27/April /2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN
(Paleontologi | 2025 ) Carcinosoma aurorae | Peter Van Roy, Jared C. Richards dan Javier Ortega-Hernández. | Biota Fezouata | Maroko
Paleontologi • 2025] ? Carcinosoma aurorae • Kalajengking Laut Ordovisian Awal dari Maroko menunjukkan Asal-usul Kambrium dan Diversifikasi utama Eurypterida
Surabaya, Paramidsn.com – Sebuah penemuan spektakuler datang dari wilayah gurun Maroko selatan. Tim peneliti internasional yang melibatkan ilmuwan dari Maroko, Prancis, Kanada, dan Inggris berhasil mengidentifikasi spesies baru kalajengking laut purba raksasa yang hidup sekitar 470 juta tahun lalu, pada periode Ordovisium Awal. Spesies ini diberi nama Carcinosoma aurorae. Fosil tersebut ditemukan di kawasan Biota Fezouata, dekat Zagora, wilayah Drâa-Tafilalet. Lokasi ini telah lama dikenal sebagai salah satu situs paleontologi paling penting di dunia karena kemampuannya mengawetkan organisme bertubuh lunak dengan sangat baik. Penelitian ini dipimpin oleh paleontolog Abderrazak El Albani bersama David L. Rudkin dan dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B.
Fosil Raksasa dari Masa Purba
Fosil Carcinosoma aurorae ditemukan dalam bentuk fragmen-fragmen yang kemudian direkonstruksi secara tiga dimensi oleh para peneliti. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa hewan ini memiliki panjang hampir dua meter, menjadikannya salah satu predator laut terbesar pada masanya.
Secara morfologi, spesies ini memiliki ciri khas: Sefalotoraks berbentuk tapal kuda
Tungkai depan kuat dengan capit ramping
Ekor panjang bersegmen yang kemungkinan digunakan sebagai alat keseimbangan atau pertahanan. Warna tubuhnya diperkirakan berkisar antara coklat kemerahan hingga biru metalik, memberikan tampilan berkilau di bawah cahaya laut purba.
Predator Puncak di Laut Ordovisium
Menurut para peneliti, anatomi Carcinosoma aurorae menunjukkan adaptasi yang sangat baik untuk berburu di perairan dangkal. Pola geraknya diduga merupakan kombinasi antara berenang aktif dan merayap di dasar laut, mirip dengan kepiting tapal kuda modern. Penemuan ini sangat penting karena menunjukkan bahwa predator besar sudah muncul jauh lebih awal dari yang sebelumnya diperkirakan. Hal ini juga menantang teori lama bahwa ekosistem laut kompleks baru berkembang pada periode Silur atau Devon.
Makna Evolusioner
Spesies ini termasuk dalam kelompok Eurypterida, yaitu artropoda akuatik purba yang dikenal sebagai “kalajengking laut”. Kelompok ini merupakan bagian dari garis evolusi yang juga mencakup laba-laba dan kalajengking modern (Arachnida).
Penemuan Carcinosoma aurorae memberikan bukti bahwa:
Diversifikasi besar dalam Eurypterida sudah terjadi sejak Ordovisium Awal
Perbedaan gaya hidup (berenang vs merayap) sudah berkembang sejak awal
Asal-usul kelompok ini kemungkinan lebih tua, bahkan hingga periode Kambrium
Klasifikasi & Taksonomi
Berikut klasifikasi lengkap Carcinosoma aurorae:
Domain: Eukaryota
Kingdom: Animalia
Filum: Arthropoda
Subfilum: Chelicerata
Klad: Euarthropoda (Lankester, 1904)
Klad: Euchelicerata (Weygoldt & Paulus, 1979)
Klad: Prosomapoda (Lamsdell, 2013)
Klad: Planaterga (Lamsdell, 2013)
Klad: Dekatriata (Lamsdell, 2013)
Ordo: Eurypterida (Huxley, 1857)
Subordo: Eurypterina (Novojilov, 1962)
Klad: Diploperculata (Lamsdell, Hoşgör & Selden, 2013)
Superfamili: Carcinosomatoidea (Størmer, 1934)
Famili: Carcinosomatidae (Størmer, 1934)
Genus: Carcinosoma
Spesies: Carcinosoma aurorae sp. nov.
Etimologi dan Diagnosis
Nama spesies aurorae berasal dari bahasa Latin aurora yang berarti “fajar”, merujuk pada kemunculan sangat awal spesies ini dalam catatan fosil.Ciri diagnostik utama meliputi:Duri berartikulasi pada tungkai II–V dengan panjang berbeda
Pola duri panjang dan pendek yang berselang-seling. Struktur gnathobase dengan gigi panjang dan ramping.
Kesimpulan
Penemuan Carcinosoma aurorae bukan hanya menambah daftar spesies baru, tetapi juga membuka wawasan baru tentang evolusi awal predator laut dan kompleksitas ekosistem purba. Biota Fezouata kembali membuktikan dirinya sebagai “jendela waktu” yang luar biasa dalam memahami sejarah kehidupan di Bumi.
Dengan setiap fosil baru yang ditemukan, para ilmuwan semakin dekat untuk mengungkap bagaimana kehidupan kompleks di lautan modern pertama kali terbentuk.
informasi Publikasi
Peter Van Roy, Jared C. Richards dan Javier Ortega-Hernández. 2025. Kalajengking Laut Ordovisian Awal dari Maroko menunjukkan Asal-usul Kambrium dan Diversifikasi utama Eurypterida. Proc. R. Soc. B. 292: 20252061. DOI: doi.org/10.1098/rspb.2025.2061 [12 November 2025]
Penulis: Ali Setyaki
Editor: Adi Mikayasa
Link : doi.org/10.1098/rspb.2025.2061 [12 November 2025]
Foto by :bladi.net/morocco-researchers-discover-giant-470-million-year-old-marine-scorpion,117884.html