Ilmuwan Temukan Spesies Ikan baru "Tiandeng Cave Loach" di Guangxi China

Ilmuwan Temukan Spesies Ikan baru  "Tiandeng Cave Loach" di Guangxi China

Ilmuwan Temukan Spesies Ikan baru "Tiandeng Cave Loach" di Guangxi China

Status: Active
15 Sep 2026
Dsn Mamalia
29 Views

15/ SEPTEMBER/2026 Nova & Extinct | PARAMIDSN


 

(Pisces | 2026 ) Balitora tiandengensis | You Nong, Yuan Fang, Jin-Yue Li, Qiu-Jun Wei, Chuan-Gui Xu dan Gui-Yuan Wei | Guangxi, Tiongkok|


 

[Ichthyology • 2026] Balitora tiandengensis • Spesies Baru Loach Penghuni Gua (Cypriniformes: Balitoridae) dari Guangxi, Tiongkok



 


Surabaya, Paramidsn.com — Kekayaan hayati tersembunyi di bawah kawasan karst Tiongkok kembali mengungkap salah satu rahasianya. Para peneliti berhasil mendeskripsikan spesies ikan baru yang ditemukan dari ekosistem gua karst di Desa Duoru, Kota Dukang, Kabupaten Tiandeng, Daerah Otonomi Zhuang Guangxi, Tiongkok.

Spesies tersebut diberi nama ilmiah Balitora tiandengensis Nong & Wei, sp. nov., dengan nama umum yang diusulkan Tiandeng Cave Loach dan nama Mandarin tiān děng pá qiū . Penemuan ini tidak hanya menambah daftar spesies ikan air tawar Tiongkok, tetapi juga memperluas informasi mengenai persebaran genus Balitora di wilayah Guangxi.


 

Garis Keturunan Evolusi  Sendiri

Keberadaan Balitora tiandengensis sebagai spesies baru didukung oleh kombinasi bukti morfologi dan molekuler. Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan merekonstruksi pohon filogenetik menggunakan 70 sekuens yang berasal dari dua gen mitokondria, yaitu COI dan Cyt b, serta tiga gen nuklir, yakni RAG1, IRBP, dan EGR2B. Hasil analisis menunjukkan bahwa spesimen dari gua Tiandeng membentuk garis keturunan evolusi yang independen. Temuan molekuler tersebut kemudian diperkuat dengan karakter morfologi yang membedakannya dari spesies lain yang saat ini ditempatkan dalam genus Balitora.

Dengan pendekatan tersebut, para peneliti dapat menunjukkan bahwa ikan yang ditemukan di lingkungan gua karst tersebut bukan sekadar variasi lokal dari spesies yang telah dikenal, melainkan merupakan unit evolusi yang berbeda.


 

Diagnosa pembeda sp. Nov

Balitora tiandengensis memiliki kombinasi karakter sirip dan bentuk tubuh yang khas.

Spesies ini memiliki dua pasang sungut rahang atas. Jari-jari siripnya terdiri atas:

Sirip punggung: iii, 9

Sirip dada: v, 12

Sirip perut: ii, 7

Sirip dubur: i, 6

Pada garis lateral tubuh terdapat sekitar 69–75 sisik.

Bagian punggung memiliki sekitar 6–7 bercak oval melintang yang tampak samar dan tidak terpisah secara tegas. Karakter pola tersebut menjadi salah satu ciri yang membantu membedakannya dari kerabat dekat.

Bibirnya relatif sederhana. Tidak terdapat lipatan maupun penebalan kompleks seperti yang dapat ditemukan pada beberapa spesies lain. Bibir atas dan bawah terhubung pada sudut mulut, sedangkan bibir atas memiliki sederet papila yang tidak terlalu mencolok.


 

Sirip dan Bentuk Tubuh

Sirip punggung B. tiandengensis tergolong cukup panjang, sekitar 16,7–19,4% dari panjang standar (SL).

Sirip dada memiliki panjang sekitar 18,4–20,5% SL, sementara sirip perut berkembang sedang dengan tepi distal membulat dan memiliki panjang sekitar 15,1–16,7% SL.

Sebaliknya, sirip duburnya relatif pendek, sekitar 15,0–16,7% SL. Sirip tersebut memiliki tepi distal yang terpotong dan pangkalnya berada dekat dengan anus, tetapi cukup jauh dari pangkal sirip ekor.

Posisi anus juga menjadi salah satu karakter morfologi penting. Jarak anus berada sekitar 72,5–73,3% dari ujung posterior pangkal sirip perut menuju pangkal sirip dubur.

Secara keseluruhan, kombinasi karakter sirip, jumlah sisik garis lateral, sungut, pola tubuh, serta struktur bibir memberikan identitas morfologis yang khas bagi spesies ini.


 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama spesifik tiandengensis merujuk langsung pada Kabupaten Tiandeng, Guangxi, Tiongkok, yang merupakan lokasi tipe spesies baru ini. Nama tersebut sekaligus mengabadikan wilayah tempat ditemukannya populasi Balitora yang sebelumnya belum diketahui secara ilmiah. Peneliti mengusulkan nama umum bahasa Inggris Tiandeng Cave Loach, sedangkan nama Mandarin yang diusulkan adalah tiān děng pá qiū ().Penemuan Balitora tiandengensis memiliki nilai ekologis yang besar karena spesies ini berasal dari ekosistem gua karst, salah satu lingkungan yang memiliki kondisi ekologis sangat khas dan rentan terhadap perubahan. Gua bukan sekadar ruang kosong di dalam batu kapur. Sistem bawah tanah dapat memiliki jaringan aliran air yang menghubungkan berbagai bagian ekosistem, sementara sumber makanan dan produktivitas biologisnya relatif terbatas dibandingkan lingkungan permukaan. Sebagai ikan yang hidup dalam sistem perairan karst, B. tiandengensis menjadi bagian dari komunitas organisme air tawar bawah tanah. Keberadaannya dapat membantu menggambarkan keunikan biodiversitas perairan gua sekaligus menunjukkan bahwa kawasan karst Guangxi masih menyimpan garis keturunan fauna yang belum sepenuhnya diketahui.

Dari perspektif konservasi, penemuan spesies endemik atau memiliki persebaran terbatas seperti ini juga memperkuat alasan untuk menjaga kualitas air, aliran bawah tanah, struktur gua, serta kawasan karst di permukaan. Gangguan terhadap sistem karst termasuk perubahan hidrologi, pencemaran air, aktivitas pertambangan, maupun perubahan habitat berpotensi memberikan dampak langsung terhadap organisme yang bergantung pada lingkungan bawah tanah.


 

Klasifikasi dan Taksonomi

Kingdom: Animalia
 

Phylum: Chordata
 

Class: Actinopterygii
 

Order: Cypriniformes
 

Family: Balitoridae
 

Genus: Balitora
 

Species: Balitora tiandengensis

Notes :   Sebelumnya, keberadaan genus Balitora di Guangxi telah diketahui, tetapi penemuan B. tiandengensis memberikan informasi baru mengenai persebaran kelompok tersebut. Spesies baru ini menunjukkan bahwa kawasan karst Guangxi masih memiliki potensi besar dalam mengungkap keanekaragaman ikan air tawar yang tersembunyi. Penemuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa eksplorasi biodiversitas tidak selalu harus dilakukan di hutan atau sungai yang terlihat dari permukaan. Di balik batuan kapur dan jaringan gua, masih terdapat organisme yang telah menjalani sejarah evolusinya sendiri dan baru sekarang mulai dikenali oleh ilmu pengetahuan.


 

Informasi & Publikasi

 You Nong, Yuan Fang, Jin-Yue Li, Qiu-Jun Wei, Chuan-Gui Xu dan Gui-Yuan Wei. 2026. Balitora tiandengensis (Teleostei, Balitoridae), Spesies Baru Loach Penghuni Gua dari Guangxi, Cina.  Kunci Kebun Binatang.  1267: 373-390. DOI:  doi.org/10.3897/zookeys.1267.166354  [30 Januari 2026]


 

Penulis :Dila

Editor : Ali Maruf

Foto By :You Nong, Yuan Fang, Jin-Yue Li, Qiu-Jun Wei, Chuan-Gui Xu dan Gui-Yuan Wei

Link & DOI:  doi.org/10.3897/zookeys.1267.166354  [30 Januari 2026]

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.