08/FEBRUARI/2026-20.00| Redaksi PARAMIDSN
(Invertebrata | 2025) | Siamopotaxis principalis & thailandensis | Arthit Pholyotha, Piyoros Tongkerd, Somsak Panha dan Chirasak Sutcharit | perbukitan batu kapur (limestone hills) di Provinsi Sukhothai | Thailand
[Mollusca • 2025] Siamopotaxis principalis & S. thailandensis • Genus Siput Darat Helicarionoidean Baru Siamopotaxis gen. nov. (Eupulmonata: Helicarionidae) dari Thailand berdasarkan Bukti Filogenetik Molekuler dan Morfologi
Surabaya, PARAMIDSN.com – Dunia malakologi kembali diwarnai penemuan menarik. Sebuah penelitian terbaru berhasil mendeskripsikan genus baru siput darat, Siamopotaxis Pholyotha, gen. nov., yang berasal dari Thailand. Bersamaan dengan itu, dua spesies baru juga diperkenalkan, yakni Siamopotaxis principalis dan Siamopotaxis thailandensis. Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam kajian siput darat famili Helicarionidae karena didukung tidak hanya oleh karakter morfologi yang khas, tetapi juga oleh analisis DNA yang memastikan bahwa Siamopotaxis merupakan garis keturunan (klad) yang berbeda dari genus-genus lainnya.
Penambahan Genus & Spesies Baru
Genus baru Siamopotaxis saat ini terdiri atas dua spesies yang seluruhnya berasal dari Thailand, yaitu:
Siamopotaxis principalis Pholyotha, sp. nov.
Siamopotaxis thailandensis Pholyotha, sp. nov. Deskripsi genus baru ini memperkaya keanekaragaman siput darat di Asia Tenggara sekaligus membantu memperjelas hubungan evolusi dalam famili Helicarionidae yang selama ini masih menyimpan banyak kelompok dengan status taksonomi yang belum pasti.
Ciri Pembeda Genus Baru
Anggota genus Siamopotaxis memiliki cangkang berukuran sedang dengan bentuk membulat dan puncak (spire) yang tinggi serta meruncing. Warna cangkangnya krem dengan satu atau dua pita supraperiferal yang menjadi ciri khas kelompok ini.
Selain bentuk cangkang, genus ini juga memiliki karakter anatomi yang unik berupa sekum epifalik yang pendek, alat panah (dart apparatus) yang memanjang, serta radula dengan jumlah gigi yang banyak dan memiliki tonjolan menyerupai sisir (pectiniform).
Ciri Pembeda Sp Nov.
Kedua spesies baru dapat dibedakan melalui pola pita pada cangkangnya. Siamopotaxis principalis hanya memiliki satu pita spiral, sedangkan Siamopotaxis thailandensis memiliki dua pita spiral, sehingga mudah dikenali secara morfologi.
Keberadaan genus baru ini juga didukung oleh analisis molekuler menggunakan gen mitokondria COI dan 16S, serta gen nuklir 28S, yang menunjukkan bahwa Siamopotaxis merupakan klad tersendiri dalam famili Helicarionidae.
Etimologi & Nilai Ekologis
Nama genus Siamopotaxis berasal dari kata Siam, nama historis Thailand sebagai negara asal genus ini, dipadukan dengan akhiran -potaxis, yang digunakan sebagai nama ilmiah untuk membentuk identitas taksonomi baru dalam kelompok Helicarionidae. Nama spesies principalis berasal dari bahasa Latin yang berarti "utama" atau "yang pertama", mengacu pada statusnya sebagai spesies utama yang mewakili genus baru tersebut.
Sebagai siput darat penghuni lantai hutan, Siamopotaxis principalis berperan penting dalam proses dekomposisi bahan organik. Siput ini membantu menghancurkan daun-daun gugur, jamur, dan material tumbuhan yang membusuk sehingga mempercepat daur ulang unsur hara di dalam tanah. Selain itu, keberadaannya menjadi sumber makanan bagi berbagai predator seperti kumbang, kelabang, reptil kecil, burung, dan mamalia insektivora. Siput darat juga sering dimanfaatkan sebagai bioindikator kesehatan lingkungan karena sangat peka terhadap perubahan kelembapan, kualitas habitat, dan gangguan ekosistem.
Klasifikasi & Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Mollusca
Class : Gastropoda
Subclass : Heterobranchia
Order : Stylommatophora
Superfamily : Helicarionoidea
Family : Helicarionidae
Genus : Siamopotaxis
Species : Siamopotaxis principalis Pholyotha, 2025
Notes : Penemuan Siamopotaxis menjadi salah satu pencapaian penting dalam penelitian siput darat Asia Tenggara karena menghadirkan genus baru sekaligus dua spesies baru yang didukung oleh bukti morfologi dan analisis DNA. Kombinasi data molekuler dari gen COI, 16S, dan 28S memperkuat status ilmiah genus ini sebagai kelompok evolusi yang berbeda dalam famili Helicarionidae. Thailand sendiri terus menjadi salah satu pusat keanekaragaman moluska darat di Asia, dan eksplorasi lebih lanjut diperkirakan masih akan mengungkap banyak spesies baru yang belum dikenal ilmu pengetahuan.
Informasi & Publikasi
Arthit Pholyotha, Piyoros Tongkerd, Somsak Panha dan Chirasak Sutcharit. 2025. Penemuan Genus Siput Darat Helicarionoidean Baru Siamopotaxis gen. nov. (Eupulmonata: Helicarionidae) dari Thailand Berdasarkan Bukti Filogenetik Molekuler dan Morfologi. Sejarah Alam Tropis. Suppl. 8 ; 121-139.
Penulis :Dila
Editor : Ali Setyaki
Foto By :Arthit Pholyotha, Piyoros Tongkerd, Somsak Panha dan Chirasak Sutcharit
Link & DOI: doi.org/10.58837/tnh.25.8.267115 [2025-10-14]