20/Desember/2025- 14.30 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Thalassarche impavida
Nama English : Campbell Albatross.
Nama Lokal : -
Penemu : Mathews, 1912)
Sinonim :
- Thalassarche melanophris impavida Mathews, 1912
Biogeografi : (Selandia Baru)Pulau Campbell dan pulau kecil Jeanette Marie
Ekologi (Habitat) :
-Laut & Samudera.
- Terumbu Karang & Perairan di sekitarnya.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Procellariiformes
Family: Diomedeidae
Genus: Thalassarche
Species: Thalassarche impavida
Similar species/ species Fosil :9/0
- Thalassarche bulleri (Rothschild, 1893) Buller's Albatross.
- Thalassarche carteri (Rothschild, 1903) Indian Yellow-nosed Albatross.
- Thalassarche cauta (Gould, 1841) Shy Albatross.
- Thalassarche chlororhynchos (J. F. Gmelin, 1789),Atlantic Yellow-nosed Albatross.
- Thalassarche chrysostoma (J. R. Forster, 1785),Grey-headed Albatross.
- Thalassarche eremita (Murphy, 1930), Chatham Albatross.
- Thalassarche impavida (Mathews, 1912) Campbell Albatross.
- Thalassarche melanophris (Temminck, 1828),Black-browed Albatross.
- Thalassarche salvini (Rothschild, 1893), Salvin's Albatross.
Subspesies : -
Status Konservasi: VU(Vulnerable/Rentan)
Fisiologi:
Kepala: & Leher: Berwarna putih bersih
Paruh: Berwarna kuning oranye cerah dengan ujung paruh berwarna merah muda atau kemerahan
Sayap : Sayap Atas (upperwing) Berwarna hitam keabu-abuan atau abu-abu gelap, (underwing) Putih dengan garis pinggiran hitam yang lebar dan tidak beraturan, terutama pada tepi depannya.
Morfologi :
Tinggi : 80 - 94 cm
Berat: 3 -4 kg
Panjang Sayap : 2,1 - 2,5 Meter
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal
Diet (Makanan) : cumi-cumi , ikan, tunikata , gurita , krustasea
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi : Agustus - September
Jumlah anak/Telur : 1
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 50 Tahun
Penangkaran :
Notes : Burung yang sedang berkembang biak suka bersarang di tepian dan lereng curam yang ditutupi rumput rendah, gumpalan tanah, atau lumpur. Mereka mulai berkembang biak pada usia 10 tahun, Ancaman terbesar bagi spesies ini adalah perikanan, baik pancing panjang maupun pukat.
Sumber Pustaka :
National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.
- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id163451/
https://en.wikipedia.org/wiki/Campbell_albatross
https://avibase.bsc-eoc.org/species.jsp?lang=EN&avibaseid=4CDB783A2738518D
https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=464341
https://www.inaturalist.org/observations/299432940
Penulis : Ali Maruf
Editor : Dilla
Foto By :app inaturalist | jeanpaulboerekamps