Macan Dahan Formosa (Neofelis nebulosa brachyura): dari Taiwan yang Dinyatakan Punah, Namun Masih Menyisakan Misteri

Macan Dahan Formosa (Neofelis nebulosa brachyura): dari Taiwan yang Dinyatakan Punah, Namun Masih Menyisakan Misteri

Macan Dahan Formosa (Neofelis nebulosa brachyura): dari Taiwan yang Dinyatakan Punah, Namun Masih Menyisakan Misteri

Status: Active
17 Agt 2026
Dsn Mamalia
35 Views

17/AGUSTUS /2026 – 20.00 | Redaksi PARAMIDSN


 

Mamalia | 2018 )  Neofelis nebulosa brachyura  | Robert Swinhoe (1836–1877) | Pulau Taiwan.  | Taiwan PUNAH : 2018



 

Surabaya, PARAMIDSN.com – Macan dahan Formosa (Neofelis nebulosa brachyura) merupakan subspesies macan dahan yang dahulu hanya ditemukan di Pulau Taiwan. Hewan ini dikenal sebagai satu-satunya kucing besar asli Taiwan dan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam budaya masyarakat adat setempat, khususnya suku Paiwan dan Rukai. 


 

Satwa Suci adat setempat

Bagi masyarakat Paiwan, satwa ini disebut Li'uljaw, hewan yang dianggap suci sehingga perburuannya dipandang sebagai pelanggaran adat yang sangat berat.

Menariknya, tidak ada catatan yang menunjukkan bahwa orang non-pribumi pernah melihat macan dahan Formosa hidup di alam liar. Sebagian besar informasi mengenai keberadaannya berasal dari kesaksian masyarakat adat yang telah hidup berdampingan dengan satwa tersebut selama berabad-abad. Pada dekade 1970-an, pembalakan hutan secara besar-besaran mengubah bentang alam pegunungan Taiwan. Hutan primer yang menjadi habitat utama macan dahan mengalami kerusakan dan terfragmentasi, menyebabkan populasi satwa ini terus menurun.


 

Hasil kamera trap 1997-2013

Catatan terakhir yang dapat dikonfirmasi berasal dari para pemburu adat di kawasan Gunung Tawu pada tahun 1983. Setelah itu tidak ada lagi bukti ilmiah yang memastikan keberadaan satwa tersebut.

Untuk memastikan statusnya, para peneliti melakukan salah satu survei kamera jebak terbesar di Taiwan antara tahun 1997 hingga 2013. Sebanyak 1.450 lokasi di seluruh habitat potensial dipasangi kamera jebak dengan total 128.349 hari pemasangan. Hasilnya sangat mengejutkan, tidak satu pun foto macan dahan Formosa berhasil diperoleh.


 

Perjumpaan di 2018

Berdasarkan hasil survei tersebut, Dewan 

Pertanian Taiwan (Council of Agriculture) pada tahun 2013 secara resmi menyatakan Neofelis nebulosa brachyura telah punah.

Namun kisah satwa ini belum benar-benar berakhir. Pada tahun 2018, beberapa penjaga hutan masyarakat Paiwan dari Desa Alangyi, Kabupaten Taitung, melaporkan dua perjumpaan terpisah dengan seekor kucing besar bercorak tutul. Salah satu individu dilaporkan sedang memangsa kambing di tebing, sementara laporan lainnya menyebut seekor kucing besar berlari melewati sepeda motor sebelum memanjat sebuah pohon.

Laporan tersebut mendorong otoritas adat meningkatkan patroli kawasan hutan serta meminta penghentian aktivitas penebangan. 


 

Sorotan DNA & Keyakinan Masyarakat

Biro Kehutanan Taiwan juga melakukan penyelidikan dan hingga kini masih mempertahankan macan dahan Formosa dalam daftar satwa liar yang dilindungi Kategori I sebagai langkah kehati-hatian. Meski demikian, hingga saat ini belum pernah ditemukan foto, rekaman video, sampel DNA, maupun bukti fisik lain yang dapat membuktikan bahwa satwa tersebut masih bertahan hidup. Hingga kini, macan dahan Formosa tetap menjadi salah satu misteri zoologi terbesar di Asia Timur. Secara ilmiah subspesies ini dianggap telah punah, tetapi cerita dan keyakinan masyarakat adat masih menyisakan harapan bahwa sang penjaga hutan pegunungan Taiwan mungkin masih bersembunyi di kawasan yang belum pernah dijelajahi secara menyeluruh.


 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama genus Neofelis berasal dari bahasa Yunani, yaitu neo yang berarti "baru" dan felis dari bahasa Latin yang berarti "kucing", sehingga dapat diartikan sebagai "kucing baru". Nama spesies nebulosa berasal dari bahasa Latin nebulosus yang berarti "berawan" atau "berkabut", merujuk pada pola tutul besar menyerupai awan di tubuhnya. Nama subspesies brachyura berasal dari bahasa Yunani brachys (pendek) dan oura (ekor), mengacu pada ekornya yang relatif lebih pendek dibandingkan subspesies macan dahan lainnya. Sebagai predator puncak hutan pegunungan Taiwan, macan dahan Formosa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan populasi mamalia kecil, burung, serta satwa arboreal lainnya. Kehadirannya membantu mengendalikan populasi mangsa sehingga rantai makanan tetap stabil dan kesehatan ekosistem hutan tetap terjaga. Hilangnya predator ini diduga menyebabkan perubahan dinamika populasi satwa mangsa dan menjadi indikator rusaknya habitat hutan alami akibat aktivitas manusia.


 

Klasifikasi & Taksonomi

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Mammalia

Ordo: Carnivora

Famili: Felidae

Subfamili: Pantherinae

Genus: Neofelis

Spesies: Neofelis nebulosa

Subspesies: Neofelis nebulosa brachyura


 

Notes :Merupakan satu-satunya kucing besar asli Pulau Taiwan. Disebut Li'uljaw oleh masyarakat adat Paiwan dan dianggap sebagai hewan suci.

Perburuannya dahulu merupakan pelanggaran adat yang sangat berat.

Tidak ada catatan ilmiah mengenai orang non-pribumi yang pernah melihat individu hidup di alam liar. Survei kamera jebak terbesar di Taiwan selama lebih dari 128.000 hari tidak berhasil memperoleh satu pun foto satwa ini. Walaupun telah dinyatakan punah sejak 2013, laporan masyarakat adat pada 2018 masih memunculkan perdebatan mengenai kemungkinan keberadaannya di pegunungan terpencil Taiwan.


 

Penulis : Ali Setyaki

Editor : Agung Monche

Foto by : Illustration by Joseph Wolf

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.