Mengenal Chirixalus pantaiselatan: Penghuni Baru dari Pesisir Selatan Jawa

Mengenal Chirixalus pantaiselatan: Penghuni Baru dari Pesisir Selatan Jawa

Mengenal Chirixalus pantaiselatan: Penghuni Baru dari Pesisir Selatan Jawa

Status: Active
05 Jun 2026
Dsn Mamalia
46 Views

25/ Oktober /2025 -21.36| Nova & Extinc PARAMIDSN


 

(Amfibi | 2021 ) Nama Species | Misbahul Munir, Amir Hamidy, Mirza Dikari Kusrini, Umar Fhadli Kennedi, Mohammad Ali Ridha, Dzikri Ibnul Qayyim, Rizky Rafsanzani dan Kanto Nishikawa. | Cagar Alam Leuweung Sancang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, | Indonesia 


 

[Herpetologi • 2021] Chirixalus pantaiselatan • Spesies Baru ChirixalusBoulenger, 1893 (Anura: Rhacophoridae) dari Hutan Dataran Rendah Jawa, Indonesia



 

Surabaya, paramidsn.com -Tim peneliti dari LIPI bersama Museum Zoologicum Bogoriense berhasil menemukan spesies katak pohon baru yang dinamai Chirixalus pantaiselatan. Spesies ini pertama kali ditemukan di kawasan Cagar Alam Leuweung Sancang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan dideskripsikan secara resmi pada tahun 2021. Katak ini memiliki ukuran tubuh kecil dengan panjang sekitar 3 sentimeter, berkulit halus berwarna coklat keemasan, serta memiliki iris mata berwarna ungu keunguan yang menjadi ciri khasnya. 

 

Etimologi Nama Katak

Penemuan Chirixalus pantaiselatan menjadi catatan penting bagi dunia herpetologi Indonesia karena menambah daftar keanekaragaman hayati endemik Pulau Jawa. Penamaan “pantaiselatan” diambil dari lokasi penemuannya yang berada dekat dengan kawasan pesisir selatan Jawa Barat. Habitat alami katak ini berada di hutan dataran rendah yang lembap, di sekitar aliran air bersih dan dedaunan basah. Namun, ancaman degradasi hutan dan alih fungsi lahan di wilayah selatan Jawa menjadi tantangan serius bagi kelangsungan hidup spesies ini.

 

Spesifikasi Chirixalus

Katak jantan dewasa memiliki panjang moncong-ventral 25,3–28,9 mm . Katak ini dapat mengubah warna: Spesimen yang dikumpulkan pada malam hari tampak berwarna cokelat di bagian punggung dan merah muda-putih di bagian perut dan permukaan bawah. Spesimen yang diamati pada siang hari berwarna kuning pucat hingga cokelat muda di bagian punggung. Terdapat pita warna melintang gelap di tungkai depan dan belakang. Iris mata berwarna ungu. Terdapat beberapa warna perak dan bintik-bintik gelap di dekat mulut dan bintik cokelat gelap di setiap kelopak mata hingga daerah intraorbital dan tanda berbentuk berlian di daerah supraskapular. Gendang telinga berwarna cokelat gelap.

 

Penambahan Family Chirixalus

Dilansir dari BioLib Family dari Chirixalus sendiri terdiri dari 6 Species yakni: 
species Chirixalus doriae Boulenger, 1893

species Chirixalus dudhwaensis Ray, 1992

species Chirixalus nongkhorensis (Cochran, 1927)

species Chirixalus pantaiselatan Munir, Hamidy, Kusrini, Kennedi, Ridha, Qayyim, Rafsanzani & Nishikawa, 2021

species Chirixalus simus Annandale, 1915

species Chirixalus trilaksonoi (Riyanto & Kurniati, 2014


 

 Etimologi dan Lokasi

​Nama pantaiselatan dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap lokasi penemuan spesies ini di wilayah Jawa bagian selatan. Kata ini merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa Indonesia: "Pantai" (pesisir) dan "Selatan" (arah mata angin). Penemuan ini tidak hanya menjadi catatan taksonomi baru, tetapi juga menegaskan pentingnya upaya eksplorasi berkelanjutan di habitat-habitat alami yang tersisa di pesisir selatan Jawa.


 

​Klasifikasi dan Taksonomi Chirixalus pantaiselatan

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Amphibia

Ordo: Anura

Famili: Rhacophoridae

Genus: Chirixalus

Spesies: Chirixalus pantaiselatan

Notes : Peneliti menegaskan pentingnya menjaga kawasan konservasi seperti Leuweung Sancang agar tetap lestari, mengingat area tersebut tidak hanya menjadi rumah bagi Chirixalus pantaiselatan tetapi juga berbagai spesies flora dan fauna langka lainnya. Penemuan ini juga menunjukkan bahwa eksplorasi biodiversitas di Pulau Jawa masih jauh dari selesai dan berpotensi mengungkap lebih banyak spesies baru di masa mendatang.

 

Informasi publikasi

Misbahul Munir, Amir Hamidy, Mirza Dikari Kusrini, Umar Fhadli Kennedi, Mohammad Ali Ridha, Dzikri Ibnul Qayyim, Rizky Rafsanzani dan Kanto Nishikawa. 2021. Spesies Baru Chirixalus Boulenger, 1893 (Anura: Rhacophoridae) dari Hutan Dataran Rendah Jawa.  BULLETIN ZOOLOGI UNDIAN.  69 ; 219–234 

lkcnhm.nus.edu.sg/wp-content/uploads/sites/10/2021/07/RBZ-2021-0018.pdf


 

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : Misbahul Munir, Amir Hamidy, Mirza Dikari Kusrini, Umar Fhadli Kennedi, Mohammad Ali Ridha, Dzikri Ibnul Qayyim, Rizky Rafsanzani dan Kanto Nishikawa.

Link /Doi :  lkcnhm.nus.edu.sg/wp-content/uploads/sites/10/2021/07/RBZ-2021-0018.pdf






 

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.