Penemuan "Udang Permata" di Sungai Songkhram: Spesies Baru Macrobrachium Teridentifikasi di Thailand

Penemuan "Udang Permata" di Sungai Songkhram: Spesies Baru Macrobrachium Teridentifikasi di Thailand

Penemuan "Udang Permata" di Sungai Songkhram: Spesies Baru Macrobrachium Teridentifikasi di Thailand

Status: Active
06 Mar 2026
Dsn Mamalia
46 Views

Nova & Extinct | PARAMIDSN


 

(Invertebrata | 2025 ) Macrobrachium debaratae | Warut Siriwut, Apisara Chaowvieng, Ekgachai Jeratthitikul, Ratmanee Chanabun, Somsak Panha dan Chirasak Sutchharit | Sungai Songkhram | Thailand 


 

Crustacea • 2025] Macrobrachium debaratae • Morfologi dan Filogeni Molekuler Spesies Baru dari Genus Macrobrachium (Caridea: Palaemonidae) dari Sungai Songkhram, Thailand Timur Laut



 

SURABAYA, Paramidsn.com — Kekayaan hayati di daratan Asia Tenggara kembali mencatatkan temuan penting. Sebuah studi taksonomi terbaru berhasil mengidentifikasi spesies udang air tawar baru dari genus Macrobrachium di Sungai Songkhram, salah satu anak sungai utama dari cekungan Sungai Mekong di timur laut Thailand.

​Spesies baru ini diberi nama Macrobrachium debaratae (Siriwut, sp. nov.). Penemuan ini dipublikasikan dalam suplemen terbaru jurnal Tropical Natural History (2025) oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Warut Siriwut dan rekan-rekan.


 

​Pendekatan Integratif: Membongkar Spesies Kriptik

​Habitat lahan basah di tepi sungai Thailand dikenal memiliki kondisi ekologis yang sangat beragam. Variasi ini mendorong terjadinya diversifikasi adaptif, yang seringkali memunculkan "spesies kriptik"—organisme yang secara visual terlihat serupa namun secara genetik berbeda. ​Untuk memastikan keabsahan spesies ini, para peneliti menggunakan pendekatan integratif, yang menggabungkan:

Analisis Morfologi: Pemeriksaan detail pada rumus gigi rostral, serta ukuran dan bentuk pereiopoda (kaki jalan) kedua.

Analisis DNA: Pengkodean batang (DNA barcoding) pada gen COI menunjukkan jarak genetik sebesar 13% dibandingkan spesies kerabatnya, sebuah angka yang cukup kuat untuk mengukuhkan statusnya sebagai spesies baru. ​Secara filogenetik, M. debaratae diketahui berkerabat dekat dengan M. sirindhorn dan masuk ke dalam kelompok spesies M. pilimanus.


 

​Etimologi: Penghormatan untuk Sang Putri

​Nama spesies "debaratae" memiliki makna yang mendalam. Nama ini diambil dari kata "Debaratana" yang berarti permata lambang dewi.​Pemberian nama ini merupakan bentuk penghormatan kepada Yang Mulia Putri Maha Chakri Sirindhorn. Beliau dikenal secara internasional atas dedikasi dan dukungannya yang luar biasa terhadap proyek-proyek konservasi serta penelitian keanekaragaman hayati di Thailand.


 

​Pentingnya Penelitian Lanjutan

​Temuan ini mempertegas bahwa inventarisasi fauna air di cekungan Sungai Mekong masih jauh dari kata lengkap. Para peneliti menekankan pentingnya pengambilan sampel yang lebih intensif dan pemeriksaan morfologi yang mendalam untuk memahami variabilitas taksonomi, khususnya pada kelompok udang di Asia Tenggara.

​Pemahaman yang lebih baik mengenai keanekaragaman ini krusial bagi upaya konservasi ekosistem air tawar yang kian terancam oleh perubahan lingkungan.


 

Referensi Ilmiah:

Warut Siriwut, dkk. (2025). Morphology and Molecular Phylogeny of a New Species, Macrobrachium debaratae sp. nov. (Caridea, Palaemonidae) from Songkhram River, Northeastern Thailand. Tropical Natural History. Suppl. 8; 493-511.

Penulis: Ali Maruf

Editor: Adi Mikayasa

Foto by : Warut Siriwut, Apisara Chaowvieng, Ekgachai Jeratthitikul, Ratmanee Chanabun, Somsak Panha dan Chirasak Sutchharit. 

Lisensi: CC-BY-NC 

Link : https://li01.tci-thaijo.org/index.php/tnh/article/view/268420

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.