3/ JULI /2026 | Nova & Extinct | PARAMIDSN
(Invertebrata | 2025 ) Eresus rubrocephalus | János Gál, Gábor Kovács, Zoltán Vincze, Gergő Keve, Barna Páll-Gergely, Richárd Bagyó, Enikő Fehér, Krisztina Bali dan Eszter Kaszab. | Maroko
[Arachnida • 2025] Eresus rubrocephalus • Si Aneh Berwarna Merah— Laba-laba Kepik Baru (Araneae: Eresidae) dengan warna yang tidak biasa dari Maroko
Surabaya, PARAMIDSN.com – Dunia araknologi kembali mencatat penemuan menarik dari Afrika Utara. Para peneliti berhasil mendeskripsikan spesies baru laba-laba kepik (ladybird spider) dari genus Eresus yang ditemukan di Maroko. Spesies tersebut diberi nama Eresus rubrocephalus sp. nov., dan langsung menarik perhatian karena memiliki ciri morfologi yang belum pernah ditemukan pada spesies Eresus lainnya.
Diagnosa & Kekayaan Afrika Utara
Selama ini, laba-laba jantan dalam genus Eresus diketahui memiliki bagian depan tubuh (prosoma) yang ditutupi rambut hitam. Namun, spesimen baru dari Maroko justru memperlihatkan prosoma yang seluruhnya diselimuti rambut merah karmen mencolok, termasuk pada karapas bagian atas, bagian bawah, hingga chelicerae (rahang). Perbedaan warna yang sangat kontras ini menjadi petunjuk awal bahwa spesimen tersebut merupakan spesies yang belum pernah dideskripsikan. Selain warna tubuh yang unik, para peneliti juga menemukan sejumlah karakter diagnostik pada organ reproduksi jantan (palpus), seperti bentuk jalur lempeng konduktor, alur berbentuk huruf "U", serta gigi terminal dengan bentuk khas yang membedakannya dari seluruh spesies Eresus yang telah dikenal sebelumnya. Penemuan Eresus rubrocephalus menunjukkan bahwa kawasan Afrika Utara masih menyimpan keanekaragaman hayati yang belum sepenuhnya terungkap. Bahkan pada kelompok laba-laba yang telah lama dipelajari, spesies baru masih dapat ditemukan ketika penelitian menggabungkan pendekatan morfologi dan genetika modern
Status Morfologi & Kemiripan
Untuk memastikan status taksonominya, penelitian tidak hanya mengandalkan pemeriksaan morfologi menggunakan mikroskop, tetapi juga analisis DNA melalui gen Cytochrome Oxidase I (COI). Hasil filogenetik dan analisis delimitasi spesies secara konsisten menunjukkan bahwa populasi dari Maroko tersebut merupakan garis keturunan tersendiri yang layak diakui sebagai spesies baru. Spesies ini memiliki kemiripan bentuk tubuh dengan beberapa spesies Eresus dari Eropa dan Asia. Akan tetapi, pewarnaan merah merata pada bagian kepala dan dada menjadi karakter pembeda utama yang tidak ditemukan pada spesies seperti Eresus gharbi, E. solitarius, E. moravicus, E. sandaliatus, E. transcaucasicus, maupun E. agrinus, yang umumnya memiliki bagian toraks berwarna hitam.
Etimologi & Nilai Ekologis
Nama rubrocephalus berasal dari bahasa Latin, yaitu ruber yang berarti merah, dan cephalus yang berarti kepala. Nama tersebut dipilih karena jantan spesies ini memiliki prosoma atau bagian kepala-dada yang seluruhnya berwarna merah karmen, karakter yang sangat berbeda dibandingkan seluruh spesies Eresus lain yang sebelumnya diketahui. Sebagai predator arthropoda kecil, Eresus rubrocephalus berperan penting dalam menjaga keseimbangan populasi serangga dan invertebrata lain di habitat alaminya. Laba-laba kepik juga merupakan indikator kualitas habitat, karena umumnya hanya dapat bertahan pada lingkungan yang masih relatif alami dengan kondisi tanah dan vegetasi yang baik. Penemuan spesies baru ini turut menegaskan pentingnya konservasi ekosistem semi-kering dan padang semak di Maroko yang masih menyimpan banyak organisme endemik yang belum terdokumentasi.
Klasifikasi & Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Subphylum: Chelicerata
Class: Arachnida
Order: Araneae
Infraorder: Mygalomorphae
Family: Eresidae
Genus: Eresus
Species: Eresus rubrocephalus sp. nov.
Notes : Eresus rubrocephalus merupakan salah satu sedikit spesies laba-laba kepik yang dideskripsikan dari Afrika Utara.
Warna merah karmen yang menyelimuti hampir seluruh prosoma jantan merupakan karakter unik yang belum pernah dilaporkan pada genus Eresus. Penetapan spesies baru didukung oleh kombinasi bukti morfologi dan analisis DNA (DNA barcoding COI), sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat. Laba-laba dari keluarga Eresidae dikenal sebagai "ladybird spiders" karena pola warna cerah pada beberapa spesiesnya menyerupai kumbang kepik. Penemuan ini memperlihatkan bahwa eksplorasi biodiversitas di kawasan Mediterania dan Afrika Utara masih berpotensi menghasilkan banyak spesies baru, bahkan pada kelompok fauna yang telah lama diteliti.
Informasi & Publikasi
János Gál, Gábor Kovács, Zoltán Vincze, Gergő Keve, Barna Páll-Gergely, Richárd Bagyó, Enikő Fehér, Krisztina Bali dan Eszter Kaszab. 2025. Oddball Berwarna Merah—Laba-laba Kepik Baru dengan Warna Tidak Biasa dari Maroko, Eresus rubrocephalus sp. November (Araneae: Eresidae). Hewan. 15(18), 2707. DOI:
Penulis :Dila
Editor : Ali Setyaki
Foto By :János Gál, Gábor Kovács, Zoltán Vincze, Gergő Keve, Barna Páll-Gergely, Richárd Bagyó, Enikő Fehér, Krisztina Bali dan Eszter Kaszab.
Link & DOI : doi.org/10.3390/ani15182707 [16 September 2025]