2 Katak Pohon Baru "Feihyla wenshanensis dan Feihyla zhaotongensis" dari Yunan dengan 2 pola berbeda

2 Katak Pohon Baru  "Feihyla wenshanensis dan Feihyla zhaotongensis"  dari Yunan dengan 2 pola berbeda

2 Katak Pohon Baru "Feihyla wenshanensis dan Feihyla zhaotongensis" dari Yunan dengan 2 pola berbeda

Status: Active
16 Sep 2026
Dsn Mamalia
29 Views

16/SEPTEMBER/2026 | Nova & Extinct | PARAMIDSN


 

(Amfibi | 2026 ) Feihyla wenshanensis & F. zhaotongensis |Shuo Liu, Chao Bu, Yanfei Feng, Zhongbin Zhang, Sheng'ou Yang, Zhengyan Ma, Zhengquan Chen, Shaohui Chen, Kaihui He, Wenrui Zhong & Dingqi Rao-| Yunnan | Cina|


 

[Herpetologi • 2026] Feihyla wenshanensis & F. zhaotongensis • Dua Spesies Baru dari Genus Feihyla (Anura: Rhacophoridae) yang sebelumnya dikelirukan dengan F. fuhua dari Yunnan, Cina



 

SURABAYA, Paramidsn.com — Pegunungan dan hutan di Provinsi Yunnan, Tiongkok, kembali memperlihatkan kekayaan herpetofauna yang belum sepenuhnya terungkap. Para peneliti mendeskripsikan dua spesies katak pohon baru dari genus Feihyla, masing-masing berasal dari Prefektur Wenshan dan Kota Zhaotong.

Kedua spesies tersebut diberi nama Feihyla wenshanensis sp. nov. dan Feihyla zhaotongensis sp. nov. Keduanya memiliki ukuran tubuh kecil serta sejumlah kemiripan dengan Feihyla fuhua dan Feihyla palpebralis. Namun, penelitian morfologi, morfometri, dan molekuler menunjukkan bahwa keduanya merupakan garis keturunan yang berbeda.

Yang membuat kedua katak ini menarik adalah pola pada punggungnya. F. wenshanensis mempunyai sepasang pola gelap menyerupai kurung terbalik )(, sedangkan F. zhaotongensis memiliki pola gelap berbentuk huruf X.


 

Bukan Sekadar Perbedaan Warna

Penentuan kedua spesies baru tidak dilakukan hanya berdasarkan pola warna tubuh. Para peneliti menggunakan pendekatan integratif dengan menggabungkan karakter morfologi, morfometri, serta data molekuler.

Analisis filogenetik menunjukkan kedua spesies baru tersebut membentuk dua klad berbeda yang berkerabat dekat dengan F. fuhua dan F. palpebralis.

Analisis gen 16S rRNA juga menunjukkan jarak genetik antara kedua spesies baru dengan F. fuhua dan F. palpebralis berkisar 3,7–12,5 persen. Data molekuler tersebut, bersama karakter fisik yang konsisten, mendukung pengakuan keduanya sebagai spesies berbeda.


 

F.wenshanensis:  Pola Kurung Terbalik

Spesies pertama berasal dari Prefektur Wenshan dan diberi nama Feihyla wenshanensis sp. nov.

Katak ini berukuran sangat kecil. Jantan dewasa memiliki panjang tubuh atau SVL (snout–vent length) sekitar 26,1–29,0 mm.

Ciri paling mudah dikenali terdapat pada punggungnya, berupa sepasang pola gelap berbentuk seperti kurung terbalik )(.

Selain pola tersebut, F. wenshanensis mempunyai lubang hidung yang sedikit lebih dekat dengan mata dibandingkan dengan ujung moncongnya. Jarak antar lubang hidung lebih besar daripada jarak antarorbital. Oselus pineal tidak ditemukan, sementara gendang telinga tidak terlihat jelas. Gigi vomerin juga tidak ada.

Selaput di antara jari tangan tidak ada, sedangkan jari-jari kaki memiliki selaput sekitar seperempat panjangnya. Ketika tungkai belakang ditekan ke depan, persendian tibiotarsal mencapai sudut anterior mata.

Kulit punggungnya relatif halus dengan banyak tuberkel kecil. Bagian ventral kepala relatif halus, sedangkan permukaan perut memiliki butiran yang cenderung pipih.


 

Feihyla zhaotongensis: Katak dengan Pola X

Spesies kedua berasal dari Kota Zhaotong, Yunnan, dan dinamakan Feihyla zhaotongensis sp. nov.

Dibandingkan F. wenshanensis, spesies ini memiliki tubuh yang sedikit lebih besar. Jantan dewasa memiliki SVL sekitar 32,0–33,5 mm.

Ciri visual paling mencolok adalah pola gelap berbentuk huruf X pada bagian punggung.

Posisi lubang hidung menjadi salah satu karakter penting untuk membedakannya dari F. wenshanensis. Pada F. zhaotongensis, lubang hidung sedikit lebih dekat ke ujung moncong dibandingkan ke mata. Jarak antar lubang hidung juga sedikit lebih kecil daripada jarak antarorbital.

Berbeda dengan spesies dari Wenshan, oselus pineal terdapat dan terlihat jelas. Gendang telinga tidak jelas, sedangkan gigi vomerin tidak ditemukan.

Selaput jari tangan tidak ada, sementara jari kaki memiliki selaput sekitar seperempatnya. Persendian tibiotarsal ketika tungkai belakang ditekan ke depan mencapai bagian tengah mata, berbeda dari F. wenshanensis yang mencapai sudut anterior mata.

Kulit punggung relatif halus dan memiliki banyak tuberkel kecil. Bagian ventral kepala mempunyai tuberkel kecil yang padat, sementara permukaan perut memiliki butiran kecil yang menonjol.


 

2 Spesies, 2 Pola, 1 Garis Evolusi  Berbeda

Walaupun berasal dari genus yang sama, kedua katak tersebut memperlihatkan kombinasi karakter yang memungkinkan para ilmuwan membedakannya.

Feihyla wenshanensis memiliki ukuran jantan lebih kecil, lubang hidung lebih dekat ke mata, oselus pineal tidak ada, persendian tibiotarsal mencapai sudut anterior mata, serta pola punggung berbentuk )(.

Sementara itu, Feihyla zhaotongensis memiliki ukuran tubuh sedikit lebih besar, lubang hidung lebih dekat ke ujung moncong, oselus pineal ada, persendian tibiotarsal mencapai bagian tengah mata, serta pola punggung berbentuk X.

Perbedaan tersebut menjadi contoh bagaimana karakter kecil pada tubuh katak dapat memiliki arti penting dalam menentukan batas antarspesies.


 

Nilai Ekologis

Sebagai katak kecil dari keluarga Rhacophoridae, kedua spesies kemungkinan memiliki peranan dalam mengendalikan populasi serangga dan arthropoda kecil di habitatnya. Katak merupakan predator penting bagi berbagai invertebrata dan pada saat yang sama menjadi mangsa bagi ular, burung, mamalia kecil, maupun predator lainnya. Keberadaan mereka juga memiliki nilai sebagai bagian dari jaring makanan ekosistem hutan. Selain itu, amfibi sering digunakan sebagai kelompok indikator dalam kajian ekologi karena kehidupannya sangat berkaitan dengan kondisi habitat dan ketersediaan air. Karena itu, keberadaan F. wenshanensis dan F. zhaotongensis dapat menjadi bagian penting dalam pemantauan perubahan lingkungan di kawasan pegunungan Yunnan. Penemuan dua spesies baru ini juga mempunyai nilai konservasi. Kawasan pegunungan dan habitat hutan di Yunnan masih menyimpan keanekaragaman herpetofauna yang belum seluruhnya terpetakan. Spesies yang memiliki persebaran geografis terbatas berpotensi menghadapi ancaman apabila habitat alaminya mengalami perubahan.


 

Etimologi kedua Sp. Nov

 Feihyla zhaotongensis

Nama zhaotongensis berasal dari Kota Zhaotong di Provinsi Yunnan, Tiongkok, wilayah tempat spesies ini ditemukan.

Nama tersebut menjadi penanda geografis yang menghubungkan identitas ilmiah spesies dengan daerah asal penemuannya

 Feihyla wenshanensis

Nama wenshanensis merujuk pada Prefektur Wenshan, Yunnan, Tiongkok, sebagai wilayah tempat spesies baru ini ditemukan.

Pemberian nama geografis tersebut mengabadikan lokasi penemuan F. wenshanensis dalam nama ilmiahnya.



 

Klasifikasi ke 2 SP.nov 


 

 Feihyla wenshanensis

Kingdom: Animalia
 

Phylum: Chordata
 

Class: Amphibia
 

Order: Anura
 

Family: Rhacophoridae
 

Genus: Feihyla
 

Species: Feihyla wenshanensis sp. nov.



 

 Feihyla zhaotongensis

Kingdom: Animalia
 

Phylum: Chordata
 

Class: Amphibia
 

Order: Anura
 

Family: Rhacophoridae
 

Genus: Feihyla
 

Species: Feihyla zhaotongensis sp. nov.


 

Notes :  Kasus Feihyla wenshanensis dan Feihyla zhaotongensis menunjukkan bahwa satu kelompok katak yang tampak serupa dapat menyimpan lebih dari satu garis keturunan evolusioner. Sebelumnya, kemiripan kedua spesies baru dengan F. fuhua dan kerabatnya dapat menyebabkan mereka sulit dibedakan hanya berdasarkan pengamatan sederhana. Namun, ketika karakter morfologi digabungkan dengan analisis DNA 16S rRNA dan rekonstruksi filogenetik, perbedaan tersebut menjadi lebih jelas. Penemuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa Yunnan masih menjadi wilayah penting untuk eksplorasi keanekaragaman amfibi Asia. Hutan pegunungan dan habitat-habitat yang terisolasi dapat menyimpan spesies yang selama ini luput dari perhatian ilmu pengetahuan. Dua katak kecil dengan pola )( dan X tersebut akhirnya menambah dua cabang baru dalam pohon kehidupan genus Feihyla.



 

Informasi & Publikssi

 Shuo Liu, Chao Bu, Yanfei Feng, Zhongbin Zhang, Sheng'ou Yang, Zhengyan Ma, Zhengquan Chen, Shaohui Chen, Kaihui He, Wenrui Zhong & Dingqi Rao 2026
Publikasi: Ecology and Evolution 94: 228–242
Tahun: 2026
DOI: 10.37828/em.2026.94.16




 

Penulis :Dila

Editor : Ali Setyaki

Foto By :Shuo Liu, Chao Bu, Yanfei Feng, Zhongbin Zhang, Sheng'ou Yang, Zhengyan Ma, Zhengquan Chen, Shaohui Chen, Kaihui He, Wenrui Zhong & Dingqi Rao

Link & DOI: 10.37828/em.2026.94.16

Informasi

Spesies ini merupakan bagian dari database keanekaragaman hayati kami. Bantu kami melestarikan mereka dengan menyebarkan informasi ini.