8/MARET/2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN
(Pisces | 2025 ) Lentipes ptasan | Wei-Cheng Jhuang dkk | Pulau Mindanao | Taiwan dan Filipina
Iktiologi • 2025] Lentipes ptasan • Spesies Baru Ikan Gobi Sicydiine (Teleostei: Gobioidei) dari Pasifik Barat , dengan Deskripsi Ulang L. mindanaoensis
SURABAYA, Paramidsn.com – Dunia ikhtiologi kembali dikejutkan dengan penemuan spesies baru dari genus Lentipes. Spesies yang diberi nama Lentipes ptasan ini dideskripsikan oleh tim peneliti internasional (Wei-Cheng Jhuang dkk.) berdasarkan spesimen yang ditemukan di dua lokasi berbeda: Taiwan dan Pulau Mindanao, Filipina. Penemuan yang dipublikasikan dalam Journal of Fish Biology (2025) ini tidak hanya menambah daftar biodiversitas Pasifik Barat, tetapi juga membawa narasi budaya yang unik melalui penamaannya.
Etimologi: Penghormatan untuk Budaya Suku Truku
Nama spesifik "ptasan" diambil dari bahasa Truku, suku asli di Taiwan. Dalam bahasa tersebut, ptasan berarti "tato wajah". Pemilihan nama ini bukan tanpa alasan; Lentipes ptasan jantan memiliki dua garis hitam menonjol yang membentang dari depan mata, melewati lubang hidung, hingga ke ujung moncong. Pola ini menyerupai tradisi tato wajah kuno yang dilakukan oleh masyarakat adat di Taiwan dan Filipina.
Morfologi dan Ciri Khusus
Lentipes ptasan dikategorikan sebagai spesies gobi berukuran besar di kelasnya. Selain "tato" di wajah, spesies ini memiliki beberapa karakteristik fisik yang membedakannya dari kerabat dekatnya:
Karakteristik Jantan: Memiliki bibir atas yang menonjol melebihi moncong, jumlah gigi tricuspid premaxillary yang lebih sedikit, dan bintik hitam khas pada sirip punggung kedua. Saat memasuki masa perkawinan, jantan akan menampilkan warna yang kontras dengan pita vertikal cokelat di tengah tubuh.
Karakteristik Betina: Meskipun cenderung lebih samar, betina dapat dikenali melalui pola warna oranye yang mengelilingi area anus.
Sirip Dubur: Pangkal sirip dubur pada spesies ini memiliki pita cokelat lebar yang memanjang.
Tantangan Genetik dan Biogeografi
Penelitian ini juga menyoroti kompleksitas evolusi genus Lentipes. Menariknya, meskipun secara fisik berbeda, L. ptasan dan beberapa kerabatnya memiliki kemiripan genetik yang sangat tinggi. Tercatat 11 dari 14 spesies dalam kelompok ini tidak dapat dibedakan hanya berdasarkan gen subunit I sitokrom oksidase. Hal ini menunjukkan bahwa divergensi (pemisahan spesies) mereka terjadi dalam waktu yang relatif baru secara geologis.
Para peneliti menduga bahwa diferensiasi spesies ini sangat dipengaruhi oleh seleksi seksual, peristiwa biogeografi historis di wilayah Pasifik Barat, serta proses ekologis kontemporer di habitat mereka.
Revisi Taksonomi: L. mindanaoensis
Selain mendeskripsikan spesies baru, studi ini juga melakukan deskripsi ulang terhadap Lentipes mindanaoensis. Dalam pengumuman yang sama, para ahli menetapkan bahwa L. adelphizonus kini secara resmi dianggap sebagai sinonim junior dari L. mindanaoensis, yang berarti keduanya adalah spesies yang sama.
Penemuan Lentipes ptasan mempertegas bahwa perairan pulau-pulau vulkanik di Asia Timur dan Asia Tenggara masih menyimpan rahasia biodiversitas yang perlu terus dieksplorasi dan dilindungi.
Referensi
Wei-Cheng Jhuang, Cleto L. Nañola Jr., Xiao Fei Li dan Te-Yu Liao. 2025. Lentipes ptasan , Spesies Baru Ikan Gobi sicydiine (Teleostei: Gobioidei) dari Pasifik Barat, dengan Deskripsi Ulang L. mindanaoensis .
Penulis: Ali Maruf
Editor: Adi mikayasa
Foto By : Jhuang, Nañola, Li & Liao,
License: CC-BY-NC
Link : doi.org/10.1111/jfb.70277 [21 November 2025]
facebook.com/WeiChengJhuang /posts/ 429041387784410