15/ SEPTEMBER/2026 Nova & Extinct | PARAMIDSN
(Amfibi | 2026 ) Tylototriton wufengensis | Shize Li, Shengchao Shi, Jing Liu, Zhonghao Luo, Jiajun Wang, Linhong Liao, Yeqing Wang, Renhu Gong, Jun Wu dan Bin Wang | Kabupaten Wufeng, Provinsi Hubei | Tiongkok
[Herpetologi • 2026] Tylototriton wufengensis • Spesies Baru Genus Newt Asia Tylototriton Anderson, 1871 (Urodela: Salamandridae) dari Tiongkok tengah
Surabaya, Paramidsn.com – Dunia herpetologi kembali mendapatkan tambahan penting bagi daftar keanekaragaman amfibi Asia. Para peneliti mendeskripsikan spesies salamander baru dari genus Tylototriton yang ditemukan di Kabupaten Wufeng, Provinsi Hubei, China. Spesies tersebut diberi nama ilmiah Tylototriton wufengensis dan dikenal dengan nama umum Wufeng Crocodile Newt. Penemuan ini menunjukkan bahwa kawasan pegunungan di China tengah masih menyimpan garis keturunan amfibi yang sebelumnya belum dikenali secara ilmiah.
Terpisah dari Kerabatnya Selama Jutaan Tahun
Status Tylototriton wufengensis sebagai spesies tersendiri tidak hanya ditentukan berdasarkan bentuk tubuh. Para peneliti menggunakan pendekatan molekuler dengan menganalisis gen mitokondria 16S rRNA dan ND2. Hasil analisis filogenetik menunjukkan bahwa T. wufengensis membentuk klad independen dan menjadi kerabat dekat kelompok yang terdiri atas Tylototriton dabienicus dan Tylototriton gaowangjienensis. Menariknya, estimasi waktu divergensi menunjukkan bahwa garis keturunan T. wufengensis telah terpisah dari kerabat terdekatnya sekitar 2,53 juta tahun lalu, dengan rentang 95% highest posterior density (HPD) sekitar 1,53–3,72 juta tahun.
Periode tersebut berada pada rentang Pliosen Akhir hingga Pleistosen, sehingga keberadaan spesies ini merepresentasikan garis evolusi yang telah mengalami sejarah pemisahan cukup panjang. Jarak genetik yang tidak dikoreksi (p-distance) antara spesies baru dan kerabat terdekatnya tercatat sekitar 0,7% pada gen 16S rRNA dan 1,7% pada ND2. Para peneliti juga menggunakan Bayesian species delimitation, termasuk analisis BFD dan bPTP, yang memberikan dukungan kuat bahwa populasi Wufeng tersebut merupakan spesies yang berbeda.
Diagnosa Ciri Tubuh yang Khas
Secara morfologi, Tylototriton wufengensis merupakan salamander berukuran sedang.
Panjang moncong hingga kloaka atau snout–vent length (SVL) tercatat sekitar 63,7–77,2 mm pada jantan dan 74,9–88,1 mm pada betina. Tubuhnya didominasi warna gelap dengan bagian tertentu yang memiliki warna oranye terang. Warna tersebut terutama terlihat pada bagian distal jari, sekitar kloaka, serta bagian tepi bawah ekor.
Kepalanya memiliki proporsi yang unik karena lebar kepala melebihi panjang kepala. Spesies ini juga memiliki lipatan tenggorokan yang jelas, sementara ekornya lebih pendek dibandingkan panjang moncong hingga kloaka. Salah satu karakter menarik terdapat pada tungkainya. Ketika tungkai depan dan belakang ditekan sepanjang tubuh, ujung tungkai dapat bertemu. Bahkan ketika tungkai depan direntangkan ke arah depan, ujung jarinya dapat mencapai melewati tingkat moncong.
Bagian samping tubuh memiliki kutil atau nodul yang tersusun kontinu, tetapi tidak terlalu menonjol. Ciri tersebut menjadi salah satu karakter yang membantu membedakannya dari kerabat dekatnya.
Masuk ke dalm Genus Tylototriton
Para peneliti memasukkan spesies ini ke dalam Tylototriton berdasarkan kombinasi bukti molekuler dan morfologi.
Beberapa karakter diagnostiknya meliputi keberadaan butiran dorsal, tonjolan tulang dorsolateral pada kepala, kutil atau tonjolan menyerupai kenop pada bagian dorsolateral tubuh, serta tidak adanya duri kuadrat.
Kombinasi karakter tersebut memperkuat posisi T. wufengensis sebagai anggota genus Tylototriton sekaligus membedakannya dari spesies lain dalam kelompok tersebut.
Etimologi
Nama spesifik wufengensis merujuk pada Wufeng, wilayah di Provinsi Hubei, China, tempat spesies ini ditemukan dan dideskripsikan. Akhiran -ensis secara umum digunakan dalam nomenklatur zoologi untuk menunjukkan keterkaitan suatu organisme dengan lokasi geografis tertentu.
Sementara itu, nama umum Wufeng Crocodile Newt mengikuti karakter umum genus Tylototriton yang dalam bahasa Inggris kerap disebut crocodile newt karena permukaan tubuh dan tonjolan punggungnya memberikan kesan menyerupai tekstur kulit buaya.
Nilai Ekologis
Sebagai salamander, Tylototriton wufengensis merupakan bagian dari ekosistem lembap pegunungan dan memiliki nilai ekologis penting sebagai salah satu komponen rantai makanan.
Amfibi juga dikenal memiliki hubungan erat dengan kondisi lingkungan karena kulitnya yang permeabel dan siklus hidupnya yang sangat bergantung pada ketersediaan habitat yang sesuai. Oleh karena itu, keberadaan spesies seperti T. wufengensis dapat menjadi bagian penting dalam memahami kesehatan ekosistem pegunungan dan kualitas habitat mikro.
Penemuan spesies baru ini juga menunjukkan bahwa kawasan Wufeng masih memiliki potensi menyimpan keanekaragaman hayati yang belum sepenuhnya terungkap. Terlebih lagi, garis keturunan yang telah terpisah selama jutaan tahun dapat memiliki sejarah evolusi dan kebutuhan habitat yang sangat spesifik.
Karena spesies ini baru dideskripsikan pada 2026, informasi mengenai status konservasi, ukuran populasi, tren populasinya, serta tingkat ancaman di alam masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Data tersebut penting untuk menentukan apakah spesies ini menghadapi tekanan tertentu akibat perubahan habitat, aktivitas manusia, atau faktor lingkungan lainnya.
Klasifikasi dan Taksonomi
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Amphibia
Order: Urodela
Family: Salamandridae
Genus: Tylototriton
Species: Tylototriton wufengensis
Notes : Tylototriton wufengensis ditempatkan dalam genus Tylototriton, kelompok salamander yang dikenal dengan bentuk tubuh dan tonjolan tulang pada bagian kepala serta struktur permukaan tubuh yang menyerupai butiran atau nodul. Deskripsi Tylototriton wufengensis memperlihatkan bahwa penemuan spesies baru tidak selalu berarti menemukan hewan dengan bentuk yang sepenuhnya berbeda dari kerabatnya. Dalam kasus ini, identitas spesies diperoleh melalui perpaduan morfologi, genetika, filogeni, analisis pembatasan spesies, serta sejarah evolusi. Pendekatan tersebut memberikan gambaran lebih kuat bahwa populasi dari Wufeng merupakan garis keturunan evolusioner tersendiri. Penemuan ini sekaligus menambah satu lagi bagian dalam sejarah evolusi kelompok Tylototriton di China tengah dan memperlihatkan bahwa pegunungan Asia masih menjadi wilayah penting bagi penelitian biodiversitas amfibi.
Informasi & Publikasi
Shize Li, Shengchao Shi, Jing Liu, Zhonghao Luo, Jiajun Wang, Linhong Liao, Yeqing Wang, Renhu Gong, Jun Wu dan Bin Wang. 2026. Penerangan mengenai Spesies Baru Genus Kadal Asia Tylototriton Anderson, 1871 (Urodela, Salamandridae) dari China tengah. Zoosistematika dan Evolusi 102(1): 181-197. doi.org/10.3897/zse.102.173283
Penulis :Dila
Editor : Ali Setyaki
Foto By : Shize Li, Shengchao Shi, Jing Liu, Zhonghao Luo, Jiajun Wang, Linhong Liao, Yeqing Wang, Renhu Gong, Jun Wu dan Bin Wang
Link & Doi : doi.org/10.3897/zse.102.173283