Penemuan Lycodon irwini: Ular Hitam Misterius dari Jantung Kepulauan Nicobar

Penemuan Lycodon irwini: Ular Hitam Misterius dari Jantung Kepulauan Nicobar

Penemuan Lycodon irwini: Ular Hitam Misterius dari Jantung Kepulauan Nicobar

Status: Active
12 Mei 2026
Ali Maruf
68 Views

10/ Mei /2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN


 

(Reptil | 2025 ) Lycodon irwini | RS Naveen, Zeeshan A. Mirza, Girish Choure dan SR Chandramouli. | Kepulauan Nicobar | india 


 

Herpetologi • 2025] Lycodon irwini • Seekor Ular Baru 'Crikey' : Lycodon Fitzinger yang berbentuk kepulauan , 1826 (Serpentes: Colubridae) dari Kepulauan Nicobar, India




 

Surabaya,Paramidsn.com-  ​Kepulauan Nicobar yang terletak di Teluk Benggala kembali mengejutkan dunia sains dengan penemuan spesies reptil endemik baru. Selama bertahun-tahun, seekor ular dari Pulau Nicobar Raya salah diidentifikasi sebagai Lycodon subcinctus. Namun, melalui revisi taksonomi terbaru dan analisis molekuler yang mendalam, para peneliti mengonfirmasi bahwa ular tersebut merupakan spesies unik yang berbeda, yang kini resmi menyandang nama Lycodon irwini.


 

​Diagnosis dan Ciri Fisik

Lycodon irwini memiliki karakteristik morfologi yang mencolok. Ular ini dapat tumbuh cukup besar dengan panjang total mencapai 1197 mm namun tetap mempertahankan bentuk tubuh yang ramping. Secara visual, ular ini tampak sangat elegan dengan bagian punggung (dorsal) berwarna hitam mengkilap tanpa pita atau corak tambahan.

​Beberapa detail teknis yang membedakannya adalah:

Sisik Dorsal: Memiliki baris 17-17-15, di mana bagian posterior tubuhnya memiliki sisik yang sedikit berlekuk.

Sisik Kepala: Sisik loreal menyentuh orbit mata, dan umumnya memiliki 8 sisik supralabial.

Bagian Ventral: Berwarna hitam keabu-abuan dengan tonjolan ventrolateral berwarna krem yang khas.

Sistem Reproduksi/Ekskresi: Memiliki lempeng kloaka yang terbagi.


 

​Penghormatan untuk Sang "Crocodile Hunter"

​Nama spesifik irwini dipilih sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada mendiang Stephen Robert Irwin (Steve Irwin), konservasionis dan pendidik satwa liar legendaris asal Australia. Semangat Irwin dalam melestarikan reptil dan mendidik masyarakat dunia menjadi inspirasi utama bagi para penulis dalam mendeskripsikan spesies ini.


 

​Status Konservasi

​Mengingat spesies ini hanya ditemukan di wilayah terbatas di Pulau Nicobar Raya dan frekuensi penemuannya yang sangat jarang, para peneliti memberikan rekomendasi serius. Lycodon irwini disarankan untuk masuk ke dalam kategori 'Terancam Punah' (Endangered) berdasarkan kriteria Daftar Merah IUCN, guna mencegah kepunahan akibat potensi ancaman di habitatnya yang terbatas.


 

​Klasifikasi Taksonomi

​Berikut adalah urutan taksonomi dari Lycodon irwini :

Kingdom: Animalia (Hewan)

Filum: Chordata (Vertebrata)

Kelas: Reptilia (Reptil)

Ordo: Squamata (Reptil bersisik)

Subordo: Serpentes (Ular)

Famili: Colubridae

Genus: Lycodon

Spesies: Lycodon irwini sp. nov.



 

Informasi Publikasi

RS Naveen, Zeeshan A. Mirza, Girish Choure dan SR Chandramouli. 2025. Ular Baru 'Crikey':  Lycodon  Fitzinger yang terpencil, 1826 (Squamata, Colubridae) dari Kepulauan Nicobar, India.  Sistematika Evolusioner.  9(2): 221-228. DOI:  


 

Penulis: Ali Setyaki

Editor: Adi Mikayasa

Foto by : RS Naveen, Zeeshan A. Mirza, Girish Choure dan SR Chandramouli. 2025

Link : doi.org/10.3897/evolsyst.9.170645

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.