Dua Spesies Baru Asemonea dentis & Colyttus nongwar Laba-laba Pelompat dari India Timur Laut

Dua Spesies Baru Asemonea dentis & Colyttus nongwar  Laba-laba Pelompat dari India Timur Laut

Dua Spesies Baru Asemonea dentis & Colyttus nongwar Laba-laba Pelompat dari India Timur Laut

Status: Active
11 Okt 2026
Dsn Mamalia
11 Views

25/OKTOBER/2026 | NOVA & EXTINCT PARAMIDSN


 

(Arachnida | 2025) Asemonea dentis & Colyttus nongwar | Puthoor Pattammal Sudhin dan Souvik Sen | Ri Bhoi District & East Khasi Hills District, Meghalaya | India


 

Arachnologi • 2025] Asemonea dentis & Colyttus nongwar • Dua Spesies Baru Laba-laba Pelompat (Araneae: Salticidae) dari India Timur Laut


 

Surabaya, Paramidsn.com — Penelitian zoologi yang diterbitkan pada 25 November 2025 mendeskripsikan dua spesies baru laba-laba pelompat dari negara bagian Meghalaya, India Timur Laut. Kedua spesies tersebut diberi nama Asemonea dentis dan Colyttus nongwar. Penelitian ini menambah dokumentasi keanekaragaman famili Salticidae, kelompok laba-laba yang terkenal karena kemampuan melompat dan sistem penglihatannya yang berkembang baik.

Penelitian berjudul Two New Species of Jumping Spiders (Araneae: Salticidae) from Northeastern India ditulis oleh Puthoor Pattammal Sudhin dan Souvik Sen dari Zoological Survey of India. Artikel tersebut diterbitkan dalam jurnal Zootaxa, volume 5723, nomor 2, halaman 281–291.

Kedua spesies dideskripsikan berdasarkan spesimen jantan dan betina. Para peneliti menyajikan uraian morfologi terperinci, ilustrasi anatomi, karakter diagnosis untuk membedakan spesies, serta peta persebaran. Penelitian tersebut memberikan dasar ilmiah untuk mengenali kedua spesies sebagai takson yang berbeda dari kerabatnya.


 

Dua Spesies Baru dari Famili Salticidae

Famili Salticidae merupakan salah satu kelompok laba-laba dengan keragaman spesies yang sangat tinggi. Anggotanya umumnya aktif berburu dan tidak mengandalkan jaring penangkap mangsa seperti banyak kelompok laba-laba lainnya.

Laba-laba pelompat biasanya mengamati mangsa menggunakan mata yang berkembang baik, kemudian mendekat dan melompat untuk menangkapnya. Sebagian besar spesies juga menggunakan benang sutra sebagai pengaman ketika melompat atau berpindah tempat.

Penemuan Asemonea dentis dan Colyttus nongwar memperlihatkan bahwa eksplorasi fauna berukuran kecil masih berpotensi menghasilkan penambahan spesies dalam katalog keanekaragaman hayati. Meskipun keduanya termasuk famili yang sama, masing-masing ditempatkan dalam genus berbeda dan mempunyai karakter diagnostik tersendiri.


 

Asemonea dentis: Laba-laba dengan Struktur Menyerupai Gigi

Asemonea dentis merupakan spesies baru dari genus Asemonea. Salah satu karakter penting yang digunakan untuk membedakannya dari spesies kerabat, termasuk Asemonea cristata, adalah keberadaan tonjolan kokoh menyerupai gigi pada bagian ventral-retrolateral femur pedipalpus jantan.Pedipalpus merupakan sepasang alat tambahan di dekat mulut laba-laba yang memiliki fungsi sensorik dan, pada jantan dewasa, berperan penting dalam reproduksi. Struktur pada pedipalpus sering menjadi karakter diagnostik utama dalam taksonomi laba-laba. Selain struktur tersebut, penelitian mencatat perbedaan pada bagian organ kopulasi jantan. Pada betina, bentuk epigine dan struktur genital juga menunjukkan karakter pembeda. Epigine merupakan bagian genital eksternal betina yang sering diperiksa dalam identifikasi taksonomi. Spesies ini dideskripsikan berdasarkan spesimen dari Distrik Ri Bhoi, Meghalaya. Spesimen acuan utamanya berupa satu jantan holotipe, disertai dua betina paratipe..


 

Colyttus nongwar: Spesies Baru yang Dinamai Berdasarkan Lokasi

Colyttus nongwar merupakan spesies baru dari genus Colyttus. Identitasnya ditentukan melalui pemeriksaan karakter morfologi jantan dan betina, termasuk struktur reproduksi yang penting untuk membedakannya dari spesies lain dalam genus yang sama. Deskripsi ilmiah spesies ini mencakup karakter tubuh dan ilustrasi anatomi yang membantu membedakannya dari kerabat dekat. Seperti pada banyak Salticidae, pengenalan spesies tidak hanya bergantung pada warna atau bentuk tubuh yang tampak dari luar, tetapi juga pada kombinasi karakter diagnostik. Spesimen tipe Colyttus nongwar disimpan dalam National Zoological Collections milik Zoological Survey of India di Kolkata. Koleksi tersebut menyediakan bahan acuan bagi penelitian lanjutan dan pemeriksaan identitas spesies.


 

Etimologi Colyttus nongwar

Nama nongwar diambil dari Desa Nongwar di kawasan Meghalaya, India, yang berkaitan dengan lokasi penemuan spesies ini. Nama tersebut mengabadikan nama geografis setempat dalam nomenklatur ilmiah.

Spesifikasi Lokasi Penemuan

1. Asemonea dentis

Lokalitas utama: Anderson Tea Estate, dekat Desa Umran Dairy.

Distrik: Ri Bhoi District.

Negara bagian: Meghalaya.

Negara: India.

Koordinat: 25°47′42″ LU, 91°53′03″ BT.

Ketinggian: Sekitar 810 meter di atas permukaan laut.

Tanggal koleksi spesimen tipe: 7 Juli 2024.

Kolektor: Souvik Sen.

Spesimen: Satu jantan holotipe dan satu betina paratipe.

Lokasi tambahan: Desa Umshohphria, Ri Bhoi District, pada koordinat 25°50′15,2″ LU, 91°39′58,7″ BT, dengan ketinggian sekitar 534 meter di atas permukaan laut. Satu betina paratipe dikoleksi di lokasi ini pada 6 Juni 2024 oleh P. P. Sudhin.

Nomor koleksi spesimen tipe tercatat sebagai NZC-ZSI-9824/18 untuk holotipe, NZC-ZSI-9825/18 untuk betina paratipe dari lokasi utama, dan NZC-ZSI-9826/18 untuk betina paratipe dari Desa Umshohphria.

2. Colyttus nongwar

Lokalitas: Desa Nongwar, kawasan Meghalaya, India Timur Laut.

Distrik: East Khasi Hills District.

Negara bagian: Meghalaya.

Negara: India.

Spesimen tipe: Satu jantan holotipe dan dua betina paratipe.

Tempat penyimpanan: National Zoological Collections, Zoological Survey of India (NZC-ZSI), Kolkata, India.

Nomor koleksi: Holotipe NZC-ZSI-9827/18 dan paratipe NZC-ZSI-9828/18.

Koordinat dan ketinggian lokasi pengambilan spesimen Colyttus nongwar tidak dicantumkan di sini karena belum dapat dipastikan dari catatan yang berhasil diverifikasi.

Kedua spesies berasal dari Meghalaya, tetapi lokasi spesimen tipe masing-masing berbeda. Informasi tersebut penting agar data persebaran tidak disederhanakan menjadi satu titik penemuan yang sama.


 

Etimologi dan Nilai Ekologis

Asemonea dentis: Nama Asemonea merupakan nama genus, sedangkan dentis merujuk pada karakter tonjolan menyerupai gigi pada pedipalpus jantan.

Colyttus nongwar: Nama Colyttus merupakan nama genus, sedangkan nongwar merujuk pada nama Desa Nongwar di Meghalaya.

Nilai ekologis: Laba-laba pelompat merupakan predator artropoda kecil. Melalui aktivitas berburu, kelompok ini berpotensi membantu mengatur populasi serangga dan organisme kecil lainnya di habitat daratan.

Sebagai bagian dari rantai makanan, laba-laba juga dapat menjadi mangsa bagi sejumlah predator lain. Dengan demikian, keberadaannya ikut mendukung hubungan trofik dalam ekosistem.

Nilai biodiversitas: Penemuan kedua spesies menunjukkan bahwa inventarisasi fauna berukuran kecil masih diperlukan untuk memahami kekayaan hayati Meghalaya. Spesies yang belum teridentifikasi dapat terlewatkan apabila penelitian hanya berfokus pada satwa besar atau organisme yang mudah diamati.

Nilai konservasi: Data lokasi, karakter morfologi, dan spesimen acuan menjadi dasar untuk penelitian lanjutan mengenai persebaran, habitat, serta potensi ancaman terhadap kedua spesies. Namun, belum tersedia bukti yang cukup untuk menetapkan status keterancaman khusus bagi Asemonea dentis maupun Colyttus nongwar.

Penemuan spesies baru tidak otomatis berarti spesies tersebut langka atau terancam punah. Penilaian konservasi memerlukan data tambahan mengenai populasi, luas persebaran, kebutuhan habitat, dan perubahan lingkungan.


 

Klasifikasi dan Taksonomi

Kingdom: Animalia

Phylum: Arthropoda

Subphylum: Chelicerata

Class: Arachnida

Order: Araneae

Suborder: Araneomorphae

Family: Salticidae

Genus: Asemonea O. Pickard-Cambridge, 1869

Species: Asemonea dentis Sudhin & Sen, 2025

Genus: Colyttus Thorell, 1891

Species: Colyttus nongwar Sudhin & Sen, 2025

Notes: Asemonea dentis dan Colyttus nongwar merupakan dua spesies berbeda dari famili Salticidae yang dideskripsikan dari Meghalaya, India, pada 2025. Asemonea dentis dibedakan antara lain oleh tonjolan menyerupai gigi pada femur pedipalpus jantan, sedangkan Colyttus nongwar dikenali melalui kombinasi karakter morfologis dan genital. Keduanya menambah dokumentasi taksonomi laba-laba pelompat di India Timur Laut. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memperjelas persebaran, biologi, dan status konservasinya.


 

Informasi & Publikasi

Puthoor Pattammal Sudhin dan Souvik Sen. 2025. “Two New Species of Jumping Spiders (Araneae: Salticidae) from Northeastern India.” Zootaxa. 5723(2): 281–291.

DOI:https://doi.org/10.11646/zootaxa.5723.2.7

Tanggal publikasi: 25 November 2025.

Afiliasi penulis: Zoological Survey of India, New Alipore, Kolkata, West Bengal, India.


 

Penulis: Ali Setyaki

Editor: Agung Monche

Foto By: .Puthoor Pattammal Sudhin dan Souvik Sen.

Link DOI: https://doi.org/10.11646/zootaxa.5723.2.7



 

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.