Katak Baru "Leptobrachella deocaensis" dari Hutan Pesisir Gunung Deo Ca, Vietnam

Katak Baru "Leptobrachella deocaensis" dari Hutan Pesisir Gunung Deo Ca, Vietnam

Katak Baru "Leptobrachella deocaensis" dari Hutan Pesisir Gunung Deo Ca, Vietnam

Status: Active
02 Sep 2026
Dsn Mamalia
5 Views

02/SEPTEMBER/2026-20.00| Novw & Extinc PARAMIDSN


 

Amfibi | 2026) | Leptobrachella deocaensis | Dang Trong Do, Truong Quang Nguyen, Chung Van Hoang, Thomas Ziegler dan Cuong The Pham | Provinsi Dak Lak | Vietnam


 

[Herpetologi • 2026] Leptobrachella deocaensis • Spesies Baru Leptobrachella Smith, 1925 (Anura: Megophryidae) dari hutan pesisir Provinsi Dak Lak, Vietnam



 

SURABAYA, Paramidsn.com — Kekayaan amfibi Vietnam kembali bertambah. Para peneliti mendeskripsikan spesies katak baru dari genus Leptobrachella yang ditemukan di hutan pesisir kawasan Gunung Deo Ca, Provinsi Dak Lak, Vietnam. Spesies tersebut diberi nama Leptobrachella deocaensis Dang Trong Do, Truong Quang Nguyen, Chung Van Hoang, Thomas Ziegler & Cuong The Pham, 2026. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal ZooKeys volume 1267 pada 20 Januari 2026. Keberadaan spesies baru tersebut semakin memperlihatkan tingginya keanekaragaman amfibi di kawasan Indochina, khususnya pada habitat hutan yang masih menyimpan banyak fauna dengan persebaran terbatas.


 

Ditemukan di Hutan Pesisir Gunung Deo Ca

Leptobrachella deocaensis diketahui dari kawasan hutan pesisir Gunung Deo Ca di Provinsi Dak Lak. Habitat semacam ini sangat penting bagi amfibi karena menyediakan kombinasi kelembapan, vegetasi, serasah, serta lingkungan perairan kecil yang diperlukan dalam berbagai tahap kehidupan mereka. Menariknya, penemuan L. deocaensis menunjukkan bahwa kawasan yang berada dekat pesisir sekalipun dapat menyimpan spesies amfibi yang memiliki karakter evolusioner tersendiri.


 

Bukan Sekadar Katak yang Mirip

Menentukan apakah populasi katak merupakan spesies baru tidak cukup hanya berdasarkan perbedaan warna atau bentuk tubuh. Para peneliti menggunakan pendekatan integratif, dengan membandingkan karakter morfologi sekaligus data genetik. Dari sisi morfologi, L. deocaensis dapat dibedakan dari anggota genus Leptobrachella lainnya berdasarkan ukuran tubuh, tekstur kulit punggung, pola warna kepala dan tubuh, serta warna iris.

Spesies ini juga mempunyai sejumlah karakter anatomi yang cukup mencolok.

Katak tersebut tidak memiliki kelenjar ventrolateral maupun kelenjar femoral, sementara pinggiran lateral pada jari tangan dan kaki juga tidak ditemukan.

Kombinasi karakter tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan identitas spesies baru.


 

DNA Menguatkan Status Spesies Baru

Bukti morfologi kemudian diperkuat dengan analisis molekuler. Para peneliti menganalisis sekuens gen mitokondria 16S rRNA, salah satu penanda genetik yang banyak digunakan dalam penelitian filogeni dan identifikasi amfibi.

Hasilnya menunjukkan bahwa Leptobrachella deocaensis memiliki jarak genetik setidaknya 6,34% dari spesies-spesies kerabatnya berdasarkan gen 16S rRNA.

Perbedaan tersebut, bersama dengan bukti morfologi dan isolasi geografis, mendukung pengakuan populasi Gunung Deo Ca sebagai spesies tersendiri.


 

Kerabat Terdekatnya Juga dari Vietnam

Analisis filogenetik memberikan informasi menarik mengenai sejarah evolusi katak ini.

Leptobrachella deocaensis diketahui secara genetik paling dekat dengan Leptobrachella macrops yang juga berasal dari Vietnam.

Hubungan tersebut mendapatkan dukungan kuat dari dua metode analisis filogenetik, yaitu Bayesian Inference (BI) dengan nilai 1,00 dan Maximum Likelihood (ML) dengan nilai 98. Temuan ini menunjukkan bahwa L. deocaensis dan L. macrops memiliki hubungan kekerabatan yang kuat meskipun keduanya dapat dibedakan berdasarkan kombinasi karakter morfologi dan genetik.


 

Ciri Khas Leptobrachella deocaensis

Beberapa karakter yang digunakan untuk membedakan spesies baru ini antara lain:

Ukuran tubuh yang berbeda dari kerabatnya.

Tekstur kulit punggung yang khas.

Tidak memiliki kelenjar ventrolateral.

Tidak memiliki kelenjar femoral.

Tidak memiliki pinggiran lateral pada jari tangan dan kaki. Pola warna kepala dan tubuh yang khas. Warna iris yang menjadi salah satu karakter pembeda. Divergensi genetik minimal 6,34% pada gen 16S rRNA dibandingkan spesies terkait. Kombinasi karakter tersebut membuat identitas L. deocaensis dapat dipisahkan dari spesies Leptobrachella lainnya.


 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama spesifik deocaensis merujuk pada Gunung Deo Ca, kawasan tempat spesies baru ini ditemukan di Vietnam.

Pemberian nama berdasarkan lokasi penemuan merupakan praktik umum dalam nomenklatur zoologi dan sekaligus mengabadikan hubungan spesies dengan wilayah geografisnya. Nama Leptobrachella deocaensis dengan demikian dapat dimaknai sebagai Leptobrachella dari Deo Ca”. Sebagai katak hutan, Leptobrachella deocaensis merupakan bagian dari jaringan ekologi kawasan Gunung Deo Ca. Katak berperan sebagai predator berbagai hewan kecil, terutama invertebrata, sekaligus menjadi sumber makanan bagi predator yang lebih besar. Keberadaannya membantu menghubungkan berbagai tingkat dalam rantai makanan ekosistem hutan. Amfibi juga sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan karena kulit mereka yang permeabel dan ketergantungannya terhadap kelembapan. Oleh sebab itu, keberadaan spesies dengan persebaran terbatas seperti L. deocaensis dapat menjadi perhatian penting dalam pemantauan perubahan kualitas habitat.

Kerusakan hutan, perubahan tata air, pencemaran, dan perubahan kondisi mikroklimat berpotensi memberikan dampak besar terhadap amfibi yang memiliki habitat sempit.


 

Klasifikasi dan Taksonomi

Kingdom : Animalia
 

Phylum : Chordata
 

Class : Amphibia
 

Order : Anura
 

Family : Megophryidae
 

Genus : Leptobrachella Smith, 1925
 

Species : Leptobrachella deocaensis 

Notes : Penemuan Leptobrachella deocaensis memperlihatkan bahwa kawasan hutan di Vietnam masih menyimpan keanekaragaman yang belum sepenuhnya dipahami. Sebuah spesies yang tampak seperti katak kecil biasa ternyata memiliki kombinasi karakter morfologi dan sejarah genetik yang berbeda dari kerabatnya.

Lebih dari sekadar tambahan nama dalam daftar fauna Vietnam, L. deocaensis menjadi bukti bahwa eksplorasi biodiversitas pada habitat yang relatif terbatas dapat mengungkap garis evolusi yang sebelumnya tersembunyi. Bagi konservasi, pesan dari penemuan ini cukup jelas: menjaga hutan Gunung Deo Ca berarti turut menjaga habitat bagi spesies-spesies yang bahkan mungkin baru sekarang mulai dikenal oleh ilmu pengetahuan.



 

Informasi & Publikasi

Dang Trong Do, Truong Quang Nguyen, Chung Van Hoang, Thomas Ziegler dan Cuong The Pham. 2026. Spesies Baru  Leptobrachella  Smith, 1925 (Anura, Megophryidae) dari hutan pesisir Provinsi Dak Lak, Vietnam.  ZooKeys.  1267: 15-30. DOI:  doi.org/10.3897/zookeys.1267.177118 

[20 Januari 2026]



 

Penulis :Dila

Editor : Ali Maruf

Foto By :Dang Trong Do, Truong Quang Nguyen, Chung Van Hoang, Thomas Ziegler dan Cuong The Pham

Link & DOI:  doi.org/10.3897/zookeys.1267.177118 

[20 Januari 2026]

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.