1/SEPTEMBER/2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN
(Invertebrata | 2026 ) Hexura vandal | Arnau Calatayud-Mascarell, Ethan J. Briggs dan Chris A. Hamilton | Pegunungan Rocky, Idaho, | Amerika Serikat |
[Arachnologi • 2026] Hexura vandal sp. nov. • Spesies Baru Laba-Laba Jaring Corong Mygalomorph dengan Sebaran Sangat Terbatas di Idaho
SURABAYA, Paramidsn.com — Pegunungan Rocky di Idaho, Amerika Serikat, ternyata menyimpan salah satu rahasia evolusi laba-laba yang telah lama tersembunyi. Para peneliti mendeskripsikan spesies baru dari genus Hexura yang diberi nama Hexura vandal sp. nov. Spesies ini menarik perhatian karena ditemukan di wilayah geografis yang sangat terbatas di Idaho utara, sekaligus memperluas wilayah persebaran genus Hexura sekitar 500 kilometer dari wilayah yang sebelumnya diketahui di Pegunungan Pesisir dan Pegunungan Cascade bagian barat di Oregon dan Washington.
Lebih dari sekadar penambahan satu spesies baru, penemuan H. vandal membuka kembali pertanyaan mengenai sejarah biogeografi kelompok laba-laba mygalomorph yang diperkirakan memiliki sejarah evolusi sangat panjang.
Laba-Laba yang Hidup di Dalam Kayu Busuk
Hexura vandal merupakan laba-laba mygalomorph yang memiliki gaya hidup tersembunyi.Spesies ini ditemukan pada hutan konifer campuran di ketinggian sekitar 1.050–1.300 meter. Habitatnya memiliki kondisi sejuk dan lembap, termasuk lereng yang menghadap utara, kawasan riparian, serta ngarai yang teduh. Laba-laba ini membangun jaring sutra berbentuk corong yang padat di dalam atau di bawah batang kayu yang telah membusuk maupun di lapisan lumut. Dari luar, keberadaan laba-laba dapat diketahui melalui pintu masuk jaring berbentuk corong yang terlihat pada permukaan tempat persembunyiannya.
Gaya hidup yang sangat tersembunyi tersebut kemungkinan menjadi salah satu alasan mengapa keberadaan garis keturunan ini baru diketahui setelah dilakukan survei secara lebih intensif.
Ditemukan di Idaho Utara
Holotipe jantan Hexura vandal dikumpulkan di sekitar Apgar Creek, sebelah utara perkemahan Kooskia, Idaho County, Idaho, pada ketinggian sekitar 1.050 meter.
Paratipe betina berasal dari 103 Road, Weippe, pada ketinggian sekitar 1.300 meter. Spesies ini juga diketahui dari lokasi di sekitar Lolo Creek. Dengan demikian, wilayah yang telah diketahui sebagai habitat H. vandal masih sangat terbatas dan terutama berada di kawasan Hutan Nasional Nez Perce serta daerah sekitarnya di Idaho utara. Peneliti melakukan beberapa kampanye pengambilan sampel di luar wilayah yang diketahui, tetapi belum menemukan populasi tambahan.
Ukuran Kecil, tetapi Memiliki Karakter Khas
Hexura vandal bukan laba-laba berukuran raksasa. Holotipe jantannya memiliki panjang total sekitar 11,1 mm, termasuk chelicerae dan spinneret, sedangkan paratipe betina mencapai sekitar 13,1 mm. Tubuh jantan memiliki cephalothorax dan chelicerae berwarna cokelat muda dengan pola garis gelap. Abdomen berwarna cokelat gelap dengan bagian tergit yang lebih terang.
Karapas jantan berukuran sekitar 3,2 mm panjang dan 2,7 mm lebar, sementara betina memiliki karapas sekitar 3,7 mm panjang dan 3,1 mm lebar. Salah satu karakter penting spesies ini adalah struktur spinneret, yaitu alat pemintal sutra. H. vandal mempunyai tiga pasang spinneret, karakter yang juga ditemukan pada H. picea. Kondisi tersebut membedakannya dari H. rothi, yang hanya memiliki dua pasang spinneret.
Perbedaan dengan Kerabatnya
Genus Hexura sebelumnya hanya diketahui memiliki dua spesies, yaitu Hexura picea dan Hexura rothi. Hexura vandal dapat dibedakan dari H. rothi melalui tiga pasang spinneret dan sejumlah karakter morfologi lainnya. Pada jantan, perbedaan juga terlihat pada struktur tibia kaki pertama dan pedipalpus. Sementara pada betina, struktur spermatheca memiliki bentuk yang sangat khas, berupa saluran tubular yang sangat tipis, panjang, dan berpilin dengan sejumlah tonjolan horizontal kecil, kemudian berakhir pada struktur berbentuk belah ketupat.
Perbandingan dengan H. picea juga menunjukkan perbedaan pada jumlah duri tibia kaki pertama, bentuk bercak duri pada tibia palpus, serta ujung bulbus palpus yang bercabang pada H. vandal.
Dengan kombinasi karakter tersebut, H. vandal dapat dikenali sebagai spesies yang berbeda dari kedua kerabatnya.
Diperkuat oleh Analisis Genomik
Para peneliti tidak hanya mengandalkan bentuk tubuh untuk mendeskripsikan spesies baru ini. Analisis filogenomik menggunakan Ultraconserved Elements atau UCE menghasilkan dataset dengan 728 lokus dari matriks okupansi 60%, dengan total sekitar 292.837 pasangan basa. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga spesies Hexura membentuk kelompok monofiletik dengan dukungan filogenetik yang sangat kuat. Hexura vandal ditemukan sebagai kerabat dekat H. picea, dengan nilai dukungan ultrafast bootstrap 99, sedangkan H. rothi berada sebagai kerabat dari dua spesies tersebut. Analisis pohon spesies menggunakan ASTRAL-III juga mendukung hubungan yang sama dengan probabilitas posterior lokal 1. Hasil ini memperkuat bahwa H. vandal bukan sekadar populasi geografis terpencil dari spesies yang sudah dikenal, tetapi merupakan garis keturunan yang dapat dikenali secara taksonomi.
Menyimpan Sejarah Evolusi yang Sangat Tua
Genus Hexura merupakan bagian dari kelompok laba-laba mygalomorph atypoid.
Estimasi sebelumnya menunjukkan bahwa asal-usul dan pemisahan garis keturunan Hexura mungkin berlangsung sekitar 60–180 juta tahun yang lalu. Jika dibandingkan dengan usia manusia modern, angka tersebut menunjukkan betapa panjangnya sejarah evolusi kelompok ini. Distribusi modern yang terfragmentasi kemungkinan tidak semata-mata merupakan hasil penyebaran baru-baru ini. Sebaliknya, persebaran tersebut dapat menjadi peninggalan dari perubahan biogeografi purba yang memisahkan habitat hutan lembap di wilayah Pasifik Barat Laut.
Penemuan populasi Hexura di Pegunungan Rocky Idaho menjadi sangat penting karena menunjukkan bahwa sejarah persebaran genus ini jauh lebih kompleks daripada yang sebelumnya diketahui.
Mengapa Bisa Tersembunyi Begitu Lama?
Laba-laba mygalomorph seperti Hexura memiliki sejumlah karakter yang membuatnya sulit ditemukan. Mereka memiliki kemampuan penyebaran yang terbatas, sangat bergantung pada kondisi habitat tertentu, dan menjalani kehidupan yang sebagian besar tersembunyi di dalam mikrohabitat seperti kayu busuk dan lumut. Habitat yang sejuk dan lembap juga tidak tersebar secara merata. Selain itu, pembentukan dan pengeringan progresif Cekungan Columbia pada masa geologi lalu diperkirakan memisahkan hutan konifer lembap yang sebelumnya lebih terhubung di kawasan Pacific Northwest. Karena itu, populasi yang kini terisolasi di pegunungan dapat menjadi peninggalan dari sejarah konektivitas habitat yang jauh lebih tua.
Ancaman terhadap Spesies Baru
Penemuan Hexura vandal justru membawa kekhawatiran tersendiri.
Spesies ini diketahui hanya dari wilayah yang sangat terbatas. Upaya pencarian di luar wilayah tersebut belum menemukan populasi tambahan. Ancaman potensial datang dari aktivitas penebangan hutan yang berlangsung di wilayah tersebut. Karena H. vandal sangat bergantung pada lingkungan hutan yang sejuk dan lembap serta mikrohabitat berupa kayu busuk dan lumut, perubahan struktur hutan dapat memberikan dampak besar. Ancaman lain adalah kebakaran hutan. Musim kebakaran juga bertepatan dengan periode reproduksi spesies ini. Para peneliti menilai kombinasi antara wilayah sebaran yang sangat kecil dan ancaman habitat membuat H. vandal berpotensi menghadapi risiko kepunahan.
Karena itu, penelitian tersebut menekankan perlunya perhatian konservasi lebih lanjut terhadap spesies ini.
Etimologi& Nilai Ekologis
Nama spesifik vandal merupakan kata benda yang merujuk pada julukan “Vandals”, maskot University of Idaho.
Julukan tersebut diadopsi oleh University of Idaho pada tahun 1917 setelah seorang jurnalis mahasiswa menggambarkan permainan bertahan tim bola basket putra mereka sebagai permainan yang mampu “merusak” lawan. Nama tersebut dipilih karena Hexura vandal merupakan spesies endemik Idaho, sekaligus menjadi penghormatan kepada University of Idaho yang turut memberikan dukungan pendanaan bagi penelitian. Hexura vandal memiliki nilai ekologis penting sebagai bagian dari komunitas arthropoda hutan konifer di Pegunungan Rocky Idaho.
Sebagai laba-laba pemangsa, spesies ini berpotensi membantu mengendalikan populasi berbagai arthropoda kecil yang menjadi mangsanya. Dengan hidup pada kayu busuk dan lapisan lumut, H. vandal juga menjadi bagian dari komunitas mikrohabitat yang terbentuk pada lantai hutan.
Namun, nilai terbesar spesies ini mungkin terletak pada keanekaragaman evolusionernya. Laba-laba mygalomorph memiliki kemampuan penyebaran yang terbatas sehingga populasi yang terisolasi dapat menyimpan sejarah evolusi yang sangat tua. Dengan demikian, menjaga habitat H. vandal berarti bukan hanya mempertahankan satu spesies laba-laba, tetapi juga mempertahankan sebagian kecil dari sejarah evolusi fauna Amerika Utara.
Klasifikasi & Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Class : Arachnida
Order : Araneae
Suborder : Mygalomorphae
Superfamily : Atypoidea
Family : Antrodiaetidae
Genus : Hexura Simon, 1885
Species : Hexura vandal Calatayud-Mascarell, Briggs & Hamilton, sp. nov.
Notes : Hexura vandal adalah contoh bagaimana sebuah spesies kecil yang hidup tersembunyi di balik kayu busuk dapat membawa informasi besar mengenai sejarah kehidupan di Bumi. Penemuan populasi Hexura di Idaho memperluas distribusi genus sekitar 500 kilometer dan menunjukkan bahwa persebaran laba-laba mygalomorph di Amerika Utara mungkin menyimpan sejarah biogeografi yang jauh lebih tua dan kompleks. Dengan wilayah sebaran yang sangat terbatas, ketergantungan pada hutan lembap, serta ancaman penebangan dan kebakaran hutan, H. vandal menjadi salah satu spesies baru yang tidak hanya menarik untuk dipelajari, tetapi juga membutuhkan perhatian konservasi sejak awal penemuannya.
Fakta Singkat
Nama ilmiah : Hexura vandal
Status : Spesies baru
Deskripsi : Arnau Calatayud-Mascarell, Ethan J. Briggs & Chris A. Hamilton
Tahun deskripsi : 2026
Negara : Amerika Serikat
Wilayah : Idaho utara
County utama : Idaho County dan wilayah sekitar Clearwater County
Habitat : Hutan konifer campuran
Ketinggian : sekitar 1.050–1.300 m
Mikrohabitat : Kayu busuk, bawah batang kayu, dan lapisan lumut
Panjang total holotipe jantan : 11,1 mm
Panjang total paratipe betina : 13,1 mm
Spinneret : Tiga pasang
Kerabat terdekat : Hexura picea
Perluasan sebaran genus : sekitar 500 km
Status konservasi dalam penelitian : Terancam dan berpotensi terancam punah
Informasi & publikasi
Calatayud-Mascarell, A., Briggs, E. J. & Hamilton, C. A. (2026). Hidden in the forest: A new species of Hexura (Araneae, Mygalomorphae, Antrodiaetidae) from a highly restricted range in Idaho. ZooKeys.
Penulis: Ali Setyaki
Editor: Adi Mikayasa
Foto by : Calatayud-Mascarell, A., Briggs, E. J. & Hamilton, C. A
Link & DOI : 10.3897/zookeys.1290.200898