies ini baru dideskripsikan dari sejumlah kecil spesimen, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami ekologinya.


 

Catatan Menarik Sp.nov

• Ukurannya kecil: panjang tubuh dewasa diperkirakan sekitar 10 mm.

• Habitat ekstrem: ditemukan pada kedalaman 5.272–5.325 meter.

• Rekor persebaran: menjadi catatan pertama Acanthotrochus dari Pasifik Utara.

• Rekor kedalaman: memperluas batas kedalaman genus dari sekitar 3.320 meter menjadi lebih dari 5.300 meter.

• “Rangka roda” unik: memiliki ossicle acanthotrochid dengan banyak tonjolan kecil seperti kutil.

• Bukti molekuler: DNA mitokondria 16S menunjukkan pemisahan yang jelas dari A. mirabilis.

• Lingkungan masih misterius: penemuan ini memperlihatkan bahwa Palung Aleutian masih menyimpan keanekaragaman organisme yang belum sepenuhnya diketahui ilmu pengetahuan.


 

Klasifikasi & Taksonomi

Kingdom: Animalia

Phylum: Echinodermata

Subphylum: Echinozoa

Class: Holothuroidea

Order: Apodida

Family: Myriotrochidae

Genus: Acanthotrochus 

Species: Acanthotrochus verruciosseous 

Notes: basis data WoRMS yang diperbarui kemudian mencantumkan A. verruciosseous sebagai spesies valid dalam genus Acanthotrochus. Beberapa basis data saat ini menampilkan tahun nomenklatur 2026, mengikuti publikasi volume Bulletin of Marine Science yang terbit pada 2026, sementara materi dan DOI penelitian mencantumkan karya tersebut sebagai publikasi 2025.Penemuan Acanthotrochus verruciosseous menunjukkan bahwa bahkan organisme berukuran hanya sekitar satu sentimeter dapat membawa informasi besar mengenai sejarah kehidupan laut dalam. Dari roda mikroskopis yang memiliki tonjolan seperti kutil hingga habitat lebih dari lima kilometer di bawah permukaan laut, spesies ini memperluas pemahaman mengenai persebaran dan keragaman Holothuroidea di lingkungan abisal.


 

Informasi & Publikasi

Ogawa, Akito; Chen, Chong dan Sigwart, Julia D. 2025. Spesies Abyssal Baru  Acanthotrochus  (Holothuroidea: Apodida) dari Palung Aleutian, Samudra Pasifik Utara.  Buletin Ilmu Kelautan.  DOI:  doi.org/10.5343/bms.2025.0092 

 x.com/squamiferum /status/ 2001017902213079083



 

Penulis: Ali Setyaki

Editor: Agung Monche

Link & DOI:  doi.org/10.5343/bms.2025.0092 

 x.com/squamiferum /status/ 2001017902213079083

 :

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.