Spesies Baru Cicak "Hemiphyllodactylus pakhaensis" Ditemukan di Pemukiman Warga Provinsi Son La, Vietnam

Spesies Baru Cicak "Hemiphyllodactylus pakhaensis" Ditemukan di Pemukiman Warga Provinsi Son La, Vietnam

Spesies Baru Cicak "Hemiphyllodactylus pakhaensis" Ditemukan di Pemukiman Warga Provinsi Son La, Vietnam

Status: Active
16 Sep 2026
Dsn Mamalia
24 Views

16/SEPTEMBER/2026 Nova & Extinct | PARAMIDSN


 

(Reptil | 2026 ) Hemiphyllodactylus pakhaensis |  Hong Bich Ha, Tuoi Thi Hoang, Manh Dac Nguyen, Nghia Van Ha and Vinh Quang Luu| Provinsi Son La, Vietnam|


 

[Herpetologi • 2026] Hemiphyllodactylus pakhaensis • Spesies Baru Hemiphyllodactylus Bleeker, 1860 (Squamata: Gekkonidae) dari Provinsi Son La, Vietnam



 

SURABAYA, Paramidsn.com — Penemuan spesies baru tidak selalu terjadi jauh di dalam hutan atau di lokasi yang sulit dijangkau. Di Provinsi Son La, Vietnam barat laut, para ilmuwan menemukan cicak kecil yang ternyata menyimpan identitas evolusioner tersendiri bahkan sebagian spesimennya ditemukan merayap di dinding rumah warga. Spesies tersebut diberi nama Hemiphyllodactylus pakhaensis sp. nov., anggota genus Hemiphyllodactylus dari keluarga Gekkonidae. Spesies ini ditemukan di Desa Pa Kha 1, Komune Long Phieng, serta pada formasi karst di sekitarnya.

Penemuan ini menjadi catatan penting bagi herpetologi Vietnam karena merupakan catatan pertama Klade 4 dari kelompok Hemiphyllodactylus typus di Vietnam. Dengan ditemukannya spesies ini, jumlah spesies genus Hemiphyllodactylus yang tercatat di negara tersebut meningkat menjadi 12 spesies.


 

Terungkap Bukan Hanya dari Penampilan

Hemiphyllodactylus pakhaensis tidak ditetapkan sebagai spesies baru hanya berdasarkan perbedaan bentuk tubuh. Para peneliti menggunakan pendekatan integratif, yaitu menggabungkan data molekuler dan morfologi. Analisis DNA dilakukan menggunakan segmen sepanjang 1.043 pasangan basa dari gen mitokondria ND2. Hasilnya menunjukkan bahwa H. pakhaensis memiliki jarak genetik tidak terkoreksi lebih dari 6,65% dibandingkan seluruh spesies lain dalam kelompok sejenisnya.

Perbedaan tersebut menjadi salah satu bukti penting bahwa cicak dari Pa Kha 1 memiliki garis keturunan yang berbeda.

Peneliti juga menemukan perbedaan pada sejumlah karakter morfologi, termasuk ukuran tubuh, sisik dagu, sisik di sekitar hidung, serta susunan sisik punggung dan perut.


 

Memiliki "Ruang" Morfologi Sendiri

Untuk memperkuat identifikasi, penelitian tersebut menggunakan Multiple Factor Analysis (MFA) terhadap karakter morfometrik, meristik, dan karakter kategorikal yang telah dinormalisasi.

Hasil analisis menempatkan H. pakhaensis pada posisi yang unik dan tidak tumpang tindih dalam ruang morfologi dibandingkan kerabat dekatnya yang termasuk Klade 4.

Dengan kata lain, perbedaan spesies ini bukan hanya terlihat pada satu ciri tertentu. Kombinasi berbagai karakter tubuh menghasilkan pola yang secara statistik membedakannya dari kerabat terdekat.


 

Penghuni Karst yang Juga Menjelajah Rumah

Salah satu aspek paling menarik dari penemuan ini adalah habitatnya.

Spesimen Hemiphyllodactylus pakhaensis dikumpulkan dari formasi karst di sekitar Desa Pa Kha 1. Namun, cicak ini juga ditemukan pada dinding rumah lokal.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa habitat spesies ini tidak selalu sepenuhnya terpisah dari lingkungan manusia.

Dinding bangunan dapat menyediakan permukaan untuk memanjat dan lokasi yang berpotensi mendukung aktivitas berburu, terutama ketika serangga kecil berkumpul di sekitar bangunan.

Namun, keberadaan di sekitar rumah tidak berarti spesies ini terbatas pada lingkungan permukiman. Habitat karst tetap menjadi bagian penting dari konteks ekologis dan persebarannya.


 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama spesifik pakhaensis berasal dari Pa Kha, lokasi tempat spesies baru ini ditemukan di Desa Pa Kha 1, Komune Long Phieng, Provinsi Son La, Vietnam.

Akhiran  ensis dalam nomenklatur zoologi umumnya digunakan untuk menunjukkan keterkaitan geografis. Dengan demikian, nama pakhaensis mengabadikan kawasan Pa Kha sebagai bagian dari sejarah penemuan spesies ini.Sebagai cicak kecil, H. pakhaensis kemungkinan memiliki peranan sebagai predator invertebrata berukuran kecil, terutama arthropoda yang berada di habitat karst dan lingkungan sekitarnya.

Keberadaannya membantu menjaga keseimbangan komunitas invertebrata sekaligus menjadikannya bagian dari rantai makanan. Cicak juga dapat menjadi sumber makanan bagi predator yang lebih besar seperti ular dan berbagai jenis burung.

Keberadaan spesies ini pada dinding rumah juga menarik dari perspektif ekologi. Lingkungan yang telah dimodifikasi manusia ternyata masih dapat menyediakan mikrohabitat bagi satwa tertentu.

Namun, habitat karst tetap memiliki nilai konservasi yang sangat penting. Sistem karst memiliki kondisi mikrohabitat yang khas dan dapat mendukung spesies dengan persebaran terbatas. Kerusakan batuan, perubahan tutupan lahan, pembangunan, maupun perubahan kondisi lingkungan dapat berpengaruh terhadap satwa yang bergantung pada habitat tersebut.


 

Sebuah Cabang Baru di Vietnam

Penemuan Hemiphyllodactylus pakhaensis memperlihatkan bahwa kekayaan biodiversitas Vietnam masih menyimpan banyak teka-teki. Spesies ini ditempatkan dalam Klade 4 kelompok H. typus dan menjadi catatan pertama kelompok tersebut dari Vietnam. Kehadirannya juga menambah jumlah Hemiphyllodactylus yang tercatat di negara tersebut menjadi 12 spesies.

Yang lebih menarik, penemuan tersebut terjadi di lingkungan yang menghubungkan dua dunia: formasi karst alami dan permukiman manusia.


 

Klasifikasi dan Taksonomi

Kingdom: Animalia
 

Phylum: Chordata
 

Class: Reptilia
 

Order: Squamata
 

Family: Gekkonidae
 

Genus: Hemiphyllodactylus Bleeker, 1860
Species: Hemiphyllodactylus pakhaensis sp. nov.

Notes : Cicak yang terlihat sederhana ketika merayap di dinding rumah ternyata memiliki perbedaan genetik lebih dari 6,65% dari spesies sejenis lainnya dan menempati ruang morfologi tersendiri.

Penemuan H. pakhaensis kembali menunjukkan bahwa spesies baru tidak selalu bersembunyi di tempat yang belum pernah dijamah manusia. Terkadang, keanekaragaman hayati yang belum dikenali justru berada begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.


 

Informasi & Publikasi

Hong Bich Ha, Tuoi Thi Hoang, Manh Dac Nguyen, Nghia Van Ha and Vinh Quang Luu. 2026. A New Species of Hemiphyllodactylus Bleeker, 1860 (Squamata, Gekkonidae) from Son La Province, Vietnam. ZooKeys. 1268: 163-188. DOI: doi.org/10.3897/zookeys.1268.177040 [04 Feb 2026]



 

Penulis :Dila

Editor : Ali Setyaki

Foto By :Hong Bich Ha, Tuoi Thi Hoang, Manh Dac Nguyen, Nghia Van Ha and Vinh Quang Luu

Link & DOI: doi.org/10.3897/zookeys.1268.177040 [04 Feb 2026]

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.