21/APRIL/2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN
(Reptil | 2025 ) Voeltzkowia shaihulud & volontany |Aurélien Miralles | Barat Pulau Madagaskar| Madagaskar
Herpetologi • 2025] Voeltzkowia shaihulud & V. volontany • Taksonomi Integratif Kadal Perenang Pasir Madagaskar (Scincidae: Voeltzkowia , Grandidierina ) dan bukti awal adanya Sabuk Pasir Putih pedalaman yang terabaikan di seluruh bagian Barat Pulau
Surabaya,Paramidsn.com- Penelitian terbaru mengungkap adanya dua spesies baru kadal perenang pasir dari barat Madagaskar yang sebelumnya belum pernah dideskripsikan secara ilmiah. Kedua spesies tersebut diberi nama Voeltzkowia volontany dan Voeltzkowia shaihulud.
Studi Filogenetik ke duanya
Penemuan ini berasal dari studi filogenomik komprehensif terhadap kelompok kadal perenang pasir Madagaskar yang sangat terspesialisasi. Kelompok ini termasuk dalam famili skink atau Scincidae, khususnya genus Voeltzkowia dan Grandidierina. Para peneliti menemukan bahwa keanekaragaman spesies pada kadal psamofili atau penghuni habitat berpasir ternyata jauh lebih tinggi daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Kedua spesies baru tersebut ditemukan di kawasan hamparan pasir putih terisolasi yang membentang lebih dari 1.500 kilometer di sepanjang bagian barat Madagaskar. Wilayah unik ini kemudian disebut sebagai “Sabuk Pasir Putih”, yakni rangkaian tambalan pasir putih yang terpisah satu sama lain dan mengikuti kontur cekungan sedimen barat pulau.
Habitat Yang terisolasi dari luar
Menurut para peneliti, Sabuk Pasir Putih berperan penting dalam proses diversifikasi spesies kadal perenang pasir. Kondisi habitat yang terisolasi diduga mendorong terbentuknya populasi-populasi yang berkembang secara terpisah melalui proses alopatrik, sehingga menghasilkan spesies-spesies baru yang unik di setiap wilayah pasir putih tersebut. Selain pada genus Voeltzkowia, pola serupa juga ditemukan pada genus Grandidierina. Hal ini memperkuat dugaan bahwa organisme penghuni pasir di Madagaskar memiliki tingkat endemisme yang sangat tinggi dan masih banyak yang belum teridentifikasi.
Rincian Para Peneliti & Jurnal
Penelitian ini dilakukan oleh Aurélien Miralles bersama rekan-rekannya, yakni Robin Schmidt, Andolalao Rakotoarison, Antoine Delaunay, André Freiwald, Ny Ando Rahagalala, Sandratra Rakotomanga, Delina Razafimanafo, Fanomezana M Ratsoavina, Angelica Crottini, Achille P Raselimanana, Frank Glaw, dan Miguel Vences.
Hasil penelitian tersebut dipublikasikan pada tahun 2025 dalam jurnal Linnean Society of London melalui artikel berjudul “Integrative Taxonomy of Madagascar Sand-Swimming Skinks (Scincidae: Voeltzkowia, Grandidierina) and Preliminary Evidence for an Overlooked Inland Belt of White Sand Patches in the West of the Island”.
Klasifikasi & Taksonomi Voeltzkowia volontany
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Sauria
Famili: Scincidae
Subfamili: Scincinae
Genus: Voeltzkowia
Spesies: Voeltzkowia volontany
Klasifikasi & Taksonomi Voeltzkowia shaihulud
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Sauria
Famili: Scincidae
Subfamili: Scincinae
Genus: Voeltzkowia
Spesies: Voeltzkowia shaihulud
Informasi & Publikasi
Sumber bacaan tambahan dapat ditemukan melalui artikel “Deux nouveaux lézards découverts dans le sable blanc de Madagascar” yang diterbitkan oleh Muséum national d'Histoire naturelle serta publikasi ilmiah dengan DOI: 10.1093/zoolinnean/zlaf147.
Penulis: Ali Setyaki
Editor: Agung Monche
Foto by : Aurélien Miralles
Link : https://www. mnhn .fr/fr/actualites/deux-nouveaux-lezards-decouverts-dans-le-sable-blanc-de-madagaskar
DOI: doi.org/10.1093/zoolinnean/zlaf147