Penemuan (Mandocaris polyphaga) Udang Purba dari La Voulte-sur-Rhône

Penemuan (Mandocaris polyphaga) Udang Purba dari La Voulte-sur-Rhône

Penemuan (Mandocaris polyphaga) Udang Purba dari La Voulte-sur-Rhône

Status: Active
29 Mei 2026
Dsn Mamalia
38 Views

26 / Mei /2026  | Nova & Extinct PARAMIDSN


 

(Paleo | 2025 ) Mandocaris polyphaga | Flavien Lagrange, Denis Audo, Giliane P. Odin, Sammy De Grave, Vincent Fernandez, Kathleen Dollman, dan Sylvain Charbonnier | La Voulte-sur-Rhône, | Prancis 


 

Paleontologi • 2025] Mandocaris polyphaga • Fosil Udang Caridea Baru (Caridea: Acanthephyridae) dengan organ yang terawetkan secara luar biasa dari Jura Tengah di La Voulte-sur-Rhône, Prancis



 

Surabaya,Paramidsn.com-  ​Sebuah penemuan paleontologi yang signifikan telah membuka tirai kehidupan laut periode Callovian (Jura Tengah). Berdasarkan penelitian menggunakan teknologi tomografi mikro-komputasi sinar-X sinkrotron kontras fase propagasi (PPC-SRμCT), para ilmuwan berhasil mengidentifikasi genus dan spesies baru dari kelompok udang Acanthephyridae. Spesies yang diberi nama Mandocaris polyphaga ini ditemukan di situs Konservat-Lagerstätte La Voulte-sur-Rhône, yang terkenal karena kondisi pengawetan fosilnya yang luar biasa.


 

​Analisis Morfologi dan Identifikasi

​Identifikasi M. polyphaga didasarkan pada data tomografi resolusi tinggi yang mengungkapkan detail anatomi internal yang jarang ditemukan pada fosil krustasea. Karakteristik kunci yang membedakan spesies ini terletak pada struktur mandibula dan epipoda pereiopodanya. Pengawetan jaringan lunak yang presisi dalam bentuk mineral sulfida dan karbonat/fosfat (seperti fluorapatit) memungkinkan para peneliti untuk merekonstruksi bentuk organ dengan tingkat detail yang belum pernah ada sebelumnya.


 

​Skenario Tafonomik dan Kematian

​Berdasarkan bukti fisik pada fosil, tim peneliti menyusun skenario kematian dan proses fosilisasi yang unik bagi M. polyphaga:

Kematian: Tidak ditemukan adanya tanda-tanda cedera atau luka fisik, yang menunjukkan bahwa individu ini kemungkinan besar mati secara alami.

Penguburan: Spesimen jatuh pada antarmuka sedimen/air dalam posisi miring ke kanan. Penutupan yang cepat oleh sedimen atau lapisan mikroba menciptakan lingkungan anoksik (minim oksigen) yang sangat krusial bagi pelestarian.

Mineralisasi: Proses fosilisasi melibatkan penggantian struktur anatomi oleh mineral fosfat. Sementara itu, pengendapan sulfida yang sangat menonjol di sisi ventral diduga kuat dibantu oleh aktivitas hidrotermal eksternal. Area ventral yang kaya akan membran tipis cenderung lebih permeabel, menjadikannya titik masuk bagi ion logam yang memfasilitasi pengendapan sulfida.

Degradasi Pasca-kematian: Hilangnya integritas tubuh menyebabkan sedimen masuk ke rongga internal, yang menyebabkan kerusakan pada beberapa detail anatomi bagian bawah, seperti otot pereiopoda, hepatopankreas, insang, dan organ reproduksi. Terbentuknya nodul mineral kemudian mengunci spesimen, melindunginya dari degradasi diagenetik selama jutaan tahun.


 

Etimologi Mandocaris polyphaga

​Pemberian nama pada spesies baru ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan mencerminkan karakteristik morfologi unik yang ditemukan melalui analisis tomografi:

Nama Genus (Mandocaris): Nama ini merupakan gabungan dari kata latin mandibula (mengacu pada struktur rahang yang sangat menonjol dan terperinci pada spesimen ini) dan akhiran -caris, sebuah istilah Yunani yang umum digunakan dalam taksonomi krustasea (dari kata karis) yang berarti udang. Dengan demikian, Mandocaris secara harfiah merujuk pada "udang dengan mandibula yang khas".

Nama Spesies (polyphaga): Nama spesies ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu poly yang berarti "banyak" atau "beragam", dan phagein yang berarti "makan". Penamaan ini kemungkinan besar mengacu pada adaptasi morfologi pada bagian mulut (mandibula) yang mengindikasikan bahwa spesies ini memiliki pola makan yang variatif atau mampu memanfaatkan berbagai jenis sumber makanan (generalistik), sebuah temuan yang sangat menarik bagi para paleontolog dalam memahami peran ekologis udang ini pada periode Callovian.


 

​Klasifikasi dan Taksonomi

​Berikut adalah klasifikasi ilmiah dari Mandocaris polyphaga:

Kingdom: Animalia

Phylum: Arthropoda

Subphylum: Crustacea

Class: Malacostraca

Order: Decapoda

Infraorder: Caridea

Family: Acanthephyridae

Genus: Mandocaris

Species: Mandocaris polyphaga


 

Informasi Publikasi

Flavien Lagrange, Denis Audo, Giliane P. Odin, Sammy De Grave, Vincent Fernandez, Kathleen Dollman, dan Sylvain Charbonnier. 2025. Fosil Udang caridean baru dengan organ yang diawetkan secara luar biasa dari Jurassic Tengah di La Voulte-sur-Rhône, Prancis.  Acta Palaeontologica Polonica.  70(4); 775-794. DOI:  10.4202/app.01275.2025

https://www.app.pan.pl/article/item/app012752025.html



 

Penulis: Ali Setyaki

Editor: Agung Monche

Foto by : Flavien Lagrange, Denis Audo, Giliane P. Odin, Sammy De Grave, Vincent Fernandez, Kathleen Dollman, dan Sylvain Charbonnier

Link & DOI : 10.4202/app.01275.2025

https://www.app.pan.pl/article/item/app012752025.html


 

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.