Penemuan Genus Belalang (Pulchricranae) Baru di Thailand

Penemuan Genus Belalang (Pulchricranae) Baru di Thailand

Penemuan Genus Belalang (Pulchricranae) Baru di Thailand

Status: Active
20 Jul 2026
Dsn Mamalia
30 Views

08/FEBRUARI/2026-20.00| Redaksi PARAMIDSN


 

Invertebrata | 2025) | Pulchricranae mirabilis | Pattarawich DAWWRUENG, Sergey YU. STOROZHENKO, Surachit WAENGSOTHORN dan Chatmongkon SUWANNAPOOM. |  Nakhon Ratchasima. | Thailand


 

[Entomologi • 2025] Pulchricranae mirabilis • Genus baru yang menarik dari subfamili Hemiacridinae (Orthoptera: Acrididae) dari Thailand


 

Surabaya, Paramidsn.com – Keanekaragaman belalang di Asia Tenggara kembali bertambah setelah tim entomolog mengumumkan penemuan genus baru dari Thailand. Genus tersebut diberi nama Pulchricranae gen. nov., dengan spesies tipe Pulchricranae mirabilis sp. nov., yang ditemukan di padang rumput Stasiun Penelitian Lingkungan Sakaerat, Provinsi Nakhon Ratchasima.


 

Morfologi & Hubungan Evolusi

Penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal Zootaxa tahun 2025 ini menjadi salah satu temuan penting karena tidak hanya menghadirkan genus baru, tetapi juga mengubah pemahaman mengenai hubungan evolusi beberapa kelompok belalang di kawasan Asia. Secara morfologi, Pulchricranae memiliki kemiripan dengan dua genus asal Filipina, yakni Binaluacris dan Bacuita. Ketiganya sama-sama mempunyai duri apikal pada tibia belakang, sayap depan (tegmina) yang relatif pendek, duri prosternal yang pipih, serta struktur alat reproduksi jantan yang 


 

Hubungan Kekerabatan & Kombinasi

Namun, penelitian menunjukkan bahwa genus baru ini memiliki sejumlah karakter unik yang membedakannya dari kedua kerabat tersebut. Bagian puncak kepala (fastigium) memiliki tepi membulat, sayap depan lebih pendek sekaligus sedikit lebih lebar, serta bentuk duri prosternal yang berbeda antara jantan dan betina. Pada jantan ujung durinya membulat lebar, sedangkan pada betina terdapat lekukan segitiga membulat di bagian tengah.

Selain itu, kaki belakang (femur) memanjang hingga melewati ujung abdomen, sementara bentuk sayap dan beberapa bagian tubuh lainnya memperlihatkan kombinasi karakter yang belum pernah ditemukan pada genus lain di tribus yang sama.


 

Revisi Takson & Penemuan

Penemuan Pulchricranae juga membawa konsekuensi penting dalam dunia taksonomi. Berdasarkan analisis morfologi eksternal dan genitalia jantan, para peneliti memindahkan genus Binaluacris dan Bacuita, yang sebelumnya belum memiliki penempatan yang jelas dalam subfamili Catantopinae, ke dalam tribus Cranaeini di bawah subfamili Hemiacridinae. Revisi klasifikasi tersebut memperkuat pemahaman mengenai hubungan kekerabatan antarbelalang di Asia Tenggara serta menunjukkan bahwa masih banyak kelompok serangga yang memerlukan kajian lebih mendalam. Penemuan ini juga menegaskan pentingnya kawasan padang rumput Sakaerat sebagai habitat alami yang menyimpan keanekaragaman hayati unik. Meski tampak sederhana, ekosistem tersebut menjadi rumah bagi organisme yang belum pernah dikenal sebelumnya dan berpotensi mengungkap sejarah evolusi serangga di kawasan tropis Asia.


 

Kekerabatan belalang & Tempat konservasi

Kehadiran Pulchricranae mendorong revisi klasifikasi ilmiah dengan memindahkan genus Binaluacris dan Bacuita ke dalam tribus Cranaeini, sehingga memengaruhi pemahaman evolusi kelompok belalang Asia.

 

Ditemukan di padang rumput. Berbeda dengan banyak penemuan serangga baru yang berasal dari hutan hujan, gua, atau pegunungan terpencil, genus ini justru ditemukan di ekosistem padang rumput yang selama ini sering dianggap memiliki keanekaragaman lebih rendah.
Thailand terus menjadi pusat penemuan Orthoptera. Dalam beberapa tahun terakhir, Thailand menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang rutin melaporkan penemuan spesies maupun genus baru belalang dan serangga lainnya, menunjukkan tingginya keanekaragaman hayati yang masih belum sepenuhnya terungkap.



 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama genus Pulchricranae berasal dari kata Latin pulcher yang berarti "indah" atau "cantik", dipadukan dengan nama tribus Cranaeini, tempat genus ini ditempatkan. Nama tersebut mencerminkan karakter morfologi genus baru yang dianggap memiliki bentuk menarik sekaligus menunjukkan hubungan kekerabatannya dengan anggota Cranaeini.

Nama spesies mirabilis berasal dari bahasa Latin yang berarti "menakjubkan", "luar biasa", atau "mengagumkan", merujuk pada keunikan morfologi spesies ini yang membedakannya dari seluruh kerabat dekatnya. Sebagai belalang penghuni padang rumput tropis, Pulchricranae mirabilis diperkirakan berperan sebagai herbivora yang membantu mengatur pertumbuhan vegetasi alami. Spesies ini juga menjadi sumber makanan bagi berbagai predator seperti burung, reptil, amfibi, dan laba-laba, sehingga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan rantai makanan. Kehadirannya menunjukkan bahwa habitat padang rumput di Thailand masih memiliki kondisi ekologis yang baik dan mampu mendukung spesies endemik yang sangat terspesialisasi.


 

Klasifikasi dan Taksonomi

Kingdom : Animalia

Filum : Arthropoda

Kelas : Insecta

Ordo : Orthoptera

Subordo : Caelifera

Superfamili : Acridoidea

Famili : Acrididae

Subfamili : Hemiacridinae

Tribus : Cranaeini

Genus : Pulchricranae Dawwrueng, Storozhenko, Waengsothorn & Suwannapoom, 2025

Spesies tipe : Pulchricranae mirabilis Dawwrueng, Storozhenko, Waengsothorn & Suwannapoom, 2025

Notes :  Genus baru, bukan sekadar spesies baru. Penemuan ini tergolong istimewa karena para ilmuwan mendeskripsikan genus baru (Pulchricranae), bukan hanya spesies baru. Penemuan genus jauh lebih jarang dibandingkan penemuan spesies.

 



 

Informasi & Publikasi

Pattarawich DAWWRUENG, Sergey YU. STOROZHENKO, Surachit WAENGSOTHORN dan Chatmongkon SUWANNAPOOM. 2025. Genus Subfamili Hemiacridinae (Orthoptera: Acrididae) baru yang menarik dari Thailand.   Zootaksa.  5737(4) ; 565-572. DOI:  doi.org/10.11646/zootaxa.5737.4.6  [29-12-2025]

 facebook.com/ PattarawichDawwrueng /posts/25357077243932794



 

Penulis: Dila

 

 Editor: Ali Maruf

 

 Foto by: Pattarawich DAWWRUENG, Sergey YU. STOROZHENKO, Surachit WAENGSOTHORN dan Chatmongkon SUWANNAPOOM

Link & Doi: doi.org/10.11646/zootaxa.5737.4.6  [29-12-2025]

 facebook.com/ PattarawichDawwrueng /posts/25357077243932794

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.