19/Desember/2025- 03.30 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Thalassarche cauta
Nama English : Shy Albatross
Nama Lokal : -
Penemu : (Gould, 1841)
Sinonim : Diomedea cauta Gould, 1841
Biogeografi : (Australia) Pulau Albatros , Pedra Branca , dan Mewstone.
Ekologi (Habitat) :
-Laut & Samudera.
- Terumbu Karang & Perairan di sekitarnya.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Procellariiformes
Family: Diomedeidae
Genus: Thalassarche
Species: Thalassarche cauta
Similar species/ species Fosil :9/0
- Thalassarche bulleri (Rothschild, 1893) Buller's Albatross.
- Thalassarche carteri (Rothschild, 1903) Indian Yellow-nosed Albatross.
- Thalassarche cauta (Gould, 1841) Shy Albatross.
- Thalassarche chlororhynchos (J. F. Gmelin, 1789),Atlantic Yellow-nosed Albatross.
- Thalassarche chrysostoma (J. R. Forster, 1785),Grey-headed Albatross.
- Thalassarche eremita (Murphy, 1930), Chatham Albatross.
- Thalassarche impavida (Mathews, 1912) Campbell Albatross.
- Thalassarche melanophris (Temminck, 1828),Black-browed Albatross.
- Thalassarche salvini (Rothschild, 1893), Salvin's Albatross.
Subspesies : 2
- Thalassarche cauta cauta (Gould, 1841).
- Thalassarche cauta steadi Falla, 1933 White-capped Albatross.
Status Konservasi: NT (Near Threatened/Hampir terancam)
Fisiologi:
Kepala dan Leher: Kepala dan dahi berwarna putih dengan pipi abu-abu pucat, memberikan kesan "topi putih" yang khas.
Tubuh bagian bawah dan pantat umumnya berwarna putih. Terdapat garis alis gelap di atas mata
Paruh: Paruh berwarna abu-abu kehijauan atau abu-abu kekuningan dengan ujung berwarna kuning cerah pada kedua rahangnya.
Kaki: Kaki, jari kaki, dan selaput renang berwarna abu-abu kebiruan atau merah muda dengan sendi kebiruan
Sayap : Punggung, ekor, dan bagian atas sayap (upperwings) berwarna abu-abu gelap atau abu-abu kehitaman.
Bagian bawah sayap (underwings) berwarna putih dengan pinggiran hitam yang sempit dan bercak gelap mencolok di pangkal sayap (ketiak).
Morfologi :
Tinggi : 99 cm
Berat:3,6-4,3 kg
Panjang Sayap : 2 m- 2,5 m
Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal
Diet (Makanan) : cumi-cumi , ikan, tunikata , gurita , krustasea
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi : September - April
Jumlah anak/Telur : 1
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar : 60 Tahun
Penangkaran :
Notes : Burung muda diketahui terbang sejauh Afrika Selatan selain itu, burung yang tidak sedang berkembang biak dapat ditemukan di seluruh samudra selatan, tetapi spesifikasinya sulit ditentukan karena kemiripannya dengan spesies lain. Kadang-kadang ditemukan di lepas pantai Pasifik Amerika Serikat. Burung ini merupakan spesies pelagis, yang menghabiskan sebagian besar waktunya di laut lepas dan mampu terbang jauh, hingga 1.000 kilometer dalam 24 jam.
Sumber Pustaka :
National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.
- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
Referensi :
https://www.biolib.cz/en/taxon/id137379/ https://en.wikipedia.org/wiki/Shy_albatross
https://www.inaturalist.org/observations/330984194
Penulis : Ali Maruf
Editor : Aji Jipang
Foto By : App inaturalist | sergcat