Nova & Extinct | PARAMIDSN
( Paleontologi| 2025 ) Pujatopouli gen nov.
.Pujatopouli soberana sp. nov | Facundo Irazoqui | Pulau Marambio | Antartika Barat
PaleoOrnitologi • 2025] Pujatopouli soberana • Menyelam di Maastrichtian Pulau Marambio (Seymour) : Anggota Baru Neoaves dalam Avifauna Antartika Cretaceous
Surabaya paramidsn.com– Sebuah penemuan spektakuler baru saja diumumkan oleh tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Facundo Irazoqui dkk. Mereka berhasil mendeskripsikan genus dan spesies baru burung dari periode Cretaceous (Kapur) yang ditemukan di Antartika Barat. Temuan ini memberikan bukti kuat mengenai diversifikasi burung modern sebelum kepunahan massal akhir zaman Kapur.
Penemuan di Jantung Antartika
Spesimen tipe yang dinamakan Pujatopouli soberana (spesimen MLP-PV 08-XI-30-44) ditemukan pada endapan Maastrichtian di Formasi López de Bertodano, Pulau Marambio (Seymour). Wilayah ini merupakan satu-satunya stratigrafi yang menunjukkan keanekaragaman burung modern (Neornithes) yang sangat tinggi pada periode Cretaceous. Fosil yang ditemukan mencakup bagian tengkorak serta tulang-tulang postkranium yang masih tersimpan cukup baik. Genus dan spesies baru Neoaves dari periode Cretaceous dideskripsikan.
• Analisis filogenetik menunjukkan hubungannya dengan Aequornithes.
• Diasumsikan bahwa Galloanseres dan Neoaves hidup berdampingan di lapisan Maastrichtian di Pulau Marambio.
• Formasi López de Bertodano adalah satu-satunya stratigrafi litograf yang menunjukkan keanekaragaman Neornithes Cretaceous yang tinggi.
• Fauna burung ini dicirikan oleh dominasi burung penyelam yang menggunakan kaki sebagai penggeraknya.
Gaya Hidup Penyelam dan Pemakan Ikan
Analisis morfologi terhadap kerangka Pujatopouli menunjukkan bahwa burung ini merupakan seorang penyelam andal. Tidak seperti burung terbang pada umumnya, spesies ini menggunakan kakinya sebagai alat penggerak utama saat berada di bawah air. Berdasarkan bentuk paruh dan struktur tubuhnya, para ahli menyimpulkan bahwa Pujatopouli memiliki pola makan ichthyophagous atau pemakan ikan.
Burung ini hidup secara simpatrik (berdampingan) dengan berbagai jenis burung neornithine lainnya di sepanjang pesisir Antartika yang pada masa itu jauh lebih hangat dibandingkan sekarang. Temuan ini juga mengasumsikan bahwa kelompok Galloanseres (leluhur unggas) dan Neoaves (burung modern lainnya) sudah hidup bersama di habitat yang sama pada akhir masa Cretaceous.
Klasifikasi & Taksonomi
Berdasarkan paleontologi sistematik, posisi Pujatopouli soberana dalam pohon filogenetik adalah sebagai berikut:
Kelas: AVES Linnaeus, 1758
Klad: ORNITHURAE Haeckel, 1866
Subkelas: NEORNITHES Gadow (1892)
Infrakelas: NEOGNATHAE Pycraft, 1900
Superordo: NEOAVES Sibley dkk., 1988
Klad: AEQUORNITHES Mayr (2011) — Kelompok "burung air inti".
Genus: Pujatopouli gen nov.
Spesies: Pujatopouli soberana sp. nov.
Penempatan dalam Aequornithes menunjukkan bahwa spesies ini memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan kelompok burung air modern seperti penguin, bangau, dan pelikan.
Informasi Jurnal:
Irazoqui, F., Acosta Hospitaleche, C., Gelfo, J. N., dkk. 2026. Diving at Maastrichtian Marambio (Seymour) Island: A New Member of Neoaves in the Cretaceous Antarctic Avifauna. Cretaceous Research. 179; 106259. DOI: 10.1016/j.cretres.2025.106259
Penulis: Ali Maruf
Editor: Adi Mikayasa
Foto by : Samanta Faiad.
Link :DOI: doi.org/10.1016/j.cretres.2025.106259
facebook.com/CarolinaAcostaHospitaleche
facebook.com/CONICETLaPlata