Dua Spesies Baru Cladocera Ditemukan di Thailand & Kamboja Menambah Pemahaman Biodiversitas Perairan Tawar

Dua Spesies Baru Cladocera Ditemukan di Thailand & Kamboja Menambah Pemahaman Biodiversitas Perairan Tawar

Dua Spesies Baru Cladocera Ditemukan di Thailand & Kamboja Menambah Pemahaman Biodiversitas Perairan Tawar

Status: Active
13 Jun 2026
Dsn Mamalia
44 Views

9 / Juni /2026 | Nova & Extinct PARAMIDSN


 

(Invertebrata | 2025 ) Paralona sirindhornae & Karualona cambodiaensis | Artem Y. Sinev dan La-orsri Sanoamuang. | Di perairan air tawar asia tenggara | Thailand & Kamboja 


 

Crustacea • 2025] Paralona sirindhornae & Karualona cambodiaensis • Dua Spesies Baru Cladocera (Cladocera: Chydoridae) dari Asia Tenggara




 

Surabaya,Paramidsn.com-   Penelitian terbaru mengungkap penemuan dua spesies krustasea mikro dari kelompok Cladocera (kutu air) yang berasal dari famili Chydoridae. Penemuan ini menyoroti kekayaan biodiversitas tersembunyi di perairan tawar kawasan Asia Tenggara, khususnya di wilayah Thailand dan Kamboja.


 

​Profil Spesies Baru

​Dalam studi tersebut, tim peneliti mendeskripsikan dua spesies yang sebelumnya tidak diketahui oleh dunia sains, yakni:


 

1) ​Paralona sirindhornae sp. nov. Spesies ini ditemukan tersebar di perairan Thailand dan Kamboja. Keberadaannya memberikan wawasan baru bagi genus Paralona. Dibandingkan dengan kerabatnya yang telah dikenal luas, P. pigra dari wilayah Holarctic (belahan bumi utara), P. sirindhornae memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil. Perbedaan morfologis utama lainnya terletak pada posisi pori-pori di bagian kepala serta struktur unik pada anggota tubuh toraks III hingga V. Menariknya, temuan ini juga mengindikasikan bahwa populasi Paralona yang sebelumnya dilaporkan dari Afrika dan Amerika Selatan kemungkinan besar bukanlah P. pigra, melainkan spesies independen yang belum terdeskripsikan.


 

2) ​Karualona cambodiaensis sp. nov. Berbeda dengan P. sirindhornae, spesies ini memiliki distribusi yang lebih spesifik dan hingga saat ini hanya terdeteksi di wilayah Kamboja. K. cambodiaensis dibedakan dari anggota genus Karualona lainnya melalui karakteristik unik pada sudut posteroventral katup tubuhnya, serta bentuk tubuh dan antena yang sangat spesifik.

​Kedua spesies ini diklasifikasikan sebagai organisme yang langka di alam liar. Penemuannya merupakan hasil dari upaya pengambilan sampel intensif dan metodologi penelitian lapangan yang mendalam di Asia Tenggara.


 

Etimologi ke 2 Spesies

Berdasarkan kaidah penamaan ilmiah (nomenklatur zoologi), pemberian nama spesies biasanya didasarkan pada lokasi geografis penemuan, ciri khas morfologi, atau sebagai penghormatan kepada pihak tertentu. Berikut adalah etimologi dari kedua spesies tersebut:

​1. Paralona sirindhornae

​Nama spesies ini diambil sebagai bentuk penghormatan (epitet dedikatif).

Etimologi: Nama "sirindhornae" didedikasikan untuk Putri Maha Chakri Sirindhorn dari Thailand. Beliau dikenal secara luas atas dukungan dan kontribusinya yang besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta pelestarian biodiversitas di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Thailand. Penggunaan akhiran -ae menunjukkan bahwa nama tersebut merujuk pada sosok perempuan.

​2. Karualona cambodiaensis

​Nama spesies ini didasarkan pada aspek geografis (toponimi).

Etimologi: Nama "cambodiaensis" merujuk langsung pada Kamboja (Cambodia), negara tempat spesies ini pertama kali ditemukan dan dideskripsikan. Akhiran -ensis dalam bahasa Latin umum digunakan dalam taksonomi untuk menunjukkan asal geografis, habitat, atau lokasi spesifik di mana organisme tersebut ditemukan (berarti "berasal dari Kamboja").

​Apakah Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peran penting Cladocera sebagai indikator kesehatan ekosistem perairan?



 

​Klasifikasi dan Taksonomi

​Berikut adalah hierarki taksonomi untuk kedua spesies baru tersebut:

Kingdom: Animalia

Phylum: Arthropoda

Subphylum: Crustacea

Class: Branchiopoda

Order: Cladocera

Family: Chydoridae

Genus: Paralona (untuk P. sirindhornae) dan Karualona (untuk K. cambodiaensis)

Species: Paralona sirindhornae dan Karualona cambodiaensis

Notes : ​Temuan ini memberikan kontribusi krusial bagi taksonomi krustasea air tawar dan menekankan pentingnya konservasi ekosistem perairan di Asia Tenggara. Identifikasi lebih lanjut terhadap populasi Paralona di belahan dunia lain kini menjadi agenda riset yang menarik untuk memastikan keanekaragaman sebenarnya dari genus tersebut.


 

Informasi publikasi

Artem Y. Sinev dan La-orsri Sanoamuang. 2025.  Paralona sirindhornae  sp. nov. dan  Karualona cambodiaensis  sp. nov., Dua Spesies Baru Cladocera (Crustacea: Cladocera: Chydoridae) dari Asia Tenggara.   Sejarah Alam Tropis.  Suppl. 8 ; 345-358. DOI:  doi.org/10.58837/tnh.25.8.267184  [2025-10-20]



 

Penulis: Ali Setyaki

Editor:  Tahzain

Foto by : Artem Y. Sinev dan La-orsri Sanoamuang.

Link& Doi  : doi.org/10.58837/tnh.25.8.267184  [2025-10-20]





 

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.