8/April/2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN
(Amfibi | 2025 ) Paramesotriton chongqingensis | Qi Ma, Shi-Ze Li, Xiao Yang, Li-Peng Wan, Cheng-Cheng Ma, Sheng-Chao Shi dan Zhi-Jian Wang | Chongqing | China
Herpetologi • 2025] Paramesotriton chongqingensis • Bukti Morfologi dan Molekuler Mengungkap Spesies Baru dari Genus Paramesotriton (Caudata: Salamandridae) dari Chongqing, Cina
SURABAYA, Paramidsn.com – Penelitian terbaru di wilayah barat daya Tiongkok kembali mengungkap kekayaan keanekaragaman hayati yang tersembunyi. Tim peneliti berhasil mengidentifikasi spesies baru dari genus salamander bintil (warty newt), yang ditemukan di Kabupaten Otonom Miao dan Tujia Pengshui, Kota Chongqing.Spesies ini diberi nama ilmiah Paramesotriton chongqingensis, atau secara umum dikenal sebagai Chongqing Warty Newt. Penemuan ini mengukuhkan wilayah Pegunungan Wuling sebagai zona penting bagi keanekaragaman kriptik—spesies yang secara visual serupa namun memiliki perbedaan genetik yang signifikan.
Karakteristik Diagnostik
P. chongqingensis memiliki beberapa ciri fisik unik yang membedakannya dari kerabat dekatnya. Salah satu fitur yang paling mencolok adalah adanya tonjolan serupa tanduk di bagian belakang kepala (posterior-dorsal).
Secara morfologi, salamander ini dapat dikenali melalui:
Warna Tubuh: Memiliki warna dasar hitam pekat pada tenggorokan dan perut, dihiasi dengan bercak atau garis oranye-merah yang tidak beraturan.
Struktur Kulit: Kulit bertekstur kasar dengan punggung tulang belakang yang warnanya serupa atau sedikit lebih terang dari warna tubuh.
Ekor dan Kaki: Ujung ekor berbentuk bulat tumpul. Selain itu, anggota tubuhnya relatif panjang; jika kaki depan dan belakang ditekan ke arah satu sama lain di sepanjang sisi tubuh, bagian telapak kaki akan saling tumpang tindih.
Adaptasi Dewasa: Spesies dewasa tidak menunjukkan sisa-sisa insang maupun filamen insang, menandakan fase hidup akuatik-terestrial yang matang.
Analisis Molekuler dan Status Spesies
Melalui analisis filogenetik multi-gen (ND2, Cytb, dan POMC), para peneliti menempatkan spesies ini dalam kelompok P. caudopunctatus (Klad B). Secara genetik, P. chongqingensis memiliki jarak minimum sebesar 0,78% dari kerabat terdekatnya, P. maolanensis. Meskipun terlihat kecil, angka ini melampaui ambang batas divergensi antarspesies yang umum ditemukan pada kelompok salamander ini, sehingga memperkuat statusnya sebagai spesies baru yang sah.
Ancaman dan Konservasi
Habitat P. chongqingensis sangat spesifik, yakni terbatas pada sungai-sungai di ketinggian 700–1000 meter di atas permukaan laut. Lokasinya yang terbatas membuat spesies ini sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Para peneliti memperingatkan adanya ancaman serius dari fragmentasi habitat dan eksploitasi ilegal. Oleh karena itu, disarankan agar spesies ini segera dikategorikan sebagai "Terancam Punah" (Endangered) agar langkah konservasi darurat dapat segera diterapkan.
Klasifikasi & Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Amphibia
Order : Caudata (Salamander dan Newt)
Family : Salamandridae
Genus: Paramesotriton
Species : Paramesotriton chongqingensis
Informasi Publikasi :
Qi Ma, Shi-Ze Li, Xiao Yang, Li-Peng Wan, Cheng-Cheng Ma, Sheng-Chao Shi dan Zhi-Jian Wang. 2025. Bukti Morfologi dan Molekuler mengungkap Spesies Baru Genus Paramesotriton (Caudata, Salamandridae) dari Chongqing, Tiongkok. Zoosistematika dan Evolusi. 101(4): 2207-2220. DOI:
Penulis: Ali Setyaki
Editor: Adi Mikayasa
Foto by : Qi Ma, Shi-Ze Li, Xiao Yang, Li-Peng Wan, Cheng-Cheng Ma, Sheng-Chao Shi dan Zhi-Jian Wang
Link : doi.org/10.3897/zse.101.168621